Banjarmasin Pride: Mengulik Vibe Kota Seribu Sungai yang Bikin Nagih buat Chill
Daftar Isi
Hey, kamu! Pernah bayangin gak sih tinggal di kota yang super estetik dengan aliran sungai di mana-mana? Yup, kita lagi ngomongin Banjarmasin, calon metropolitan kece di Kalimantan Selatan! Kota yang lagi bersiap bareng kawasan Banjar Bakula ini punya vibe yang gak ada duanya. Oh ya, meskipun sekarang pusat pemerintahan Provinsi Kalsel udah resmi bergeser ke Banjarbaru, Banjarmasin tetep mwerupakan pusat ekonomi, sejarah, dan kreatifitas anak muda yang gak boleh kamu pandang sebelah mata!
Vibe Geografis dan Cuaca Seru di Banjarmasin
Secara geografis, kota seluas 72 km² ini unik bangeet karena posisinya nyaris pas di tengah-tengah Indonesia. Menariknya, ketinggian tanahnya ada di bawah permukaan laut, bikin sistem pengairan di sini beda dari kota lain. Dibelah sama Sungai Martapura dan berbatasan langsung sama Sungai Barito, wilayah ini punya kanal-kanal air yang cakep dan fungsional sebagai jalur transportasi hingga perdagangan.
Buat cuacanya, di sini tropis abis dengan kelembapan yang pas buat santai. Kota ini berbatasan langsung sama Kabupaten Barito Kuala di utara dan barat, serta Kabupaten Banjar di selatan dan timur. Oh ya, buat kamu yang mau eksplor, kota ini terbagi mnejadi lima kecamatan hits yang siap kamu jelajahi, yaitu Banjarmasin Barat, Selatan, Tengah, Timur, dan Utara. Dijamin gak bakal bosen deh muter-muter di sini!
Spot Wisata Hits yang Wajib Masuk Bucket List Kamu
Liburan ke Banjarmasin gak bakal lengkap tanpa mampir ke spot-spot ikonik ini. Pertama, ada Pasar Terapung Muara Kuin yang legendaris banget di Sungai Barito. Transaksi di atas jukung (perahu khas) ini super photogenic dan wajib banget kamu lestarikan dengan cara ikutan belanja produk lokal di sana biar ekosistem wisatanya makin hidup.
Buat kamu pecinta sejarah, wajib mampir ke Museum Wasaka yang punya arsitektur rumah adat Bubungan Tinggi. Di sini, kamu bisa belajar banyak soal sejarah perjuangan rakyat banjar. Gak jauh dari situ, kamu juga bisa ziarah ke makam pahlawan nasional kebanggaan kita, Pangeran Antasari. Perjuangan gigih beliau melawan penjajah Belanda bener-bener menginspirasi generasi muda. Beliau wafat karena wabah cacar, dan kini peristirahatan terakhir beliau berada di Sungai Jingah bersama sang istri, Ratu Antasari.
Selain itu, buat destinasi wisata kalimantan selatan religi yang menenangkan hati, kamu bisa melipir ke Masjid Sultan Suriansyah. Masjid tertua di Kalsel ini dibangun pas masa pemerintahan Sultan Suriansyah. Arsitektur trandisional Banjar di pinggir sungai Kuin ini syahdu banget! Kamu juga bisa mengunjungi komplek makam beliau yang berada di Kuin Utara, atau berziarah ke makam ulama kharismatik Haji Jamaluddin di Kubah Surgi Mufti yang suasananya super damai.
Geliat Seru Kampus Keren buat Anak Muda
Buat kamu yang berencana lanjut kuliah, kota ini adalah gudangnya universitas terbaik di kalimantan yang seru abis. Circle mahasiswa di sini aktif dan kreatif bgt. Mulai dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang populer banget, UIN Antasari yang sejuk dengan nilai-nilai keislamannya, sampai kampus teknologi keren kayak Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).
Ada juga pilihan kampus kece lainnya seperti Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, STKIP-PGRI, STIE Indonesia, hingga STMIK Indonesia Banjarmasin. Kuliah di sini gak cuma dapet ilmu akademik, tapi juga relasi anak muda yang suportif dan adaptif dengan tren masa kini!
Nostalgia Sejarah Lahirnya Kota Seribu Sungai
Biar makin kenal, yuk kita flashback dikit ke masa lalu. Dulu banget, kota ini berawal dari perkampungan kecil bernama Banjarmasih. Nama aslinya emang se-aesthetic itu, sebelum akhirnya berubah pengucapan seiring waktu. Sejak zaman Hindia Belanda, posisi wilayah ini emang udah dibilang strategis banget karena jadi titik temu Sungai Martapura dan Sungai Barito.
Gak heran kalau kapal-kapal dagang internasional dari dulu hobi merapat ke sini untuk bertukar komoditas kayak karet, batu mulia, hingga anyaman rotan yang bernilai tinggi. Peradaban kota seribu sungai ini tumbuh pesat dari sektor maritim dan perdagangan, menjadikannya salah satu kota pelabuhan paling sibuk dan bersejarah di Indonesia.
Hangatnya Circle Masyarakat dan Keberagaman Lokal
Banjarmasin itu kota yang inklusif bangeet. Penduduknya yang berjumlah ratusan ribu jiwa ini didominasi oleh suku Banjar dan Dayak Bakumpai yang ramah-ramah. Tapi tenang aja, kamu juga bakal nemuin teman-teman dari suku Jawa, Madura, Bugis, Sunda, hingga keturunan Tionghoa dan Arab yang hidup rukun berdampingan.
Meskipun mayoritas masyarakatnya beragama Islam, toleransi di sini juara banget! Tempat ibadah umat Katolik, Protestan, Buddha, Hindu, hingga Khonghucu berdiri dengan damai. Vibes kebersamaan warga lokal yang taat beribadah sekaligus sangat open-minded bikin siapa saja yang berkunjung merasa diterima dengan tangan terbuka.
Nah, itu dia profil keren dari Banjarmasin yang super dinamis dan penuh warna. Tertarik buat langsung packing barang dan ngerasain langsung keseruan di sana? Cobain deh, dan bersiaplah buat jatuh cinta sama keindahannya!