Portal Informasi Gaya Hidup Sehat, Edukasi Nutrisi, dan Tips Praktis Sehari-hari.

Kisah Seru Lupang Hinirang: Dari Marcha ke Hymn Nasional yang Bikin Bangga

Transformasi Bahasa & Judul

Awalnya, lagu kebangsaan Filipina dipentaskan dalam bahasa Spanyol, tapi seiring pergantian penjajah, judul dan liriknya juga ikut berubah-ubah. Pas Amerika nguasain, judulnya di-translate ke bahasa Inggris jadi Philippine Hymn, yang ditulis sama Camilo Osías dan Mary A. Lane. Kemudian, ketika Jepang datang, lagu ini diubah lagi ke bahasa Tagalog dengan judul Diwa ng Bayan. Akhirnya, pada 26 Mei 1956, judul resmi yang kita kenal sekarang, Lupang Hinirang, resmi diadopsi.

Lirik Resmi Saat Ini

Pada era 1960-an, lirik resmi Lupang Hinirang disempurnakan oleh Felipe Padilla de Leon. Berikut cuplikan lirik yang masih dinyanyikan tiap upacara:

Bayang magiliw perlas ng silanganan
Alab ng puso sa dibdib mo'y buhay
Lupang hinirang duyan ka ng magiting
Sa manlulupig di ka pasisiil

Sa dagat at bundok sa simoy at
sa langit mong bughaw
may dilag ang tula at awit
sa paglayang minamahal

Ang kislap ng watawat mo'y
tagumpay na nagniningning
Ang bituin at araw niya
kailan pa may di magdidilim

Lupa ng araw, ng lualhati't pagsinta
buhay ay langit sa piling mo
Aming ligaya na pag may mang-aapi
ang mamatay ng dahil sa iyo

Sejarah Awal Lagu Kebangsaan

Pada 1898, Julian Felipe diminta sama Emilio Aguinaldo buat nyiptain melodi yang bakal jadi Marcha Filipina Magdalo. Pada awalnya, melodi ini belum ada lirik, cuma instrumental doang. Setelah proklamasi kemerdekaan Filipina dari penjajahan Spanyol pada 12 Juni 1898, judulnya sempat diubah jadi Marcha Nacional Filipina. Setahun kemudian, puisi berbahasa Spanyol berjudul Filipina ditulis oleh Jose Palma (Agustus 1899) dan dijadikan lirik resmi pertama lagu tersebut.

Sejak saat itu, lagu kebangsaan Filipina terus beradaptasi dengan perubahan zaman, tapi semangat kebangsaan tetap terjaga. Jadi, setiap kali kamu denger Lupang Hinirang, ingatlah perjalanan panjangnya yang penuh warna dan kebanggaan.

Dunia