Hai, kamu! Pernah gak sih ngerasa gemes tiap kali liat postingan tanaman hias aesthetic di media sosial yang kelihatan subur dan segar banget? Ternyata, rahasianya bukan cuma rajin disiram air aja, lho. Tanaman kesayangan kamu juga butuh asupan nutrisi ekstra biar gak layu sebelum berkembang. Nah, kali ini kita bakal kupas tuntas cara menyulap kebun minimu jadi super subur bareng Kak Arya, seorang konten kreator pertanian modern yang hits banget di kalangan anak muda. Beliau sering banget nge-spill tips berkebun sehat di akun media sosialnya. Yuk, kepoin tips seru dari beliau!
1. Cara Gampang Bikin Pupuk Kandang Sendiri yang Ramah Lingkungan
Banyak orang mikir kalau mambuat pupuk sendiri di rumah itu bakalan ribet banget. Tapi menurut Kak Arya, hal itu sebenernya sangat simpel dan bisa langsung kamu praktekkan tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam. Beliau menyarankan dua metode praktis yang ramah lingkungan untuk dicoba, yaitu sistem terbuka dan tertutup.
Pertama, ada metode sistem terbuka. Kamu cuma perlu menyebarkan kotoran sapi atau kambing di atas permukaan tanah atau pasir, lalu biarkan dijemur di bawah terik matahari selama 2-3 hari. Setelah itu, pindahkan ke tempat teduh beratap yang sirkulasi udaranya lancar bangettt selama dua minggu. Gampang, kan? Tapi emang sih, cara ini agak sedikit menimbulkan aroma kurang sedap di sekitar rumah.
Nah, kalau kamu gak pengen keganggu sama aroma menyengat, beliau merekomendasikan metode sistem tertutup. Caranya, bikin lubang di tanah sesuai kebutuhan, lapisi dinding lubang pake plastik, lalu masukin kotoran ternak secukupnya. Taburkan sedikit kapur tohor secara tipis agar prosesnya makin cepat, lalu tutup rapat pake tanah. Jangan lupa bikin parit kecil di sekitarnya. Tinggal tunggu 2 sampai 3 bulan, dan pupuk organik terbaik hasil karyamu udah siap pakai!
2. Alasan Kenapa Pupuk Organik Lebih Unggul untuk Tanaman Kamu
Mungkin kamu sering nanya, bagusan mana sih pupuk organik atau pupuk kimia buatan? Kebanyakan orang sekarang pengennya yang instan, jadi langsung lari ke bahan kimia. Padahal, pupuk alami jauh lebih ramah lingkungan dan aman buat kelestarian tanah jangka panjang. Menurut Kak Arya, pupuk alami punya keunggulan luar biasa yang gak dimiliki oleh versi kimiawi.
Beliau menjelaskan bahwa pupuk alamiah kaya akan unsur mikro yang sangat efektif mambantu menjaga kesuburan dan kegemburan tanah. Selain harganya yang ramah di kantong anak kos, kamu juga ikut membantu melestarikan mikaorganisme baik seperti cacing tanah agar bisa hidup dengan nyaman. Penggunaan bahan alami ini juga bisa meminimalisir risiko kerusakan struktur tanah akibat paparan zat kimia berlebihan. Jadi, tanaman kamu gak cuma kelihatan kece di luar, tapi juga sehat sampai ke akar-akarnya!
3. Keunggulan Pupuk Kandang sebagai Pilihan Terbaik Urban Farming
Dari sekian banyak jenis pupuk alami di sekitar kita, kotoran hewan ternak alias pupuk kandang adalah primadona bagi para pecinta tanaman. Kak Arya sering banget merekomendasikan bahan alami ini untuk menutrisi tanah. Beliau menyebutkan bahwa kotoran dari sapi, kambing, atau ayam punya kandungan nutrisi mikro yang sangat lengkap untuk mengembalikan kekuatan tanah.
Kualitas dari pupuk kandang ini sebenernya dipengaruhi oleh jenis makanan hewan ternaknya juga, lho. Beliau menambahkan bahwa kotoran dari hewan yang sehat dan diberi pakan bernutrisi tinggi pasti menghasilkan pupuk dengan kualitas yang jempolan pula. Dengan menerapkan cara membuat pupuk kandang yang benar, kamu bisa menghemat budget berkebun sekaligus mendukung gerakan go green secara nyata. Gak heran kalau tren urban farming pemula makin marak diadopsi oleh anak muda jaman sekarang!