Lewati ke konten

Tari Eropa Ballet

Hampir semua jenis tari memiliki kisah dan sejarahnya sendiri. Tari dansa, ballet dan waltz ialah tiga dari sekian banyak ragam tari Eropa yang kita kenal. Bagaimanakah kisah dan sejarah ketiga tarian tersebut?

1. Tari Eropa Dansa

Dansa ialah tarian berlatar belakang budaya Eropa nan dilakukan dengan berpasangan antara pria dan wanita dengan berpegangan tangan atau berpelukan sambil diiringi musik. Selain di Eropa, tari dansa ini digandrungi pula di wilayah Amerika Selatan (Latin) nan memang memiliki tari dansa tersendiri nan disebut dansa Latin. Cha-cha, Rumba, Samba, Jive, dan Paso double misalnya, ialah ragam tari dansa latin nan telah telah populer di dunia.

Indonesia sendiri mulai mengenal dansa setelah orang-orang Belanda nan tinggal di Batavia sering mengadakan pertemuan, terutama di kalangan muda-mudinya. Bahkan hampir setiap malam minggu mereka mengadakan dansa ria.

Namun di awal 1950-an, perkembangan dansa di Indonesia mulai menyurut, seiring menguatnya paham komunis. Hal ini disebabkan sebab dansa diidentikkan dengan budaya barat, sesuatu nan sangat ditentang komunis.

2. Tari Eropa Waltz

Tari waltz sebenarnya ialah homogen tarian rakyat nan dilakukan di dalam ruangan tertutup. Tari waltz mulai dikenal pada pertengahan tahun 1700-an di kalangan bangsawan Eropa terutama di daerah Wina, Austria.

Secara generik tari Waltz terdiri dari dua jenis, yaitu Slow Waltz nan lambat dan Vienese Waltz nan bertempo lebih cepat dengan ketukan 3/4. Tempo dalam tarian Waltz ini sangat tergantung pada kisah nan diceritakan. Pada umumnya lagu pengiring tarian Waltz ini bertutur tentang kisah cinta pria-wanita.

Gerakan dasar tarian Waltz ialah dengan membuat satu putaran penuh dengan dua tahapan, di mana satu tahapnya terdiri dari tiga langkah. Setelah tari Waltz ini mulai dikenal secara luas, tarian rakyat dalam ruangan lainnya pun mulai berkembang pula.

3. Tari Eropa Ballet

Anda tentu mengenal jenis tarian nan satu ini. Tarian nan berasal dari Perancis ini terkenal dengan garakannya nan lentur dan bergerak maju dengan memadukan koordinasi tubuh dan kekuatan fisik sehingga latif dipandang mata. Saat ini tari Ballet banyak diminati di indonesia, terutama anak perempuan di kalangan menengah atas perkotaan.

Ada banyak kegunaan dengan mempelajari tari balet ini. Selain buat menyalurkan hobi dengan menari ballet juga bisa menjaga penampilan tubuh agar tetap ramping, memperkuat daya tahan tubuh, melatih koordinasi tubuh, melatih kecepatan berpikir dan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Saat ini mulai marak terlihat forum pendidikan nan mengajarkan anak buat menari Ballet.

Sejarah Ballet dimulai justru bukan dari Perancis, namun dari Italia di masa Renaisans sekitar abad ke-16. Masa Renaisans ialah suatu masa di mana kesenian dan ilmu pengetahuan mengalami kemajuan nan sangat pesat termasuk seni tari. Pada saat itu, para bangsawan Italia seringkali mengadakan rendezvous nan disuguhi dengan berbagai hiburan. Salah satu jenis hiburan nan ditampilkan ialah tarian ritmik nan di kemudian hari menjadi cikal bakal Ballet.

Raja Perancis nan berkuasa saat itu, Raja Louise XIV turut berjasa dalam mengembangkan tari Ballet ini. Beliaulah nan mendirikan Académie Royale de Danse pada 1661. Walau pada awalnya berawal dari komunitas ningrat, namun di awal abad ke-19 Ballet mulai melebar ke tingkatan sosial nan lebih luas, sehingga Ballet bisa dipelajai dan dinikmati oleh semua kalangan.

Hal tersebut membantu penyebaran tari Ballet ke berbagai penjuru dunia. Bahkan negara Rusia menjadi salah satu negara di global nan dikenal sebagai pemasok balerina nan tidak habis-habisnya. Para balerina Rusia pulalah nan sering mengadakan tur keliling global sehingga Ballet semakin dikenal oleh mayarakat umum.

