Lewati ke konten

Wayang beber: Cerita kuno yang kembali hits di era kekinian

Hey kamu! Pernah denger tentang Wayang Beber yang katanya udah ada sejak zaman Majapahit? Yuk, kita kulik bareng‑bareng gimana seni seni tradisional ini dulu tumbuh, terus sampai sekarang masih bisa bikin penonton terpesona. Siap?

1. Wayang Beber di Era Modern

Walaupun belum sepopuler wayang kulit, Wayang Beber udah sempet meluncur ke panggung internasional. Contohnya, Dani Iswardana Wiwowo - artis asal Surakarta - yang berhasil bawa pertunjukan ke Prancis. Di sana, beliau ngadain pementasan wayang yang nggabungin gaya tradisional sama sentuhan modern, bikin penonton muda pada ngiler.

Pada 2004, Dani bareng temen‑temennya, Agung PW dan Tri Ganjar Wicaksono, bikin komunitas "Wayang Beber Kota". Komunitas ini dikelola sama generasi muda, bahkan dalangnya, Tri Ganjar, masih di bawah 20 tahun! Jadi, vibe pertunjukannya fresh banget, cocok buat kamu yang suka eksplor budaya dengan cara kekinian.

2. Kesenian Tertua di Indonesia

Kalau ngomongin kesenian tertua di Indonesia, Wayang Beber pasti masuk list. Meski jarang dipentaskan, nilai historisnya luar biasa. Wayang ini warisan kerajaan Majapahit, dan sayangnya literasi tentangnya masih terbatas. Sampai era 80‑an, cuma budayawan Jawa RM Sayid yang menulisnya dalam buku stensil.

Di daerah Pacitan dan Gunung Kidul, Wayang Beber masih dianggap benda keramat. Sebelum dipentaskan, biasanya ada ritual bersih‑bersih dan upacara adat yang harus dilakuin dulu.

3. Asal‑Usul Wayang Beber

Awalnya, gambar‑gambar tokoh wayang dilukis di atas kain atau kertas, terus disusun sesuai urutan cerita - kayak komik panjang. Gambar‑gambar ini dibeberkan satu per satu, makanya namanya Wayang Beber. Menurut cerita, Sunan Kalijaga beliau memodifikasi bentuknya supaya selaras dengan ajaran Islam yang melarang gambar makhluk hidup.

Beliau juga nambahin tokoh baru kayak Semar dan anak‑anaknya, serta Pusaka Hyang Kalimusada, supaya cerita makin relatable buat masyarakat Islam. Wayang ini jadi media penyebaran ajaran agama sekaligus pelestarian budaya.

Menurut kitab Sastro Mirudo, Wayang Beber pertama kali dibuat tahun 1283 oleh Condro Sengkolo, dilanjutkan sama Putra Prabu Bhre Wijaya. Selain Ramayana dan Mahabharata, ada juga cerita Panji Asmoro Bangun yang ngangkat kisah asmara antara Panji dan Dewi Sekartaji.

4. Pementasan Wayang Beber

Dalam pementasan wayang ini, dalang membuka gulungan kain yang berisi adegan‑adegan cerita. Setiap kali gulungan dibuka, dalang nge‑narasi sambil menjelaskan gambar yang muncul. Biasanya yang dipentaskan ialah lakon Panji, pangeran legendaris yang jadi simbol kebesaran Majapahit.

Musiknya? Gak lengkap tanpa lesung! Alat musik tradisional yang terbuat dari penumbuk padi ini dimainkan bareng‑bareng, menghasilkan irama perkusi yang mengiringi cerita. Jadi, selain visual, pendengaran kamu juga dimanjain.

5. Langkah‑Langkah Pementasan Wayang Beber

Kalau mau coba ikutin pementasan Wayang Beber, ada beberapa ritual yang harus dipatuhi, biar pertunjukan tetap sah secara tradisional.

  • Dalang bakar kemenyan dulu, baru deh mulai.
  • Buka kotak, ambil gulungan sesuai kronologi cerita.
  • Dalang berdiri menghadap belakang penonton, lalu dibeberkan gulungan satu per satu.
  • Dalang melantunkan narasi (janturan) sambil memberi penjelasan visual.
  • Masuk ke sesi suluk (lagu penggambaran) yang beda dari suluk wayang purwa.
  • Akhirnya, dalang menyelesaikan cerita sampai selesai.

