Lewati ke konten

Warna Hijau

Sebagian orangtua mungkin pernah mengalami hal mengkhawatirkan, seperti berat badan bayi tak naik secara signifikan, padahal sang bayi terus menyusu. Bukan hanya itu, Anda pun mungkin pernah menemukan feses bayi berwarna kehijauan. Sebenarnya apa nan terjadi?

Sebagai seorang ibu, Anda mungkin sudah mengenali kapan bayi Anda merasa kenyang menyusu, atau belum. Tentunya, pengalaman telah mengajari Anda tentang hal itu. Anda tahu bahwa ketika bayi Anda nan baru berusia beberapa bulan itu sering pipis, setidaknya enam sampai delapan kali sehari, berarti mereka cukup ASI.

Akan tetapi, mungkin Anda belum mengetahui bahwa perubahan rona feses pada bayi juga dapat dijadikan petunjuk apakah bayi Anda cukup ASI atau tidak.

1. Warna Feses Bayi

Salah satu hal nan mugnkin membuat banyak orang tua risi mengenai kesehatan anaknya ialah masalah buang air besar, atau sering disebut juga dengan feses.

Orang tua sering mengkawatirkan rona dan bentuk feses anaknya nan tak sinkron dengan kebanyakan anak sehingga muncul praduga bahwa anak mereka terkena suatu penyakit atau kelainan eksklusif nan membuat feses bayi mereka menjadi berubah.

Selain itu, frekuensi buang air besar seorang bayi pun seringkali menjadi sesuatu nan mencemaskan apabila terjadi terlalu sering dengan bentuk nan tak sama dengan bentuk feses pada orang dewasa.

Oleh karena itu, orang tua, terutama ibu, harus mengetahui bentuk, warna, dan frekuensi buang air nan baik pada bayi agar tak terjadi kekhawatiran nan hiperbola bila kotoran pada bayi tak sama dnegan kotoran bayi pada umumnya.

Berikut ialah jenis rona fese pada bayi nan biasa ditemui.

Warna Kuning

Warna kuning atau cokelat pada fese bayi menunjukkan bahwa bayi Anda termasuk normal. Sistem pencernaannya tak terganggu sehingga Anda boleh tenang jika feses bayi Anda berwarna kuning. Rona feses tersebut juga dapat membuktikan bahwa seorang bayi disusui secara tertentu oleh ibunya.

Bayi nan diberikan ASI tertentu akan memiliki fese berwarna cerah dibandingkan bayi dengan konsumsi susu formula. Rona kuning nan terdapat pada kotoran bayi tersebut disebabkan oleh proses pencernaan lemak nan dibantu oleh cairan empedu.

Cairan empedu nan dibuat di dalam hati tersebut kemudian didiamkan selama beberapa waktu sampai akhirnya dikeluarkan. Jika di dalam usus terdapat lemak nan berasal dari zat makanan, maka kantung empedu akan mengecilkan ukurannya dan memeras cairan empedu buat keluar. Cairan inilah nan nantinya akan memecah lemak dan diserap oleh usus.

Sementara itu, bayi nan mengonsumsi susu campuran ASI dan susu formula, atau nan mengonsumsi susu formula saja, akan memiliki feses nan berwarna gelap, seperti kuning tua, cokelat tua, cokelat kehijauan.

2. Warna Hijau

Apabila Anda menemukan feses berwarna hijau pada bayi, Anda tak perlu risi sebab hal itu masih menandakan sistem pencernaan bayi nan normal. Namun, rona hijau pada

Artikel Lain di Bayi dan Balita

  • Makanan nan Cocok

    Butuh Kesabaran Pemberian makanan tambahan itu pun harus diberikan secara perlahan dan tak terlalu terburu-buru. Bayi masih membutuhkan penyesuaian dengan makanan nan diberikan. Ibu harus dengan sangat sabar membimbing dan...

  • Spill rahasia MPASI anti gagal biar si kecil tumbuh super sehat dan happy

    Halo Bestie! Baru pertama kali jadi orang tua dan lagi super excited merawat si kecil? Tenang aja, gak perlu panik atau overthinking menjalani peran baru ini. Menyiapkan nutrisi bayi itu sebenarnya seru banget dan bisa jadi...

  • Penyebab Infeksi Jamur Candida Albicans

    Suatu ketika, dapat jadi kita melihat bahwa lidah bayi kita berwarna putih, seperti adanya bercak ataupun selaput berwarna putih nan berada di lidah bayi. Seketika itu juga, lidah putih pada bayi kita ini membuat kita menjadi...

  • Membuat Balita Sehat dan Cerdas

    Setiap keluarga niscaya menginginkan anaknya bisa tumbuh dengan sehat dan cerdas. Seperti kata pepatah, apapun akan dilakukan demi anak. Balita sehat dan cerdas ialah dambaan setiap keluarga, anak nan diharapkan kelak akan...

  • Konstipasi pada Bayi - Penyebab Konstipasi

    Konstipasi atau sembelit ialah mengeluarkan kotoran residu pencernaan melalui anus nan disertai kesulitan, rasa sakit, dan ketidaknyamanan. Kondisi ini dapat terjadi pada manusia dalam segala usia, termasuk bayi. Apabila...

  • Bukan hanya Menjual, tapi Juga Memberi

    Bukan hanya orang dewasa nan mempunyai kesidak seramai dan tak sebanyak toko-toko nan menjual barang buat anak-anak dan dewasa, baby shop online juga turut meramaikan global bisnis online. Sekarang ini, bukan hanya anak-anak...

  • Pencegahan Diare Akut

    Diare akut ialah penyakit buang air besar nan terjadi pada balita atau anak. Diare ini terjadi ketika siklus buang air besar pada anak nan terjadi secara terus menerus dalam sehari. Penyakit pada balita ini diikuti dengan...

  • Kebutuhan Nutrisi Bayi dalam Kandungan

    Sebagai orang tua, kita harus memperhatikan asupan makanan nan dinikmati oleh putra-putri kita. Terlebih, jika anak kita masih balita, kita harus memperhatikan kebutuhan nutrisi balita kita. Makanan nan dikonsumsi hendaknya...

  • Tips Memberi Nama Bayi

    Memberi nama bayi merupakan suatu hal nan penting, nama merupakan segalanya untuk seseorang. Nama seorang bayi terkadang merupakan doa orang tua atau asa orang tua terhadap bayi tersebut kelak buat menjadi seseorang nan berguna...

  • Bayi Bulan Kedua: Tips Keren Biar Si Kecil Happy dan Sehat

    Hai, para orangtua muda! Selamat datang di guide perkembangan bayi bulan kedua yang super santai tapi tetap informatif. Di usia dua bulan, si kecil udah mulai nunjukin banyak hal baru yang bikin hati orangtua meleleh. Yuk,...