Lewati ke konten

Cara Budidaya Kura-Kura

Budidaya kura-kura merupakan salah satu hal krusial dan mulia buat dilakukan. Terkait dengan kondisi binatang nan memiliki cangkang keras ini, nan kian sedikit keberadaannya di alam bebas.

Salah satu penyebab ialah adanya eksplorasi liar dari manusia, nan menjadikan kura-kura sebagai komoditi. Baik buat dinikmati dagingnya sebagai salah satu menu makanan nan berharga mahal. Atau memanfaatkan cangkang kura-kura nan memiliki nilai tinggi.

1. Pelestarian Kura-Kura

Banyak orang nan memiliki kesulitan saat hendak melakukan budidaya kura-kura. Salah satu alasannya ialah bahwa dalam proses pembudidayaannya, dibutuhkan ketelitian serta ketelatenan. Khususnya saat Anda hendak menetaskan telur sebagai proses awal pembudidayaan kura-kura.

Penetasan telur merupakan bagian paling rawan. Ada kesalahan sedikit saja, akan berakibat telur gagal menetas. Pengembangbiakan kura-kura akan sedikit terhambat jika telur gagal menetas. Dari proses penetasan telur inilah, jumlah kura-kura baru akan menambah jumlah kura-kura di alam bebas, dapat diketahui perkembangannya.

2. Cara Budidaya Kura-Kura

Rumitnya proses penetasan telur dalam kegiatan budidaya kura-kura ini, Anda harus mempersiapkannya dengan teliti. Hal ini terkait demikian rentan dan pekanya telur kura-kura terhadap kondisi lingkungan. Diperlukan juga kejelian Anda buat mengamati perkembangan telur-telur nan sedang dalam proses penetasan tersebut. Ini merupakan salah satu kunci buat menentukan keberhasilan penetasan protesis nan Anda lakukan.

Beberapa hal nan perlu diperhatikan dalam proses budidaya kura-kura, khususnya dalam proses penetasan telur ialah:

  • Mempersiapkan media pengeraman nan tepat. Beberapa media nan dapat digunakan sebagai bahan pengeraman protesis di antaranya ialah pasir, peat moss, pupuk tanaman, atau juga vermiculite.

  • Tingkat kelembaban lingkungan. Suhu nan disarankan berkisar pada angka 26-28 derajat celcius. Hal ini dapat diketahui dengan cara meletakkan alat pengukur suhu pada lokasi penetasan.

  • Kehangatan suhu dalam media pengeraman.

  • Kestabilan posisi telur. Telur nan terlalu sering berpindah posisi, akan berdampak pada rusaknya embrio sehingga telur gagal menetas. Untuk itu, telur nan ditetaskan jangan sampai tertutup sepenuhnya dengan media eram.
    Sisakan sedikit bagian agar dapat terlihat kondisinya. Untuk mengetahui posisinya, tandai bagian nan terlihat tersebut menggunakan pensil. Sehingga jika posisinya berubah, dapat cepat diketahui.

  • Ada tidaknya telur rusak. Jika Anda menemukan telur nan rusak atau membusuk, harus cepat dipindahkan atau dibuang dari media penetasan. Jika tak dilakukan berpotensi merusak telur lain nan sehat.

Artikel Lain di Kura kura

  • Kura-Kura Jantan vs Kura-Kura Betina

    Kura-kura merupakan hewan nan memiliki sisik dan berkaki empat. Hewan ini termasuk dalam kelompok reptil. Kura-kura berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Kura kura bisa hayati di berbagai tempat, di hutan, rawa,...

  • Fakta Unik Penyu Laut: Teman Seangkatan Dino yang Lagi Butuh Bantuan Gen-Z

    Halo para warga internet! Tau gak sih, reptil laut yang santuy ini ternyata udah berenang menjelajah samudra sejak zaman dinosaurus? Yup, hewan laut purba yang masih hidup ini emang *legend* bgt! Mreka bernapas pake paru-paru...

  • Pangan kura-kura darat

    Saat ini banyak sekali toko hewan nan menjual anakan kura-kura dalam kotak kaca berisi lengkap dengan mainan penghias dan sedikit air. Kura-kura tersebut ialah Kura-Kura Darat nan dijual antara Rp.8-15.000 per ekor, kura-kura...

  • Serba‑Serbi Kura‑Kura & Penyu: Dari Rumah Sampai Laut, Gak Cuma Peliharaan

    Yo, sobat reptil! Siapa sih yang nggak kenal kura‑kura yang santai melaju kayak di jalan tol? Mereka punya tempurung super kuat yang sekaligus jadi rumah plus armor. Meski geraknya kayak siput, umur mereka bisa nyampe 100...

  • Perawatan Kura-kura Ambon

    Kura-Kura Ambon sekarang ini lagi naik daun dikalangan penggemar hewan eksotis. Memelihara binatang eksotis seperti reptil merupakan trend baru. Saat ini terdapat berbagai macam hewan nan dapat dipelihara seperti ular, hamster,...

  • Penanganan Penyakit

    Tak hanya hewan berbulu nan imut-imut dan menggemaskan saja nan sering menjadi hewan peliharaan, tapi kura-kura nan bercangkang keras pun dapat dijadikan peliharaan. Salah satu jenis kura-kura nan banyak dipelihara ialah...

  • Binatang nan Dilindungi

    Kura-kura merupakan salah satu dari sedikit jenis binatang nan sudah ada sejak jaman purba. Kura-kura tertua, berdasarkan fosil nan ditemukan, pernah hayati pada 220 juta tahun nan lalu atau sejaman dengan dinosaurus. Tidak...

  • Cara Pemeliharaan

    Siapa nan tidak kenal dengan kura-kura? kura-kura Indian star salah satunya dari berbagai jenis reptile bertempurung keras. Karakteristik khas hewan ini ialah bertempurung keras nan selalu berjalan lamban, selain itu hidupnya...

  • Dilindungi

    Kura-kura merupakan binatang reptil nan cukup banyak jenisnya dengan kemampuan hayati sangat lama. Binatang nan berjalan lamban ini umumnya dekat dengan kehidupan manusia, baik sebagai binatang peliharaan maupun hewan nan...

  • Kenalan Sama Kura-kura Radiata: Si Bintang Berkilau dari Galapagos

    Hey kamu! Penasaran sama hewan yang tampilannya kayak bintang disco di alam? Yuk, kenalan sama kura-kura radiata - kura-kura darat paling canggih dan cutesy yang ada di kepulauan Galapagos. Beliau punya karapas yang bercahaya...