Lewati ke konten

Ketahui Isi Esai Opini nan Baik

Mengutarakan opini melalui sebentuk tulisan merupakan salah satu bentuk penyampaian nan edukatif, ilmiah, dan beradab. Berbagai opini seputar permasalahan atau kenyataan sosial dapat ditulis dalam sebuah esai.

Masalahnya, beberapa orang mengalami kesulitan dalam menyusun dan menuangkan idenya dalam bentuk tulisan. Meski sudah banyak hal nan mau disampaikan, kemampatan ide buat memulai sebuah tulisan, dalam hal ini esai ialah hal nan sangat menyulitkan.

Agar berhasil menulis esai berisi pendapat nan mengalir dan edukatif, pahami dan aplikasikanlah kiat-kiat berikut ini.

1. Pahami Makna Esai dan Opini

Sebelum mulai menulis, coba renungkan arti dari esai terlebih dahulu. Esai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah sebuah karangan prosa nan membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya.

Dua hal nan perlu digarisbawahi ialah esai membahas suatu masalah secara sepintas dan dari sudut pandang pribadi penulisnya. Itulah mengapa esai merupakan format tulisan nan tepat buat mengutarakan pendapat pribadi.

Sementara itu, opini menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah pendapat; pikiran; pendirian. Karena pendapat, penulis bebas menuliskan apapun dari sudut pandang subjektivitasnya; tak peduli salah atau benar. Meski demikian, perlu dipahami bahwa mengungkapkan pendapat dalam esai mesti dilengkapi dengan fakta penunjang dan alasan nan masuk akal. Jangan sampai esai hanya berisi pendapat kosong nan cenderung seperti imajinasi semata.

Di dalam sebuah esai nan baik harus mengandung sebuah pesan nan bisa disampaikan secara utuh, jelas, dan padat. Pemaparan beberapa fakta merupakan 'bumbu penyedap' nan sepatutnya ada dalam esai sebab keberadaan fakta bisa menambah kuat pendapat dan nilai ilmiah sebuah esai.

2. Pilih Topik nan Tepat buat Esai Opini Anda

Topik permasalahan nan baik buat sebuah esai argumentatif ialah topik nan memiliki dua sisi konflik nan sangat bertolak belakang. Berdasarkan konflik inilah penulis dapat mengembangkan ide-ide dari sudut pandangnya. Selain itu, ingatlah bahwa topik nan baik ialah topik nan masih hangat dibicarakan.

Pilihlah topik nan menarik bagi Anda. Namun, rasa tertarik saja tak cukup buat menyusun esai opini nan berbobot. Pertimbangkanlah posisi Anda dalam memandang topik tersebut, dan yakinkan bahwa Anda sanggup mendukung pendapat Anda dengan argumen dan bukti-bukti. Argumen dan bukti nan kuat akan menarik pembaca buat menyimak esai Anda dan mereka semakin konfiden dengan kualitas pendapat Anda.

Dalami topik permasalahan nan Anda pilih secara mendetail. Buatlah poin-poin nan menarik perhatian Anda dan kaitkan dengan sudut pandang Anda dan bukti nan ada. Tentukanlah sikap dengan jelas dan tegas.

Jika Anda berpendapat mendukung atau menolak suatu prinsip dalam topik permasalahan Anda, buatlah klarifikasi semendalam dan sedetail mungkin, lengkapi dengan bukti-bukti. Bukti dalam hal ini dapat berupa artikel warta nan mendukung pendapat Anda, data statistik, dan sebagainya.

3. Ketahui Isi Esai Opini nan Baik

Sebelum menuliskan esai argumentatif, pastikan Anda memahami betul topik nan mau Anda tulis. Jika diperlukan, buatlah beberapa pertanyaan buat diri Anda sendiri, misalnya mengenai tujuan dituliskannya esai tersebut dan kegunaan bagi pembacanya.

Dalam esai nan baik, ada tiga poin nan sine qua non di dalamnya, yaitu sebagai berikut.

  • Pemaparan ringkas dan jelas mengenai topik permasalahan.

  • Opini penulis terhadap topik permasalahan.

  • Argumen-argumen pendukung pendapat penulis.

Ketiga poin tersebut sebisa mungkin dibuat mengalir dan enak dibaca, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai nan hendak disampaikan di dalamnya. Pemaparan ringkas mengenai topik permasalahan tak perlu terlalu panjang, seperempat bagian dari esai tersebut sudah cukup. Paparkan pendapat Anda mengenai topik permasalahan tersebut secara lugas, logis, dan edukatif. Agar lebih meyakinkan, perlu dicantumkan argumen-argumen nan mendukung dan tak emosional.

