Lewati ke konten

Gak cuma cerita lama: Kenali semangat sumpah pemuda yang masih bikin kita #bangga

1. Tokoh‑tokoh Kunci Sumpah Pemuda

Yo, kamu pasti penasaran siapa saja yang berperan di balik momen bersejarah ini, kan? Berikut rundown singkat tentang para pahlawan muda yang dulu ngumpul bareng buat ngerintis persatuan bangsa. Semua disebut beliau dengan hormat, karena kontribusinya luar biasa.

  • Soenario - Pengacara yang selalu siap bela aktivis anti‑kolonial. Di kongres, beliau jadi penasihat panitia sekaligus pembicara utama.
  • J. Leimena - Mahasiswa sekaligus ketua Jong Ambon. Aktif di panitia, beliau bantu nyusun agenda penting.
  • Sugondo Djojopuspito - Ketua panitia kongres, aktivis pendidikan yang sempat tinggal di rumah Ki Hajar Dewantara.
  • J. Marsaid - Wakil ketua panitia, sekaligus ketua Jong Java yang selalu semangat menggerakkan pemuda.
  • Mohammad Yamin - Penyair sekaligus aktivis yang gigih mengusulkan bahasa Indonesia jadi bahasa persatuan.
  • Amir Sjarifudin - Perwakilan Jong Batak, dikenal anti‑Jepang dan aktif di bidang politik.
  • W.R. Supratman - Wartawan sekaligus pencipta melodi instrumental "Indonesia Raya" yang dibawakan di kongres.
  • S. Mangoensarkoro - Tokoh yang selalu menekankan pentingnya pendidikan kebangsaan.
  • Karto Soewirjo - Aktivis Jong Islamieten Bond, kemudian memimpin gerakan pendirian Negara Islam di Indonesia.
  • Kasman Singodimedjo - Pendiri gerakan Pramuka yang kemudian menjadi "bidan" lahirnya TNI.
  • Moh. Roem - Aktivis mahasiswa hukum yang semangatnya terbakar karena diskriminasi di sekolah Belanda.
  • A. K. Gani - Aktivis Jong Sumatra Bond yang selalu dukung gerakan persatuan.
  • Sie Kong Liong - Pemilik rumah di Jalan Kramat Raya, tempat kongres digelar dan kini menjadi museum sejarah.

2. Sejarah Kongres Pemuda I & II

Pada akhir 1925, para pemuda ngumpul di Gedung Lux Orientis, Jakarta, buat bahas rencana Kongres Pemuda I. Organisasi Jong Java, Jong Ambon, Jong Sumatra, Pelajar Minahasa, dan Sekar Roekoen hadir, plus beberapa tokoh perorangan.

Rapat ini menghasilkan panitia yang dipimpin beliau Mohammad Tabrani. Tujuhannya? Menumbuhkan kebersamaan di antara organisasi pemuda serta menyiapkan dasar persatuan Indonesia di kancah internasional.

Beberapa isu krusial dibahas, termasuk peran wanita, agama, dan bahasa. Beliau Muhammad Yamin mengusulkan bahasa Melayu, sementara Tabrani menolak dan mengusulkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Akhirnya, keputusan bahasa ditunda sampai Kongres Pemuda II.

Kongres Pemuda II digelar 27‑28 Oktober 1928 di tiga gedung berbeda, dimulai di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (sekarang Lapangan Banteng). Sekitar 750 peserta, termasuk delegasi organisasi pemuda, perorangan, dan perwakilan Volkstraad, hadir di bawah pengawasan polisi Belanda.

Di sesi pertama, Ketua PPPI Sugondo Djojopuspito menegaskan pentingnya persatuan. Yamin menambahkan faktor sejarah, adat, pendidikan, bahasa, dan kemauan sebagai pondasi kuat. Pada sesi kedua, topik pendidikan dibahas oleh Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, yang menekankan pentingnya pendidikan kebangsaan dan demokrasi.

Sesi epilog di Indonesische Clubgebouw menampilkan Sunario yang menyoroti kepanduan, demokrasi, dan nasionalisme. Sebelum penutupan, lagu "Indonesia Raya" diputar secara instrumental, memicu antusiasme tinggi.

Keputusan akhir? Semua organisasi pemuda berjanji setia pada tiga prinsip: "Berbangsa Satu, Bertanah Air Satu, dan Berbahasa Persatuan Satu, yakni Indonesia." Janji ini resmi dikenal sebagai Sumpah Pemuda, ditetapkan pada 28 Oktober 1928.

