Halo Teman-teman! Kalau kamu lagi jalan-jalan ke Surabaya, jangan cuma hunting foto di spot estetik aja ya. Kota Pahlawan ini punya segudang kuliner tradisional legendaris yang wajib banget masuk list kulineran kamu. Selain gado-gado yang udah mainstream, ada satu hidangan ikonik yang beneran gokil rasanya. Yup, apalagi kalau bukan rujak cingur khas Surabaya! Makanan satu ini bener-bener punya tempat spesial di hati para pecinta kuliner dan selalu sukses bikin kangen.
1. Menikmati Kelezatan Otentik Racikan Rujak Cingur Bu Nur Aini
Destinasi pertama yang wajib kamu kepoin adalah warung milik Bu Nur Aini. Lokasinya memng agak bergeser sedikit ke arah Sidoarjo, tepatnya di Jalan Raya Sedati No. 66, deket banget sama Pasar Wisata Juanda sebelum arah bandara. Kuliner racikan beliau ini udah terkenal banget, bahkan sering keliling festival kuliner di berbagai kota besar demi memperkenalkan hidangan otentik ini ke masyarakat luas.
Di warung beliau, kamu bisa milih beberapa variasi menu yang menggugah selera, mulai dari rujak cingur biasa, versi Madura, sampai versi spesial. Bedanya apa sih? Kalau kamu pesen porsi spesial, beliau bakal kasih potongan cingur yang melimpah ruah! Sedangkan untuk versi Madura, bumbu petisnya agak kemerahan dan punya rasa gurih-asin yang khas banget dibanding petis biasa. Rasa petis hitam premium buatan beliau inilah yang bikin rasanya makin nendang di lidah. Dengan harga mulai dari 30 ribuan aja, kamu udah bisa kenyang maksimal di sini.
2. Unik Tapi Nagih, Sensasi Rasa Rujak Cingur yang Sesungguhnya
Buat kamu yang baru pertama kali liat, tampilan makanan khas Jawa Timur ini mungkin kelihatan agak gak biasa ya. Dengan siraman saus petis hitam pekat yang melimpah, hidangan ini sebenerny menyimpan kejutan rasa yang luar biasa! Bayangin aja, ada perpaduan buah segar kayak nanas, mangga muda, kedondong, bengkuang, dan krai yang berkolaborasi manis dengan sayuran rebus segar seperti kangkung serta kacang panjang.
Semua kesegaran itu makin lengkap dengan tambahan tahu, tempe, lontong, dan tentunya potongan cingur (mulut sapi) yang kenyal abis. Rasa asam, manis, gurih, dan pedas langsung menyatu di lidah begitu suapan pertama mendarat. Sensasi kenyal dari cingur yang dipajang di etalase warung bkin momen makan makin berkesan dan menantang! Tenang aja, harganya masih sangat bersahabat kok buat kantong anak muda, mulai dari 25 ribu sampai 75 ribuan aja tergantung porsi dan tempatnya.
3. Cara Praktis Bikin Rujak Cingur Sendiri di Rumah
Mager keluar rumah tapi ngidam berat? Tenang, kamu juga bisa kok meracik resep rujak cingur rumahan ini sendiri. Bahan-bahannya gampang bnget dicari di pasar tradisional atau supermarket terdekat. Siapkan sayuran segar kayak taoge, kangkung, dan kacang panjang yang udah direbus. Jangan lupa goreng tahu dan tempe, lalu potong dadu. Bahan utamanya, yaitu cingur sapi, harus direbus sampai bener-bener empuk sebelum dipotong-potong.
Nah, kunci kelezatannya ada di racikan bumbu sambal yang diulek. Kamu tinggal ulek kacang tanah goreng, irisan pisang batu muda, cabai rawit sesuai selera pedasmu, sedikit asam jawa, terasi, garam, gula, dan pastinya petis udang premium. Tambahkan sedikit air hangat agar bumbunya pas. Campurkan semua sayuran, tahu, tempe, dan cingur ke dalam bumbu ulekan tadi, aduk rata, lalu sajikan dengan taburan kerupuk udang di atasnya. Gampang banget, kan?
4. Berburu Kuliner Legendaris di Rujak Cingur Genteng Durasim
Satu lagi spot legendaris yang gak boleh kamu lewatkan adalah Rujak Cingur Genteng Durasim yang berlokasi di belakang Hotel Weta International. Tempat makan legendaris ini udah eksis sejak tahun 1985, lho! Bahkan, pakar kuliner ternama Indonesia, almarhum Pak Bondan Winarno, semasa hidupnya juga pernah mampir ke sini untuk menikmati langsung kelezatannya. Beliau sangat mengapresiasi cita rasa otentik yang disajikan di depot ini.
Keunikan di tempat ini terletak pada bumbunya yang memadukan tiga jenis petis sekaligus, yaitu petis biasa, petis udang, dan petis ikan. Perpaduan ini menghasilkan rasa gurih yang mendalam dan berkelas. Meskipun lokasinya agak masuk ke dalam gang dekat Genteng Sayangan, warung ini selalu ramai dikunjungi pembeli setianya dari jam 10.30 siang sampai sore hari. Selain rujak cingur, kamu juga bisa memesan sop buntut hangat yang seger bnget buat nemenin makan siang kamu.