Ada dua jenis argumentasi nan digunakan buat mendukung suatu sudut pandang atau pendapat, yaitu argumentasi berbasis penulis, artinya argumentasi tersebut berdasarkan kepada pribadi si penulis (usia, jenis kelamin, status sosial, status ekonomi, pengalaman menghadapi topik tersebut dalam kehidupannya, dan sebagainya).

Jenis argumentasi nan kedua ialah argumentasi nan mendukung pendapat dengan menggunakan sumber-sumber informasi (eksternal diri penulis). Dengan kata lain, penulis memandang topik permasalahan dengan berbagai kacamata ilmu, seperti pendekatan psikologis, sosiologis, dan sebagainya nan terkait dengan topik tersebut.

Jenis argumentasi kedua ini merupakan jenis nan lebih ilmiah sebab tak berdasarkan kondisi internal penulis dan ini membuktikan bahwa si penulis telah melakukan penelitian nan cukup mendalam sehingga dapat meyakinkan pembaca bahwa pendapatnya bisa diterima.

Untuk mempermudah penulisan, buatlah kerangka karangan nan mencakup tiga bagian esai, yakni pembuka, isi, dan penutup. Buatlah poin-poin isi setiap bagian, yaitu sebagai berikut.

4. Bagian Pembuka

Bagian Pembuka, berisi tentang:

  • Pemaparan topik permasalahan.

  • Buat 1 - 2 pertanyaan retorik terkait topik permasalahan, nan mengarah kepada opini dan argumen nan Anda sampaikan di bagian esai nan lain.

  • Jika memungkinkan, cantumkan pandangan dan sikap Anda terhadap topik permasalahan Anda secara generik dan garis besarnya saja.

5. Bagian Isi

Bagian isi, berisi tentang:

  • Pemaparan terperinci dan mendalam mengenai pendapat penulis terhadap topik permasalahan tersebut.

  • Pemaparan argumen-argumen nan mendukung sikap penulis terhadap topik permasalahan.

6. Bagian Penutup

Bagian epilog berisi konklusi nan merangkum ide dalam esai nan Anda tulis. Bagian ini juga dapat Anda gunakan buat menegaskan sudut pandang nan Anda paparkan di bagian isi esai.

7. Gunakan Gaya Bahasa nan Baik dalam Memaparkan Opini

Menulis berdasarkan sudut pandang pribadi bukan berarti menggunakan gaya bahasa nan personal. Hindari pemaparan pendapat nan bertele-tele, apalagi dengan menggunakan bahasa nan cenderung emosional. Pastikan setiap pendapat dan argumen ditulis secara lugas dan singkat.

Ingatlah bahwa esai ialah bentuk karya tulis nan ilmiah. Jangan sampai penulis menggunakan gaya bahasa nan emosional, berapi-api, dan cenderung menghakimi pihak tertentu. Sebuah tulisan nan seperti itu akan terlihat tak ilmiah dan profesional. Meski pemaparan pendapat dalam esai menjadikan esai tersebut subjektif, bukan berarti bahwa gaya bahasanya tak dapat dibuat objektif.

8. Kiat Sukses Menulis Esai Opini

Ada beberapa tips nan dapat membantu Anda mengerjakan esai dengan baik, antara lain sebagai berikut.

  • Nikmatilah proses penelitian awal dan penulisan, sehingga terasa lebih mudah.

  • Perhatikan kenyataan nan benar-benar sedang hangat, baik nan berkaitan dengan topik permasalahan esai Anda secara langsung maupun secara tak langsung.

  • Percayalah pada kemampuan diri Anda dalam menganalisis.

  • Katakan apa pun pendapat Anda mengenai topik tersebut dengan gaya bahasa nan pantas dan berpendidikan.

  • Usahakan buat menawarkan solusi-solusi dalam esai sehingga Anda tak berkesan hanya mampu berpendapat. Solusi ini paling tepat disampaikan di bagian epilog esai.

  • Buatlah tulisan nan menarik buat dibaca. Tulisan nan enak dibaca ialah nan komunikatif, ada keselarasan antarparagraf, dan ada kesan mengalir dari awal hingga akhir tulisan.

  • Utarakan opini Anda dengan lugas, jangan bertele-tele.

