Lewati ke konten

Bahan Souvenir dari Limbah

Sampah, sudah menjadi sosok nan menakutkan. Banyak sekali akibat negatif nan ditimbulkan. Lihat saja beberapa kota besar di Indonesia mengalami banjir dampak pembuangan sampah nan tak teratur. Keadaan ini menjadikan sebuah keprihatinan padahal banyak sekali nan dapat dilakukan dan dibuat dari sampah tersebut. Contohnya beberapa sampah plastik dan kertas dapat dijadikan souvenir daur ulang . Dari bahan plastik dapat dibuat gantungan kunci, tas dan industri kreatif daur ulang lainnya.

1. Bahan Souvenir dari Limbah

Beberapa barang nan dapat dijadikan souvenir dari limbah nan dapat didaur ulang diantaranya:

a. 1. Limbah kertas

Limbah kertas Koran bekas buku, bekas prinan nan sudah tak terpakai dapat dimanfaatkan menjadi barang-barang nan bermanfaat bahkan berharga. Beberapa situasi mungkin membuat anda bingung, ketika banyak kertas menumpuk di rumah. Cara gampang dibuang saja atau dijual kiloan sudah beres. Itu bagi orang nan tak mau ribet, namun sebagian dari kita dapat memanfaatkan limbah kertas nan sudah tak terpakai menjadi barang kreatif. Industri kecil rumahan dapat anda mulai dengan limbah kertas ini.

Daripada dibuang malah menjadi kotor atau, diloakan dengan harga nan tak sebanding mending dimanfaatkan saja. Kita dapat memanfaatkannya menjadi souvenir-sovenir nan menawan tentunya dengan nilai jual nan lebih bagus dibanding dengan barang rongsokan. Dalam beberapa waktu kita dapat merubah kertas-kertas nan tak terpakai menjadi beberapa lembar uang. Tidak harus menyita waktu lagi buat membuat souvenir tersebut.

Lebih mudah lagi kertas ini terbuat dari kompresi pulp bahannya tipis dan rata, memdudahkan kita mengolahnya. Peluang memanfaatkan limbah ini sangat menarik sebab dapat dilakukan siapa saja tentunya dengan kapital nan tak banyak. Kalau kita tak mempunyai banyak limbah kertas cukuplah minta atau membeli kepada tetangga dengan harga nan cukup ringan. Sebaiknya anda gunakan dulu saja barang nan tak terpakai di rumah buat permulaan. Andai ditekuni terus menerus dapat berlanjut menjadi sebuah bisnis nan lumayan menarik.

Kerajinan daur ulang nan terbuat dari limbah kertas dapat dikreasikan menjadi benda berseni dan punya nilai jual. Barang-barang nan dapat dibentuk misalnya pigura, kotak pensil, kartu ucapan ulang tahun, note, kotak kado, kotak pensil dan nan lainnya. Peminatnya dapat kita tawarkan sendiri kepada tetangga, bahkan dapat dititipkan di warung-warung penjualan ATK. Anak muda pun seprti mahasiswa sudah banyak nan menggunakannya. Supaya banyak diminati usahakan ciptakanlah kresasi nan baru dan bernilai seni tinggi hingga konsumen tertarik dengan barang nan kita pasarkan.

b. 2. Limbah Plastik

Semakin hari sampah plastik semakin bertambah. Hal ini diakibatkan konsumsi masyarakat nan menggunakan plastik semakin bertambah. Mulai dari plastik buat berbelanja dipasar, supermarket dan loka perbelanjaan lainnya banyak nan menggunakan plastik. Bukan hanya belanja dalam jumlah besar saja, kalau belanja dalam jumlah kecil seperti membeli korek apipun kebanyakan dimasukan ke dalam kantong plastik.

Pemakaiannya sangat gampangnya ditemukan dan praktis maka konsumsinyapun ikut naik. Produsen bahan makananpun hampir 90 persen menggunakan plastik buat mengemas makanannya. Kopi, mi instan, pewangi, deterjen, serta kebutuhan rumahtangga dari hal nan kecil sampai hal nan besar menggunakannya. Dampak bertambahnya konsumsi plastik maka bertambah pula limbah buangannya.