Selama pertunjukan, gamelan salendro mengiringi, dengan instrumen seperti rebab, kendang, kenong, gong, dan kempul. Pertunjukan biasanya berlangsung sekitar 1,5 jam, baik siang maupun malam.

Jangan lupa, ada sesaji khusus: bunga boreh, ketan halus, tumpeng, ayam panggang, jajanan tradisional, plus kemenyan. Untuk acara ruwatan atau bersih‑bersih desa, tambahin lagi kuali, kendi, dan kain putih.

Semoga setelah baca ini, kamu makin penasaran dan mau dukung Wayang Beber supaya terus hidup dan jadi kebanggaan generasi muda. Yuk, lestarikan warisan budaya yang syahdan ini!

Artikel Lain di Seni

  • Dari Vibe Estetik Klasik Eropa Sampai Cerita Legenda Balet Indonesia yang Bikin Takjub!

    Kalau kamu suka ngeliat konten tentang sejarah tari eropa yang estetik di media sosial, pasti udah nggak asing lagi sama tarian klasik yang super anggun. Tarian dari Benua Biru ini memang punya daya tarik tersendiri yang...

  • Ngulik Kayu: 3 Spot Keren di Indo yang Bikin Kamu Pengen Bikin Ukiran

    Indonesia tuh penuh warisan budaya Indonesia yang keren abis, terutama yang berbahan seni ukir kayu . Dari Yogyakarta sampe Bali, sampai Lombok, tiap daerah punya ciri khas yang beda‑beda, bikin koleksi kerajinan kayu tradisional...

  • Mengenal Pesona Teater Tradisional Nusantara yang Makin Hits dan Kekinian

    Kalau kamu suka nonton pertunjukan seni, pasti udah gak asing lagi sama seni teater nusantara . Seni panggung ini punya daya tarik tersendiri yang bikin penonton merasa terhubung langsung sama ceritanya. Dulu, kata teater...

  • Problematika Kesenian Ketoprak

    Dulu, Kesenian Ketoprak memiliki loka nan begitu istimewa di lingkungan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa. Namun, coba tanya kepada anak muda sekarang, "Apa itu kesenian ketoprak?" Jawabannya mungkin akan terdengar menyedihkan....

  • Cara Berbeda Menghapus Graffiti

    Bila Anda sempat mengikuti festival Salihara Juli 2010 silam, Anda niscaya dapat menikmati graffiti battle di sekitar pelataran parkirnya. Komunitas Salihara memfasilitasi segala bentuk seni, salah satunya grafiti atau seni...

  • Cerita Wayang

    Wayang ialah hasil seni budaya nan ada sebelum kedatangan bangsa Hindu. Sejarah wayang berhubungan dengan masuknya kebudayaan Hindu, Islam, Kristen, dan bangsa Cina. Hal itu memperkaya corak pada wayang. Cerita dalam wayang...

  • Bikin Melongo, Kenalan Sama Pakaian Adat Aceh yang Super Aesthetic dan Full Vibes Islami

    Halo Guys! Siapa nih dari kalian yang suka merhatiin style fashion daerah yang super unik dan tetep aesthetic? Kali ini kita mau ngebahas tentang pakaian adat aceh ulee balang yang punya kilau mevvah tapi tetep njaga nilai-nilai...

  • Bikin Pernikahan Auto Viral: Kenapa Seni Berbalas Pantun Wajib Masuk Wedding List Kamu

    Kalau denger kata pantun, pasti ingatan kita langsung melayang ke pelajaran Bahasa Indonesia zaman SD atau jokes receh di media sosial. Padahal nih ya, seni berbalas pantun kekinian tuh seru bangettt kalau dihadirkan lagi...

  • Aturan Penari

    Tari ialah salah satu cabang seni nan sejak zaman dulu telah berkembang di berbagai loka di Indonesia termasuk Jawa Tengah. Tari nan diciptakan pada era kerajaan sering disebut dengan nama tari klasik. Dalam kesempatan ini,...

  • Siapa Atlas?

    Atlas, namanya seolah mengingatkan kita pada sebuah buku nan berisikan gambar dari seluruh permukaan bumi, benua dan lautan. Asal mula penamaan gambar permukaan bumi tersebut sepertinya juga berkaitan dengan nama salah satu...