Lewati ke konten

Cara Keren Bikin Artikel Opini Biar Diterbitin di Koran Pikiran Rakyat

Hai kamu! Pengen tulisanmu muncul di koran Pikiran Rakyat dan jadi bacaan hangat pembaca Jawa Barat? Tenang, di artikel ini gue bakal spill semua tips menulis untuk surat kabar yang lagi hits, lengkap sama cara kirim tulisan ke koran yang gampang dipraktekin. Yuk, simak!

1. Etika Nulis yang Bikin Redaksi Ngerasa "Wow!"

Pertama‑tama, pastiin tulisanmu orisinil dan bebas plagiarisme. Redaksi ga suka sama yang copy‑paste, jadi jangan sampai ketahuan. Gunakan bahasa yang santai tapi tetap gramatis, hindari kata‑kata kasar, dan selalu cek fakta dulu. Kalau kamu ngutip data, cantumin sumbernya - bisa dari literatur resmi atau wawancara langsung.

2. Gaya Bahasa Kekinian Tanpa Kehilangan Profesionalitas

Meski target pembaca mayoritas orang dewasa, kamu tetap boleh pakai bahasa gaul yang relatable. Contohnya, ganti "menurut saya" dengan "menurut gue" atau "saya rasa" dengan "menurut pendapat lo". Tapi ingat, jangan kebablasan sampai tulisan jadi ngaco. Selalu jaga keseimbangan antara kekinian dan kredibel.

3. Format & Panjang Artikel yang Dianggap "Standar"

Mayoritas kolom opini di kirim tulisan ke koran Pikiran Rakyat minta panjang antara 700-1200 kata. Kalau kamu masih pemula, coba mulai dari 800 kata dulu. Simpan artikel dalam format .docx atau .pdf, jangan langsung nulis di badan email.

4. Cara Praktis Kirim Artikel via Email

1. Buka email resmi (contoh: redaksi@pikiranrakyat.com)
2. Subject: Artikel Opini - (Judul Artikel)
3. Lampirkan file artikel (bukan tulisannya di body).
4. Sertakan data diri singkat: nama, nomor WA, dan link portofolio (kalau ada).

5. Tips Biar Artikelmu Langsung "Terpilih"

  • Topik Aktual: Pilih isu yang lagi trending di media sosial atau berita utama. Misalnya, "dampak digitalisasi di pasar tradisional" atau "strategi milenial mengelola keuangan pasca‑pandemi.
  • Judul Click‑Bait yang Tetap Relevan: Pakai kata‑kata yang memancing rasa penasaran, tapi jangan menipu. Contoh: "Kenapa Generasi Z Harus Peduli Sama Lingkungan Sekarang Juga?"
  • Opening Hook: Mulai dengan pertanyaan retoris atau fakta mengejutkan. "Tahukah kamu, 60% pembaca koran kini baca lewat aplikasi digital?"
  • Call‑to‑Action (CTA): Akhiri dengan ajakan diskusi atau pertanyaan terbuka supaya pembaca mau komentar.

6. Honornya Gimana? Boleh Dapet Duit Juga!

Kalo artikelmu lolos, biasanya honor untuk artikel opini di Pikiran Rakyat sekitar 1 juta rupiah. Nominal ini cukup memotivasi buat nulis rutin, apalagi kalau kamu udah dapat beberapa artikel terbit.

7. Kesabaran Itu Kunci

Setelah kirim, tunggu balasan. Redaksi biasanya balas dalam seminggu. Kalau belum ada kabar, berarti artikelmu belum masuk kualifikasi. Jangan patah semangat, revisi, dan coba lagi dengan topik lain.

8. Mulai Dari Koran Lokal Dulu

Kalau kamu masih baru, coba dulu kirim ke koran lokal seperti Pikiran Rakyat sebelum melompat ke koran nasional. Pengalaman di level lokal bakal bantu kamu memahami ekspektasi redaksi dan memperbaiki skill menulismu.

