Hai kamu! Kalo lagi nyari plan liburan yang beda dari biasanya, jelajah unik wisata di Semarang wajib masuk list. Kota ini bukan cuma soal lumpia legendaris, tapi juga penuh spot yang bakalan bikin feed Instagram kamu makin hits.
1. Curug Benowo: Trekking Seru di Lereng Ungaran
Curug Benowo terletak di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat. Perjalanan ke sini memang butuh tenaga ekstra—jalan setapak yang naik turun bikin otot kaki kamu “pede”. Tapi begitu sampai, pemandangan air terjun yang masih alami bakal langsung ngasih reward. Di samping Curug Benowo, ada juga Curug Lawe yang nggak kalah keren, cocok buat foto-foto wisata alam Semarang yang natural.
2. Kelenteng Sam Po Kong yang Keren
Kelenteng Sam Po Kong berada di kawasan Gedung Batu, tepatnya di Simongan, Semarang Barat. Bangunan ini dibangun oleh Laksamana Cheng Ho (beliau) yang sekaligus muslim sekaligus penguasa laut Tiongkok. Meski asalnya beragama Islam, kelenteng ini jadi tempat ibadah bagi komunitas Tionghoa di Semarang. Arsitekturnya yang bernuansa China, altar, dan patung-patung Sam Po Tay Djien bikin tempat ini wajib mampir buat foto-foto aesthetic.
3. Air Terjun Kali Pancur: Spot Foto Epic
Air Terjun Kali Pancur ada di Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, sekitar 14 km dari Salatiga. Untuk nyampe, kamu bisa naik motor atau sewa ojeg—jalan menuju lokasi udah hampir semua beraspal, cuma ada sedikit bagian belum diaspal. Dari jalan, pemandangan lereng Gunung Telomoyo dan Merbabu yang hijau menambah vibes petualangan. Air terjun setinggi 150 m dengan suara gemericik yang eksotik cocok banget buat konten wisata alam Semarang yang dramatis.
4. Candi Gedongsongo: Petualangan di Pegunungan
Gedongsongo artinya “sembilan candi”. Kompleks ini terletak di lereng Gunung Ungaran, Desa Candi, Kecamatan Ambarawa. Kamu harus jalan kaki sekitar 200 m di jalur setapak yang makin menanjak untuk nyampe candi pertama, terus lanjut ke candi-candi berikutnya. Dari sembilan candi aslinya, hanya tujuh yang masih berdiri; sisanya tinggal puing-puing. Jelajah unik wisata di sini juga ada sumber air panas berbau belerang di antara candi ketiga dan keempat—pas banget buat rebahan sambil menikmati pemandangan hijau.
Catatan sejarah pertama tentang Gedongsongo ditulis oleh Raffles pada 1804 (beliau) yang menyebutnya “Gedong Pitoe”. Penelitian lanjutan oleh Van Stein Callenfels (beliau) pada 1980 menambah wawasan tentang arsitektur dan fungsi candi-candi tersebut.
5. Museum Jamu Nyonya Meneer: Wisata Edukasi yang Beda
Terletak di Kaligawe, Semarang, museum ini adalah museum jamu pertama di Indonesia, berdiri sejak 1984. Bukan sekadar koleksi benda kuno, museum ini menampilkan barang-barang pribadi Nyonya Meneer (beliau) serta proses produksi jamu yang masih dipertahankan sampai sekarang. Dua zona utama yang bisa kamu jelajahi: zona produksi jamu tradisional dan zona koleksi pribadi Nyonya Meneer. Tempat ini cocok buat kamu yang suka belajar sambil jalan‑jalan.
Jadi, kapan nih kamu mau mulai jelajah unik wisata di Semarang? Pilih salah satu spot di atas, ajak temen‑temen, dan siap-siap buat ngumpulin cerita seru serta foto-foto yang bakal bikin timeline kamu makin kece!