Susunan Perjanjian Lama
Apa Itu perjanjian Lama?
Bagi pemeluk agama Kristen, Perjanjian lama merupakan bagian primer dalam alkitab nan terdiri atas beberapa bagian, seperti hukum, puisi, sejarah, serta nubuat. Perjanjian lama disebut juga sebagai kitab Ibrani sebab hampir sebagian besar bagiannya ditulis dengan Bahasa Ibrani. Alkitab Perjanjian lama ditulis sebelum kelahiran Yesus.
Susunan Perjanjian Lama
Perjanjian Lama merupakan alkitab nan terbagi menjadi 3 bagian utama, yakni Thora, Nebiim, dan Ketubim. Alkitab Perjanjian Lama dengan 3 bagian primer tadi terdiri atas 39 kitab. Seperti apa isi masing-masing kitab tersebut? Berikut ialah klarifikasi singkatnya.
-
Kejadian dalam Perjanjian Lama Berisi kisah awal dunia, bangsa Israel dan taaruf pertama mengenai siapa Allah itu. -
Keluaran dalam Perjanjian Lama Dinamai demikian sebab berkisah mengenai perjalanan bangsa Israel eksodus dari penjajahan di Mesir, menuju Tanah Kanaan. -
Imamat dalam Perjanjian Lama Kitab ini berisi berbagai hukum dan ritual nan berlaku bagi bangsa Israel saat itu, dalam rangka menjalin interaksi baik dengan Tuhan. -
Bilangan dalam Perjanjian Lama Kitab ini dapat dibilang semacam laporan sensus bangsa Israel, memaparkan jumlah, kelompok, dan silsilah bangsa Israel dalam perjalanan menuju Kanaan. -
Ulangan dalam Perjanjian Lama Di sini Musa, nan mendampingi perjalanan eksodus bangsa Israel dari Mesir ke Kanaan, menceritakan ulang kata-kata kebajikan buat umat sebelum beliau wafat. -
Yosua dalam Perjanjian Lama Yosua ialah pemimpin bangsa Israel pascakematian Musa. Kitab ini menceritakan sepak terjangnya membawa bangsa itu memasuki tanah Kanaan. -
Hakim-Hakim dalam Perjanjian Lama Setelah bermukim di Kanaan, bangsa Israel dipimpin oleh banyak hakim secara bergantian. Kitab ini menceritakan kisah para hakim tersebut. -
Rut dalam Perjanjian Lama Kitab ini menceritakan kisah hayati seorang wanita bernama Rut. Beliau menjadi teladan kesetiaan dan indahnya hayati berserah kepada Tuhan. -
Samuel dalam Perjanjian Lama Setelah zaman para hakim berlalu, bangsa Israel dipimpin oleh raja. Kitab ini menceritakan biografi Samuel, Saul (raja pertama Israel), dan Daud. -
2 Samuel dalam Perjanjian Lama Di sini Daud telah menjadi seorang raja, dan secara detail kitab ini menceritakan keberhasilan dan kegagalan nan pernah terjadi selama ia memerintah Israel. -
1 Raja-Raja dalam Perjanjian Lama Setelah Raja Daud mangkat, anaknya Salomo menggantikan. Setelah itu kerajaan terpecah jadi 2: Israel di utara dan Yehuda di selatan. Kitab ini menceritakan siapa saja nan memimpin dan apa saja nan terjadi di kedua loka itu. Pada masa itu ada seorang nabi nan sangat menonjol, yakni Elia. -
2 Raja-Raja dalam Perjanjian Lama Kitab ini masih menceritakan kerajaan Yehuda dan Israel, plus kisah kehidupan Nabi Elisa nan merupakan penerus Elia. -
1 Tawarikh dalam Perjanjian Lama Selain menceritakan ulang asal-usul dan silsilah bangsa Israel, 1 Tawarikh juga menceritakan kehidupan raja Daud dari perspektif berbeda. Kerap disebut sebagai ‘kitab kembar’ dengan kitab Raja-Raja. -
2 Tawarikh dalam Perjanjian Lama Kitab ini pun merupakan ‘kembaran’ kitab Raja-Raja 2; menceritakan lagi kisah kebijakan Raja Salomo dan pecahnya kerajaan. -
Ezra dalam Perjanjian Lama Kitab ini muncul setelah bangsa Israel dikalahkan musuhnya dan dibuang ke Babel. Menceritakan kisah Ezra, pemimpin religius nan membantu memulihkan Israel setelah kembali ke tanah airnya. -