  • Lengkapi esai Anda dengan kajian-kajian informasi lain nan berkaitan, agar tulisan Anda menjadi semakin kaya dan cerdas.

  • Jangan pernah mengutarakan pendapat dengan emosinal, menggebu-gebu, dan cenderung menghakimi. Tetaplah untuk tulisan nan ilmiah.

  • Setelah selesai, baca kembali tulisan Anda, lalu koreksilah kesalahan-kesalahan nan mungkin timbul.

  • Minta kerabat atau teman Anda buat membaca dan mengomentari tulisan Anda. Jadikan kritik dan saran dari mereka sebagai wahana pemugaran tulisan tersebut.

Demikianlah pembahasan mengenai opini nan disampaikan dalam bentuk esai. Opini memang sangatlah berguna dalam memberikan pendapat kita buat mengubah sesuatu menjadi lebih baik, oleh sebab itu kita juga harus memberikan opini kita lebih baik juga. Selamat mengutarakan opini Anda dalam sebuah esai!

Artikel Lain di Ilmu Sosial

  • Bongkar macam‑macam ideologi Kekinian: Dari Liberal sampai Demokrasi yang Bikin Lo Paham

    Yo, generasi Z! Lo pasti pernah denger kata "ideologi" di kelas atau di medsos, tapi apa sih sebenernya artinya? Ideologi itu kayak peta visi yang ngebimbing sebuah bangsa buat ngatur tatanan pemerintahan dan ngarahin cara...

  • Rezim Melati

    Ketika komando memasuki istana negara. Ketika moncong senapan menjadi surat suara. Ketika angan-angan dan impian terpenjara dalam derap-derap langkah serdadu di balik pintu. Seketika itu pula tanah-tanah lapang menjadi kuburan....

  • Pemahaman Masyarakat Terhadap Resesi dan Depresi Ekonomi

    Ekonomi merupakan bidang nan sangat krusial dalam kehidupan manusia. Tidak jarang, masalah-masalah ekonomi berdampak pada bidang politik, sosial, atau nan lainnya. Mungkin itu pula nan menjadikan istilah “berdampak...

  • Siapa Yang Diuntungkan?

    Kontrak kerja karyawan sebenarnya telah diatur oleh pemerintah dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 58. Dalam UU tersebut, secara jelas telah diatur mengenai tata cara, prosedur, dan status karyawan. Jika seorang karyawan nan...

  • Biar Gak Abal-Abal: Yuk Pahami Dasar Organisasi & Vibe Kerja Seru Era Modern

    Pernah gak sih kamu ngerasa kalau hidup kita itu gak pernah bisa lepas dari yang namanya ngumpul bareng orang lain? Mulai dari ngerjain tugas kelompok di kampus, join komunitas skincare , sampai masuk ke dunia kerja professional,...

  • Efektivitas Komunikasi Antarpribadi

    Banyak nan salah mengartikan komunikasi antarpribadi . Pengertiannya secara generik ialah komunikasi antara dua individu. Namun dalam ilmu komunikasi, pengertiannya lebih sempit dan terdapat syarat-syarat tertentu. Pengertian...

  • Berprestasi di Tengah Padatnya Jadwal

    Sebelum membahas definisi prestasi belajar , mari kita simak mitos-mitos tentang prestasi di bawah ini: 1. “Saya sungguh senewen, anak aku mendapat nilai merah di raportnya buat pelajaran Matematika. Padahal aku sudah...

  • Membangun Bisnis dari Konsep Arti Bisnis

    Pelaku maupun pengamat bisnis sudah seharusnya memahami arti bisnis . Bagaimana mungkin orang akan menjalankan bisnis jika tak mengerti bisnis. Namun, memang banyak juga nan tak peduli dengan teori-teori maupun kajian definisi...

  • Kenalin Ideologi Pancasila: 5 Sila yang Bikin Bangsa Makin Keren

    Yo, generasi milenial! Ideologi Pancasila itu bukan cuma kata-kata berat di buku sejarah, tapi udah jadi dasar negara Indonesia yang ngasih vibe kebersamaan, keadilan, dan semangat kebhinekaan. Yuk, kita kulik bareng-bareng...

  • Seputar Daftar Barang Impor Indonesia

    Tahukah Anda daftar barang impor Indonesia ? Global perdagangan semakin kompetitif dewasa ini. Perjanjian perdagangan antarnegara juga semakin mempermudah melakukan transaksi. Pasar dunia dan perindustrian pun berjalan lebih...