Kita dapat melihat dampak besar nan ditimbulkan ialah banjir besar nan sering melanda kota-kota besar di Indonesia. Dari mulai ibu kota Jakarta, Bandung, Batam, Jambi, dan kota-kota lainnya. Bukan hanya sampah saja nan menjadi kambing hitam, tetapi memang sampah berperan dalam menimbulkan bala banjir. Sampah plastik dapat menyumbat sanitasi air. Plastik nan tak cepat terurai bahaya sekali sebab dapat menyumbat saluran dalam waktu nan lama.

Daur ulang menjadi salah satu solusi kecil buat ikut mengurangi akibat negatif dari sampah plastik. Daur ulang ini berupaya buat memanfaatkan kembali barang nan sudah tak terpakai bahkan sudah tak punya nilai hemat lagi. Ada dua pemanfaatan nan dapat dilakukan oleh kita nan pertama ialah pemakaian kembali. Sampah plastik seperti kantong kresek ini dapat digunakan kembali. Misalkan kita dari supermarket balanja menggunakan kresek besar, nah jangan langsung di buang simpanlah dan coba gunakan kembali ketika kita belanja di pasar.

Selanjutnya daur ulang, mendaur ulang berarti menggunakan plastik bekas buat diolah menjadi barang hemat nan baru. Banyak cara pendaur ulangan nan dapat dilakukan missal bungkus kopi atau mi instan kita olah lagi. Olahlah menjadi barang nan minimal dapat dipakai oleh kita sendiri. Dapat saja membuat wadah pensil, hiasan dinding, mainan anak. Sudah banyak komunitas nan melakukan hal ini kita tinggal mencontoh nya saja gampang saja kan. Dengan begitu kita telah ikut mengelola sampah plastik, daripada dibuang mending dipakai buat hal nan lebih bermanfaat.

c. Kurangi konsumsi plastik

Plastik merupakan bahan non organic, plastik ini tersususn dari bahan kimia nan berbahaya bagi lingkungan sekitar. Limbah ini sulit sekali buat diuraikan oleh tanah, penguraian sampah plastik membutuhkan waktu hampir 100 tahun hingga busuk. Coba saja bayangkan plastik nan kita buang waktu kecil masih belum benar-benar membusuk ketika kita hampir meninggal dunia. Hitung saja kalau kita sehari mengkonsumsi sampah plastik satu saja berapa ton sampah nan dihasilkan dari satu orang, ingat itu baru satu orang. Sebab itulah penggunaan plastik dapat dikatakan sangatlah tak bersahabat atau sangat konservatf buat lingkungan jika diguanakan tanpa batasan-batasan nan wajar.

Sebagai contoh saja dinegara China, setiap pengunjung harus membawa kantung plastik sendiri jika mau berbelanja. Siap-siap saja kalau tak membawa kantung buat mengeluarkan uang tambahan guna membeli kantung plastik, harganyapun di banderol lebih mahal. Di Jerman pun sama kesdaran masyarakat sudah tumbuh pesat buat ikut mengelola lingkungan dimulai dari diri sendiri.

Disana setiap berbelanja menggunakan kantung berbahan dasar kertas. Sama halnya dengan di China kalau membeli plastik harganya mahal. Kebanyakan orang di loka itu kemana-mana kalau mau berbelanja membawa kantung plastik nan dapat digunakan beberapa kali pakai.


Fenomena ini sporadis sekali terjadi di Indonesia, bukankah baik kalau meniru hal-hal nan positif seperti itu. Bukan saja dapat mengurangi beban tanah buat menguraikan tanah tetapi sedikit demi sedikit dapat menanggulangi banjir dampak sampah nan menumpuk. Kebanyakan orang-orang dikita masih malu buat membawa plastik kemana-mana, toh kalau bermanfaat apa salahnya.

Dengan mengurangi pembuangan sampah kita sudah ikut mensukseskan gerakan go green nan sedang digencarkan oleh banyak organisasi di dunia. Menurut beberapa penelitian habitat mahluk besar nan ada di bahari wafat sebab pembuangan sampah nan sembarangan ke sungai nan bermuara ke laut. Ikan seperti lumba-lumba paus menyangka plastik tersebut makanan nan dapat dikonsumsi.

