Makin Keren dan Toleran: Yuk Pahami Wujud Serta Unsur Budaya yang Bikin Kita Unik
Daftar Isi
Pernah gak sih kamu mikir, kenapa kita bisa klop banget pas lagi ngobrol sama temen dari daerah lain, atau bahkan dari negara tetangga? Nah, semua itu ada hubungannya sama kebudayaan, lho. Buat tau seberapa gokilnya suatu peradaban, kita bisa kulik dari berbagai unsur di dalamnya. Lewat hal ini, kita bakal nemuin identitas unik yang diwarisin secara turun-temurun dan bikin kita makin bangga sama identitas diri sendiri.
Satu Akar Budaya yang Bikin Kita Merasa Dekat
Kalau kita perhatiin negara-negara tetangga yang serumpun, kayak Malaysia atau Brunei Darussalam, pasti berasa ada getaran atau vibes yang mirip, kan? Meskipun gak persis sama, cara kita bersosialisasi, kulineran, sampai tutur kata slalu punya kemiriipan yang khas. Kemiripan ini muncul karena kita berbagi akar sejarah yang sama di tanah Asia Tenggara. Menariknya, proses akulturasi budaya nusantara ini bikin kita makin kaya akan kreativitas tanpa harus kehilangan jati diri masing-masing. Jadi, jangan heran kalau kita sering merasa satu frekuensi sama mereka!
Mengenal Unsur Universal dalam Setiap Peradaban
Bicara soal teori, ada seorang antropolog ternama bernama C. Kluckhohn yang punya pandangan keren tentang hal ini. Beliau memetakan bahwa di dunia ini ada tujuh unsur pokok yang pasti ada di setiap kelompok masyarkat, gak peduli seberapa modern atau tradisionalnya mereka. Menurut beliau, ketujuh unsur universal itu meliputi bhasa, sistim pengetahuan, organisasi sosial, peralatan hidup dan teknologi, mata pencaharian, religi, hingga kesenian. Semua unsur ini saling berkolaborasi membentuk karakter unik di tiap daerah, sehingga lahirlah berbagai macam unsur kebudayaan menurut para ahli yang bisa kita pelajari sampai sekarang demi memupuk rasa saling menghargai.
Tiga Wujud Budaya yang Saling Melengkapi
Nah, biar makin paham, kita juga perlu tau kalau kebudayaan itu punya wujud nyata yang bisa dirasain. Pertama, ada wujud yang sifatnya ideal, yaitu berupa gagasann, nilai, norma, atau adat istiadat yang ada di dalam pikiran kita. Kedua, ada wujud berupa sistem sosial, yaitu tindakan nyata dan aktivitas berpola dari kita dalam kehidupan sehari-hari yang gampang banget diobservasi. Terakhir, ada wujud fisik alias benda-benda hasil karya manusia yang paling cepat berevolusi seiring dengan perkembangan teknologi modern.
Kalau zaman dulu orang tua kita musti pakai surat fisik buat komunikasi, sekarang kamu tinggal sekali tap di smartphone buat video call atau pakai AI chatbot yang super canggih. Perkembangan gokil ini ngebuktiin kalau wujud kebudayaan universal itu terus bergerak maju. Selama kita bisa adaptasi dan tetep open-minded dengan pkaian, gadget, atau tren baru, kita gak bakal ngerasa fomo atau kudet di tengah pergaulan zaman sekarang. Malahan, pemahaman yang luas ini bakal bikin tingkat toleransi kamu makin tinggi dan bikin kamu makin enjoy bergaul dengan siapa saja!