3. Semangat Kekinian dari Sumpah Pemuda

Gambar beliau di dinding gedung, buku, atau media apa pun seharusnya bikin kamu ngerasa terinspirasi. Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah, tapi motivasi buat generasi muda terus jaga persatuan, meski dunia makin global dan beragam.

Intinya, pemuda zaman dulu gak mikir ego pribadi, suku, atau agama. Mereka fokus pada satu tujuan: Indonesia yang merdeka, berdikari, dan bebas dari penjajahan. Kita harus terapkan semangat itu dalam konteks kekinian - dari menjaga kedaulatan wilayah sampai menolak segala bentuk korupsi atau tawuran.

Selain itu, semangat Sumpah Pemuda ngajak kamu untuk berkreasi, berprestasi, dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Jadi, kalau masih sering ada konflik antarwarga atau perkelahian di kampus, ingatlah janji setia yang diikrarkan dulu. Kita semua bisa jadi agen perubahan yang positif.

Yuk, terus kobarkan api persatuan! Jadikan Sumpah Pemuda sebagai bahan bakar untuk aksi nyata: ikut kegiatan sosial, dukung pendidikan, atau sekadar jadi contoh

Artikel Lain di Profil

  • Tokoh Keperawatan Islam Rufaidah Al-Asalmiya

    Perawat, mungkin Anda pernah mendengar atau bahkan sudah sangat akrab dengan orang nan bertugas sebagai perawat. Dapat sebab Anda sendiri nan pernah mengalami menjadi pasien di salah satu rumah sakit atau orang terdekat Anda...

  • Keunggulan Militer Indonesia - Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) atau Unmanned Aerial Vehicles (UAV)

    Militer Indonesia . Jangan pernah meremehkannya. Walau di dalam negeri sering dikecam, sebab seringkali melakukan tindakan represif terutama di era Presiden Soeharto berkuasa, namun faktanya militer Indonesia masih tetap...

  • Sukarno dan Fatmawati

    Sukarno sebagai presiden pertama di Indonesia tentunya memiliki pesona tersendiri, baik di mata rakyat Indonesia maupun para pemimpin global lainnya. Beliau menjadi Proklamator Kemerdekaan Indonesia bersama Mohammad Hatta,...

  • Tokoh Tokoh Musik Mancanegara

    Tahukah Anda tokoh tokoh musik mancanegara ? Sebelum membahas tokoh musik mancanegara, mari kita membahas musik. Membanjirnya grup-grup musik dan penyanyi membuat kita sulit mengklasifikasikan mana musik nan berkualitas dan...

  • Wafatnya Sang Jenderal

    Pahlawan itu sangat istimewa. Mereka itu bahkan mungkin ikhlas tidak didiberi predikat pahlawan. Ini sebab mereka melakukan pembelaan terhadap negerinya dengan ikhlas. Pahlawan nasional Indonesia ialah gelar nan diberikan...

  • Motorola Indonesia - Produk Unggulan Dari Motorola

    Motorola Indonesia merupakan perusahaan nan bergerak di bidang telekomunikasi. Motorola Indonesia sebagai salah satu cabang dari perusahaan internasional Motorola di Illinois, United States. Motorola nan kita kenal sebagai...

  • Biografi Emma Watson: Karier di Film Lain

    Bagi Anda pecinta film "Harry Potter", niscaya tidak asing lagi dengan gadis nan berperan sebagai Hermoine. Aktingnya banyak mendapatkan pujian dari para pengamat film Inggris. Gadis cantik nan mulai dikenal orang sejak membintangi...

  • Visi dan Misi Dinas Pendidikan Nasional

    Dinas Pendidikan Nasional nan kini dikenal dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya dinamakan dengen Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) nan dahulu pada era Orde Baru juga disebut dengan...

  • Daftar Nama Menteri Luar Negeri Indonesia

    Depertemen Luar Negeri atau disingkat Deplu ialah depertemen nan membidangi interaksi dan kolaborasi antara Indonesia dengan negara-negara sahabat. Depertemen Luar Negeri merupakan salah satu dari tiga departemen nan dijelaskan...

  • Perkembangan Komik Tokoh tokoh Pahlawan Lokal

    Tokoh tokoh pahlawan kartun dari luar negeri sangat dikenal di Indonesia. Siapakah nan mengenal: underline;">Superman, Batman, Spiderman, Naruto, Ultraman, Wolverine, dan Iron Man? Rasa-rasanya meski orangtua tidak banyak...