Mereka akan memakan plastik tersebut dan otomatis pencernaannya tak dapat mencerna plastik tersebut itu akan membuat rusak pencernaan mereka nan berujung pada kematian spesies-spesies tersebut. Penelitian lain menyebutkan pencemaran bahari oleh sampah plastik mencapai 90 persen. Sampah plastik nan dibuang kelaut sudah dapat disebutkan pembuangan besar besaran. Pada bulan-bulan eksklusif pinggir-pinggir pantai di Indonesiapun mendapat kiriman sampah nan tak tau darimana datangnya.

Artikel Lain di Kerajinan Tangan

  • Aneka Kerajinan Anyaman dari Bahan Lainnya

    Di rumah Anda niscaya ada barang-barang nan dibuat dengan teknik anyaman. Salah satu contohnya ialah kipas dari bambu. Kipas tersebut dibuat dari bambu dengan menggunakan teknik anyaman. Barang-barang nan dibuat dengan dianyam...

  • Kreasi dari Kain Kanvas

    Kain kanvas selalu identik dengan lukisan, hal ini terjadi sebab memang kain kanvas kebanyakan digunakan sebagai media melukis. Namun, bukan berarti kain kanvas hanya bisa digunakan buat melukis saja. Dengan sedikit sentuhan...

  • Teknik Kerajinan Batu Mampu Mengembangkan Otak Manusia

    Indonesia memang terkenal dengan berbagai macam kerajinan batu . Kerajinan batu ini terbuat dari kekayaan alam, yaitu batu alam. Kekayaan alam Indonesia sudah mendapatkan pengakuan dunia. Hal ini dapat dilihat banyaknya wisatawan...

  • Cara Bikin Kerajinan Flanel Kekinian: Tips, Trik, & Ide Bisnis Murah Meriah

    Creativity itu kayak aliran air, nggak bakal pernah kering. Selalu ada aja temuan baru yang bikin orang penasaran, terutama cara membuat kerajinan flanel yang lagi hits banget di kalangan kids. Meski kelihatannya simpel,...

  • Teknik Membuat Kerajinan Tanah Liat

    Membuat ragam keterampilan tangan ialah suatu kegiatan nan menyenangkan, khasiatnya pun sangat besar, dapat melatih keterampilan dan mengasah daya motorik. Hal nan dimaksud dengan keahlian/keterampilan tangan ialah kemampuan...

  • Bikin Bingkai Foto Aesthetic dari Kardus Bekas? Gampang Banget, Boss

    Bikin Foto Kenangan Jadi Makin Aesthetic Jujur deh, sebagus apa pun foto kenangan yang udah kamu cetak dari *smartphone* kamu, rasanya bakal hambar banget kalo cuma ditempel gitu aja di dinding. Nah, di sinilah peran penting...

  • Bahan-Bahan

    Belajar sulam tangan seru dan menyenangkan, sebab dari hasil sulaman nan kita untuk bisa pasarkan. Pada dasarnya belajar sulam tangan tidaklah sulit. Apalagi nan dirumah tak memiliki kegiatan. Akan lebih menarik ketika di...

  • DIY Kekinian: Bikin Kerajinan dari Barang Bekas Biar Rumah Makin Keren

    Barang bekas bukan berarti "sampah" yang harus dibuang aja. cara membuat kerajinan tangan dari bahan bekas itu simpel, hemat, dan pastinya bikin rumah lo makin stylish . Yuk, intip langkah‑langkahnya biar lo nggak lagi bingung...

  • Cara Membuat Kerajinan Batok Kelapa

    Pernahkah ketika Anda sedang berpiknik ke suatu tempat, dan menemukan kerajinan batok kelapa nan dijual? Anda tentu akan terkagum-kagum melihatnya, dan berpikir bagaimana cara membuatnya. Padahal kalau dipikir, batok kelapa...

  • Pola Merajut Gratis

    Merenda ialah seni serat di mana ada ikatan benang nan saling bertautan dengan donasi jarum nan dirancang khusus. Awalnya muncul di Eropa sejak sekitar abad ke-15, ketika kedua negara Italia dan Spanyol mulai berlatih teknik...