Hai kamu! Udah pernah denger tentang Grup Band Kotak yang lagi hits di tanah air? Yuk, kita kulik bareng perjalanan mereka dari awal terbentuk sampai rilisnya Album Kotak Energi yang jadi soundtrack hidup para Kerabat Kotak. Semua cerita di sini dibalut dengan gaya santai biar makin asik dibaca.
1. Penghargaan & Pengaruh Kerabat Kotak
Setelah Album Kotak Energi keluar, Grup Band Kotak makin bersinar di panggung musik Indonesia. Mereka dapet Ami Awards buat Album Terbaik (Energi), SCTV Music Awards untuk Grup Pop Rock Terpopuler, dan Indosat Awards untuk Lagu Pop Terbaik (Pelan‑Pelan Saja). Bahkan Chua dapat penghargaan Bass Favorit! Semua pencapaian ini gak lepas dari dukungan Kerabat Kotak yang selalu hadir di setiap konser, ngasih energi positif buat para anggota.
2. Album ketiga: Album Kotak Energi
Pada 7 November 2010, Grup Band Kotak meluncurkan Album Kotak Energi. Single andalan mereka kayak “Pelan‑Pelan Saja”, “Selalu Cinta”, dan “Cinta Jangan Pergi” langsung jadi hits di radio dan streaming. Ada juga versi baru lagu “Terbang” yang bikin fans nostalgia sekaligus ngerasa fresh.
Tahun 2011, mereka dipercaya nyanyiin soundtrack film Tendangan dari Langit, sehingga Album Kotak Energi dirilis ulang (repackage) dengan 4 lagu tambahan, termasuk single “Tendangan dari Langit”. Ini nunjukkin kalau mereka terus evolve dan tetep relevan di dunia musik.
3. Sejarah Singkat Grup Band Kotak
Awal cerita Grup Band Kotak dimulai lewat acara The Dream Band di Jakarta, yang disiarkan di salah satu stasiun TV nasional. Pada 27 September 2004, beliau Doddy (mantan anggota Kahitna) jadi produser sekaligus pendiri band ini. Formasi pertama terdiri dari Cella (gitar), Ices (bass), Pare (vokal), dan Posan (drum). Nama “Kotak” melambangkan empat sisi yang bersatu jadi satu bangunan, cocok banget buat empat personil yang beda‑beda tapi tetap solid.
Setelah debut di kompilasi The Dream Band ‘Delapan’ (Desember 2004), mereka rilis album pertama yang berjudul Kotak dengan single hits “Terbang”, “Hilang”, dan “Saat Ku Jauh”. Pada akhir 2007, Pare dan Ices keluar, digantikan oleh beliau Tantri Syalindri Ichlasari (vokal) dan beliau Chua (bass). Formasi baru ini menghasilkan album kedua “Kotak Kedua” (2008) dengan lagu andalan “Beraksi” dan “Masih Cinta”.
Walau Posan keluar pada 2015, trio Cella, Tantri, dan Chua tetap melaju, membuktikan bahwa semangat Grup Band Kotak gak gampang padam. Mereka terus touring ke berbagai kota, bahkan menembus pasar RBT dengan penjualan satu juta ringtone!
Jadi, buat kamu yang penasaran atau lagi nyari referensi musik Indonesia yang fresh, Grup Band Kotak dan Album Kotak Energi adalah pilihan yang pas. Dengarin lagunya, rasakan energi yang dibawa, dan jangan lupa jadi bagian dari Kerabat Kotak—karena tanpa kalian, musik mereka gak akan se‑berkualitas ini.