Lewati ke konten

Nokia e73: Ponsel Bisnis Klasik yang Masih Bikin Kamu Ngerasa Keren di Era Smartphone

1. Web & Multimedia yang Tetap Nge‑hit di Nokia e73

Walau udah 2020‑an, Nokia e73 masih ngasih pengalaman browsing yang lumayan mantap buat kamu yang suka stay online tanpa harus beli smartphone baru. Koneksi HSDPA 10,2 Mbps dan HSUPA 2,0 Mbps bikin loading halaman jadi cepat, bahkan buat video singkat di YouTube. Browser berbasis WebKit yang ada di dalamnya udah dilengkapi plugin Flash Lite versi 4, jadi pop‑up atau konten flash masih bisa ditampilkan tanpa drama.

Gak cuma itu, kamu bisa simpen bookmark favorit, atau pakai shortcut buat ngakses situs kesukaan dalam sekejap. Selain browser, ada juga aplikasi Google Mobile, YouTube, plus integrasi sosial ke Twitter, Facebook, dan MySpace—semua masih berfungsi dengan baik meski tampilan fontnya agak kecil.

2. Desain keyboard QWERTY yang Bikin Ngetik Cepat

Desain Nokia e73 memang terkesan simpel, tapi kuat. Badannya terbuat dari plastik keras dengan lapisan logam di dalam casing, jadi terasa solid di tangan. Ketebalan hanya 0,4‑10 mm, bikin ponsel ini tipis dan ringan, cocok dibawa kemana‑mana.

Fitur paling menonjol adalah keyboard QWERTY yang terletak di bagian depan. Tombol‑tombolnya berbentuk kubah kecil, jadi gampang ditekan tanpa nyasar. Jarak antar tombol juga cukup lebar, jadi kamu bisa ngetik satu‑dua kata tanpa harus menggerakkan tangan terlalu banyak. Bahkan kalau lagi buru‑buru, semua fungsi utama—SMS, email, kontak—bisa diakses dengan satu tangan.

3. Performa & Software: Symbian S60 3.2 Masih Tangguh

Di era smartphone, Symbian S60 3.2 (Feature Pack 2) terdengar kuno, tapi jangan salah, platform ini masih reliable buat kebutuhan bisnis kamu. PIM suite‑nya kuat, dengan kalender terintegrasi, memo, buku alamat lengkap, dan fitur active notes yang membantu mengatur tugas harian.

Untuk pesan, sistemnya mendukung SMS, MMS, serta email POP/IMAP sampai 10 akun sekaligus. Ada juga dukungan Exchange untuk akses mailbox kantor. Memori internal 250 MB cukup buat aplikasi dasar, dan kamu bisa tambah microSD sampai 16 GB (paket biasanya udah termasuk 4 GB).

Battery life juga oke: batreri Li‑Po 1500 mAh (BP‑4L) ngasih standby hingga 384 jam (2G) atau 528 jam (3G), dan talk time sampai 13 jam (2G) atau 6 jam (3G). Jadi, kamu gak perlu khawatir baterai cepet habis pas lagi meeting penting.

4. Aplikasi & Kamera 5 Megapiksel yang Bikin Foto Lebih Hidup

Selain fungsi bisnis, Nokia e73 juga dilengkapi kamera 5 megapiksel dengan flash LED. Auto‑focus-nya cukup akurat untuk foto indoor, dan kamu bisa video‑call VGA lewat kamera depan. Hasil foto bisa langsung di‑share ke Ovi Share, Flickr, atau Photoblogs lewat aplikasi bawaan.

Fitur tambahan meliputi converter mata uang, Ovi Maps (berbasis lokasi), serta multiscanner yang bisa membaca kartu nama. Semua aplikasi ini terintegrasi mulus di dalam sistem, jadi kamu gak perlu install aplikasi tambahan buat kebutuhan sehari‑hari.

Kalau kamu mau edit foto sebelum upload, ada editor bawaan yang cukup sederhana—cukup pas untuk cropping atau penyesuaian warna dasar. Karena resolusi layar 320 × 240 px, sebaiknya simpan foto di perangkat lain (misalnya laptop) sebelum posting, supaya kualitasnya tetap optimal.

Kesimpulannya, Nokia e73 tetap menjadi pilihan tepat buat kamu yang butuh ponsel bisnis dengan desain tangguh, keyboard nyaman, serta performa software yang stabil. Meski bukan smartphone modern, ponsel ini tetap “gurunya” di kelas feature phone masa kini.

Artikel Lain di HP