Nehemia dalam Perjanjian Lama Kitab ini menceritakan kisah kepemimpinan Nabi Nehemia dalam pembangunan kembali kota Yerusalem pascapembuangan. -
Esther dalam Perjanjian Lama Setelah bangsa Israel diijinkan kembali setelah 70 tahun pembuangan, ternyata ada kelompok masyarakat nan memutuskan buat tetap tinggal di Babel. Salah satunya kelompok Esther dan teman-temannya. -
Ayub dalam Perjanjian Lama Kitab ini mengisahkan ketabahan seorang pria bernama Ayub, ketika hidupnya mengalami cobaan sampai ke titik terendah. -
Mazmur dalam Perjanjian Lama Mazmur ialah buku doa dan lagu nan sebagian besar ditulis oleh Raja Daud. -
Amsal dalam Perjanjian Lama Kitab ini berisi kumpulan kata-kata bijak Raja Salomo. -
Pengkotbah dalam Perjanjian Lama Penulis kitab ini tak diketahui secara pasti, namun para ahli menduga Salomo juga nan menulisnya. Pengkotbah berisi pemikiran mengenai makna hidup. -
Kidung Agung dalam Perjanjian Lama Kitab ini berisi puisi mengenai cinta antara pria dan wanita, diduga juga ditulis oleh Raja Salomo. -
Yesaya dalam Perjanjian Lama Kitab ini mengisahkan perjalanan hayati Yesaya, seorang nabi nan vokal dan kritis pada masa sebelum dan sesudah pembuangan. -
Yeremia dalam Perjanjian Lama Yeremia ialah nabi nan hayati di Kerajaan Yehuda pada masa pergolakan dan pembuangan ke Babel. Ia mewakili suara Allah di waktu nan berat itu. -
Ratapan dalam Perjanjian Lama Kitab ini berisi kumpulan puisi kedukaan dan diakhiri dengan pengharapan akan kasih Tuhan. -
Yehezkiel dalam Perjanjian Lama Yehezkiel ialah nabi nan hayati di pembuangan Babel, namun ia menuliskan nubuat-nubuat tentang pengharapan akan kebebasan dari Tuhan. -
Daniel dalam Perjanjian Lama Daniel dan kawan-kawannya juga berada dalam pembuangan. Kitab ini menceritakan hidupnya sebagai saksi Tuhan di kerajaan Babel. -
Hosea dalam Perjanjian Lama Hosea ialah nabi nan banyak berfokus pada teguran Tuhan atas dosa Bangsa Israel -
Amos dalam Perjanjian Lama Amos ialah nabi nan menyampaikan peringatan pada Bangsa Israel mengenai dosanya, dan sanksi nan akan menimpa. -
Yunus dalam Perjanjian Lama Kitab ini mengisahkan sepak terjang nabi Yunus, nan diperintahkan Tuhan buat membawa keselamatan justru pada bangsa nan menjadi musuh besar Israel pada masa itu, konfiden Niniwe. -
Mikha dalam Perjanjian Lama Nabi Mikha melanjutkan jejak pendahulunya: Amos dan Hosea, menjadi nabi nan memberi peringatan keras pada Bangsa Israel. Selain itu ia juga menubuatkan kelahiran Yesus di Betlehem. -
Nahum dalam Perjanjian Lama Nahum ialah nabi nan datang ke Niniwe sebelum Yunus. Ketika itu Niniwe belum mau bertobat. -
Habakuk dalam Perjanjian Lama Kitab ini berisi percakapan Nabi Habakuk dengan Allah. Habakuk mempertanyakan kehendak Allah di balik nasib Bangsa Israel -
Zefanya dalam Perjanjian Lama Diperkirakan Nabi Zefanya hayati pada waktu nan sama dengan Nahum dan Yeremia. Dalam kitab ini ia menubuatkan kepulihan Bangsa Israel. -
Hagai dalam Perjanjian Lama Hagai ialah nabi pertama nan diutus pada Bangsa Israel pascapembuangan; ia banyak berbuat mengenai pembangunan kembali Bait Allah -
Zakaria dalam Perjanjian Lama Bersama Hagai, nabi ini mendesak Bangsa Israel nan setelah dilepaskan dari pembuangan Babel malah bersikap malas-malasan buat membangun kembali Bait Allah. -
Maleakhi dalam Perjanjian Lama Kitab ini berpesan agar Bangsa Israel taat pada Tuhan.
Nah, itulah isi dari masing-masing kitab nan terdapat dalam alkitab Perjanjian Lama.