Hai kamu! Siap-siap deh buat nostalgia bareng duo grup wanita paling ikonik di Tanah Air, yaitu Ratu. Meski udah bubar, jejak langkah mereka masih ngga akan pernah hilang dari playlist kamu. Yuk, kita kulik bareng cerita seru mereka, dari era lagu hits Ratu sampai kabar terbaru masing‑masing anggota.
1. Prestasi & Penghargaan yang Bikin Bangga
Selama berkarier, Ratu berhasil ngumpulin penghargaan musik Indonesia yang bikin semua orang ngacung. Beberapa di antaranya:
- 2003: Anugerah Musik Indonesia – Pendatang Baru Terbaik; nominasi Produser Terbaik.
- 2003: Clear Top Ten Awards – Pendatang Baru Terbaik.
- 2003 & 2006: MTV Ampuh – Artist of the Year & Group/Duo Artist of the Year.
- 2006: Anugerah Musik Indonesia – Nominasi Album Terbaik (No. Satu) & Duo/Kolaborasi/Grup Terbaik; menang Karya Produksi Terbaik untuk “Teman Tapi Mesra”.
- 2006: Rolling Stone Editor’s Choice – The Drama Queen.
- 2006 & 2007: SCTV Awards – Penyanyi Paling Ngetop (nominasi & kemenangan).
- 2007: SCTV Music Awards – Nominasi Video Klip Paling Ngetop untuk “Lelaki Buaya Darat”.
2. Kisah Perjalanan Musik Ratu
Ratu dibentuk pada akhir 1990‑an, tapi baru lepas landas di 2003 lewat album Bersama. Saat itu, duo grup wanita ini jadi sorotan utama media karena kombinasi suara unik beliau Pinkan Mambo dan beliau Maia Estianty. Lagu‑lagu kayak “Salahkah Bila Diriku Terlalu Mencintaimu” dan “Jangan Bilang Siapa‑siapa” langsung jadi hits dan bikin mereka masuk papan atas musik Tanah Air.
Setelah Pinkan Mambo keluar karena menikah (iya, kebahagiaan dua anak), beliau Maia menggandeng beliau Mulan Kwok (kini Mulan Jameela). Duo ini kembali melesat dengan album No. Satu (2006) yang nge‑hit banget—albumnya laris 200.000 kopi dalam sehari! Lagu “Lelaki Buaya Darat”, “Teman Tapi Mesra”, dan “Dear Diary” jadi soundtrack wajib di setiap pesta.
Pada 2007, Ratu resmi bubar setelah Mulan Jameela keluar (rumor soal istri siri Ahmad Dhani). Meski begitu, warisan musik mereka tetap hidup di hati generasi milenial.
3. Where Are They Now? Update Terbaru Para Musisi Wanita
Maia Estianty (atau beliau Maia) kini tetap eksis sebagai produser, penulis lagu, DJ, dan pebisnis musik. Beliau juga meluncurkan duo baru bareng Meychan, dengan nama Maia & Meychan. Album‑album solo seperti Maia & Friends dan Sang Juara terus menancapkan namanya di chart.
Mulan Jameela (atau beliau Mulan) beralih ke manajemen RCM milik Ahmad Dhani. Beliau rilis single‑single kekinian kayak “Makhluk Tuhan Paling Sexy”, “Wonder Woman”, dan “Abrakadabra” yang selalu jadi perbincangan di media sosial.
Pinkan Mambo (atau beliau Pinkan) mengejar karier solo dengan empat album, termasuk Aku Tahu Rasanya (2009) dan Wanita Terindah (2008). Single‑single seperti “Kasmaran” dan “Cinta Takkan Usai” masih sering diputar di radio indie.
4. Gaya & Penampilan yang Selalu Beda
Ratu terkenal dengan style yang selalu berubah-ubah. Era Pinkan Mambo, beliau dan Maia tampil dengan gaya lolita ala Harajuku—manis kayak boneka. Pas Mulan Jameela masuk, konsepnya beralih ke lady rocker dengan nuansa gothic yang lebih dark dan kuat. Penampilan mereka selalu jadi bahan obrolan, dari kostum flamboyan sampai aksi panggung yang enerjik.
5. Kenapa Ratu Masih Jadi Inspirasi?
Karena duo grup wanita ini berhasil membuka jalan bagi banyak grup perempuan lain, kayak Maia Estianty (setelah Ratu), Mahadewi, dan The Virgin. Lagu “Teman Tapi Mesra” bahkan jadi istilah baru di bahasa gaul untuk menggambarkan kedekatan yang lebih dari sekadar teman.
Jadi, kalau kamu lagi nyari playlist nostalgia atau pengen tau lebih dalam tentang sejarah musik Indonesia, jangan lupa putar lagi lagu‑lagu Ratu. Siapa tau kamu bakal dapet vibe baru dari hits‑hits yang udah lama jadi klasik!