Intinya, menulis untuk surat kabar bukan cuma soal talent, tapi juga strategi. Pahami aturan, pilih topik yang tepat, dan kirim dengan format yang rapi. Dengan kesabaran dan konsistensi, peluang artikelmu terbit bakal makin gede. Selamat mencoba, dan semoga tulisanmu jadi inspirasi bagi banyak pembaca! 🚀

Artikel Lain di Media

  • Baca Novel yang Bikin Kamu Lebih "Keren" dan Penuh Inspirasi

    Hai, generasi Z! Lagi nyari bacaan yang novel pencerahan sekaligus bikin mood naik? Kamu udah di tempat yang tepat. Di artikel ini, gue bakal ngulik kenapa kumpulan novel inspiratif itu jadi pilihan top buat lo yang pengen...

  • Tabloid Wanita Indonesia - Aktual

    Bagi Anda nan hobi membaca, tak ada salahnya Anda meluangkan waktu buat membaca Tabloid Wanita Indonesia. Tabloid ini memiliki segudang informasi nan dapat Anda peroleh, tak hanya bagi wanita tapi juga buat pria. Bagi Anda...

  • Semangat Femina

    Sangat sporadis wanita usia 35 tahunan tak tahu dengan majalah Femina . Majalah wanita nan telah berusia 40 tahun ini telah menjadi salah satu teman wanita muda dan wanita dewasa setiap minggunya. Kehadiran Femina nan terlahir...

  • Biar Rumah Tangga Makin Keren: Review Majalah Keluarga Muslim yang Bikin Hidup Sakinah

    Halo, Teman-teman! Lagi mikirin masa depan bareng doi atau sekadar pengen tahu cara sukses membangun keluarga sakinah yang adem ayem dan penuh cinta? Pas banget, nih! Ada satu rekomendasi bacaan super kece yang wajib masuk...

  • Apa Kabar Global - Sosial Media

    Apa kabar global ? Jauh hari sebelum mengenal internet, pola komunikasi dan hubungan antar sesama manusia sangatlah konvensional dan sederhana. Apa kabar dunia? Pada awal peradaban, buat memberi kabar bahwa ada musuh nan...

  • Perangkat nan Dibutuhkan buat Bisa Nonton TV Lewat Internet

    Siapa nan tidak suka nonton TV lewat internet ? Tentu semua orang menyukai aktivitas nonton TV lewat internet, terlebih dengan semakin beragammnya program acara nan ditayangkan. Bahkan, ketika sebuah stasiun TV menyiarkan...

  • Jawa Post, Bisnis Lain, dan Global TV

    Mungkin saja banyak orang nan awalnya membeli koran Jawa Post sebab ada tulisan Dahlan Iskan di situ. Tapi lama-kelamaan, gaya bahasa dan warta nan ditampilkan oleh Jawa Post memang berbeda dengan gaya bahasa dan sudut pandang...

  • Program Spesial Ardan Radio

    Ardan Radio merupakan salah satu stasiun radio anak muda di Bandung nan berdiri pada 14 April 1990. Awalnya, Ardan Radio berdiri dengan nama PT Radio Bong-Kenks nan beralamat di Jalan Westhoff No. 18 dengan frekuensi AM 234...

  • 3. Reportase atau Peliputan

    Bagaimana contoh majalah sekolah ? Penerbitan majalah sekolah di zaman sekarang dinilai cukup penting. Selama ini, sekolah dari berbagai strata biasanya hanya mengandalkan majalah dinding atau koran dinding sebagai media...

  • Tabloid Nova

    Begitu banyak pilihan bacaan bagi para kaum wanita saat ini, dari media cetak berupa majalah, tabloid, hingga berupa pocket book . Semuanya berlomba buat menunjukkan performnya nan paling baik, sebagai mascot bacaan bagi...