1. Kepoin Chunnel, Terowongan Bawah Laut Paling Gokil Abis
Pernah ngebayangin gak sih, kamu bisa nyeberang dari Inggris ke Prancis cuma lewat jalan pintas di bawah laut? Yup, ini bukan fiksi ilmiah, gaes! Namanya Channel Tunnel, atau yang sering dipanggil Chunnel. Sebuah rekayasa teknik sipil super genius yang sukses masuk daftar salah satu keajaiban dunia modern versi American Society of Civil Engineers. Dulu, sebelum ada proyek gila ini, orang-orang harus naik kapal feri buat nyeberangin Selat Inggris yang ombaknya suka gak ngotak. Bahkan traveler paling pro pun sering banget mabok laut gara-gara cuacanya yang labil bangeet.
2. Fakta Gokil Seputar Chunnel yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Chunnel ini sebenernya gak cuma satu lubang terowongan loh, melainkan ada tiga terowongan paralel sekaligus! Dua terowongan utama dipakai buat jalur kereta cepat Eurotunnel, dan satu terowongan kecil di bagian tengahnya khusus buat jalur penyelamatan atau maintenance. Total panjangnya mencapai 50 km, dengan sekitar 38 km bener-bener berada di bawah dasar laut. Gokil, kan? Btw, sisa-sisa tanah kapur hasil kerukan proyek raksasa ini gak dibuang sembarangan. Sisi Inggris memanfaatkannya buat bikin taman rekreasi kece seluas 73 hektar yang sekarang dikasih nama Samphire Hoe. Jadi tempat nongkrong yang asri bgt, krna ditumbuhi banyak banget bunga liar.
3. Ide Gila dan Drama Politik di Balik Layar
Jauh sebelum proyek ini terealisasi, ide bikin jalan bawah laut ini udah ada sejak tahun 1802. Insinyur asal Prancis bernama Albert Mathieu Favier adalah orang pertama yang ngusulin ide gila ini. Beliau ngebayangin terowongan yang cukup luas buat dilewati kereta kuda. Ide cemerlang beliau ini bahkan dapet lampu hijau dari pemimpin Prancis legendaris, Napoleon Bonaparte. Sayangnya, pemerintah Inggris menolak keras rencana beliau karena takut kalau beliau bakal pake terowongan itu buat menginvasi Inggris. Paranoia politik ini bikin proyeknya mandek ratusan tahun, merka bener-bener saling curiga.
Baru deh pada tahun 1984, Presiden Prancis Francois Mitterrand bareng Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher sepakat kalau adanya koneksi transportasi ini bakal saling menguntungkan kedua belah pihak. Beliau berdua akhirnya mutusin buat bikin kontes desain karena anggaran pemerintah gak bakal sanggup mendanai proyek sebesar ini sendirian. Lewat kontes ketat yang diikuti sepuluh proposal unik, akhirnya rancangan dari konsorsium yang dipimpin Balfour Beatty terpilih buat mewujudkan mimpi lama ini.
4. Detik Epik Satunya Dua Negara di Bawah Laut
Mulai ngebor terowongan ini bener-bener butuh mental baja dan modal yang gak main-main. Bayangin aja, ada lebih dari 50 bank besar dunia yang patungan ngasih pinjaman, dan sekitar 13.000 pekerja dikerahkan buat megaproyek ini. Mereka pake mesin bor raksasa canggih bernama TBM (Tunnel Boring Machines) buat memotong lapisan kapur keras di bawah laut. Pengeboran ini dilakukan serentak dari arah Inggris dan Prancis, trus ketemuan di tengah-tengah terowongn.
Momen paling bersejarah terjadi pada 1 Desember 1990. Graham Fagg (pekerja dari Inggris) dan Philippe Cozette (pekerja dari Prancis) terpilih lewat undian buat jadi manusia pertama yang jabat tangan di lubang pertemuan bawah laut itu. Hubungan emosional beliau berdua bener-bener bikin merinding! Beliau berdua ngebuka jalan buat ratusan pekerja lain buat saling pelukan dan ngerayain pencapaian luar biasa ini. Akhirnya, setelah uji coba yang super ketat, terowongan bawah laut ini resmi dibuka untuk umum pada 6 Mei 1994. Sekarang, kamu bisa sat-set nyeberang antar negara cuma dalam waktu 35 menit aja!