Contoh beberapa penari balet terkenal juga pelopor. Ini dia para penari balet Internasional nan sudah terkenal juga balerina dari Indonesia. Gillian Murphy dan Angel Corella dalam Swan Lake, Ana Pavlova, Margot Fonteyn, Ekaterina Makarova, Gilsey Kirkland, Sylvie Guillem, Darcey Bussell, Alessandra Ferri, Nina Ananiashvili, Gillian Murphy, Svetlana Zakharova, Tamara Rojo

Lalu ada juga pioner tari Eropa balet di Indonesia yaitu Nanny Anastasia Lubis, Farida Oetoyo, Maya Tamara Tanneke Burki, Farida Feisol, Ade Rayanti, Yulianti Parani, James Danandjaja dan Valerianus Welly.

Lalu ada juga penari balet terkenal di Indonesia, seperti si kembar Adella dan Aletta, Jety Maika, Chendra E Panatan dan Dea Valencia.

4. Sekilas Tentang Seorang Pioner Balet Indonesia

Telah kita sebutkan tadi beberapa pioner balet nan ada di Indonesia, sekarang kita akan bahas satu dari mereka nan pernama Farida Oetoyo.

Farida Oetoyo wanita kelahiran Solo Jawa Tengah ini ialah maestro tari eropa balet di Indonesia. dia ialah keturunan dari seorang pegawai negeri Departemen Luar Negeri. Lalau karier dari ayahnya meningkat hingga menjadi Dute Besar Ri die Negara Asia dan Eropa. Sejak kecil Farida memang sudah terlihat sangat menyukai tari Eropa balet.

Awalnya dia belajar di Ballet Fine Arts of Movement di Singapura kemudian pindah ke Royal Academy of Dance di Canberra, Australia.

Ketika dia remaja ayahnya nan seorang duta besar meninggal global dan menyebabkan kondisi keluarganya menjadi sangat jauh berubah kemudian semangatnya dan keinginannya sebagai balerina profesional kian mengebu dan begitu besar. Dia pun mendapatkan beasiswa sekolah balet di Rusia sebab Akademi Balet Bolshoi Moskwa di Rusia ialah surganya budaya klasik, dia pun menerima tawaran beasiswa tersebut.

Akhirnya selama 4 tahun dia belajar di akademi tersebut dengan waktu latihan nan hampir setiap hari dari jam 9 pagi sampai dengan jam 9 malam, dia dilatih serta digembleng oleh gurunya nan sangat penuh dengan disiplin. Selai balet dia juga harus membagi waktunya dengan mata kuliah lain nan berhubungan dengan kesenian mulai dari sejarah, manajemen, karakteristik, tentang drama pentas dan lain sebagainya.

Setelah perjuangannya itulah dia lulus Cum Laude setelah melalui ujian didepan 50 orang ahli balet global nan mengujinya dengan tatapan dingin. Dia pun menyandang gelar sebagai Artist of Ballerina. Setelah menguasai balet klasik dia memutuskan buat kuliah lagi ke Amerika Perkumpulan tentang tari Eropa balet modern.

Setelah itu dia kembali lagi ke negaranya Indonesia dan dia membuka sebuah sekolah balet di tahun 1957 bersama dengan temannya Yulianti Parani di Jakarta. Usaha inilah nan akhirnya memacu pada perkembangan tari Eropa balet di tanah air. Pementasan balet pun menjadi sering diselenggarakan di Indonesia nan membuat balet semakin kondusif.

5. karya Maestro Balet Indonesia

Karya dari Farida ada nan judulnya Rama & Shinta dan juga "Gunung Agung Meletus nan dikoreografi sendiri olehnya. Karya inilah nan menjadi sebuah karya fenomenal juag monumental dari seorang Farida. Selain itu ada juga karyanya nan lain, seperti Carmina Burana, Daun Fulus, Putih-Putoh. Sajian baletnya nan sangat spektakuler membuat warga Indonesia menjadi antusias buat menonton pertunjukannya.

Sebanyak lima ribu orang penonton memadati Teater Terbuka nan menjdai loka terselenggaranya pertunjukkan ini. Media cetak pun dengan gencar menjadikannya warta di media cetak mereka.

Lima ribu loka duduk nan tersedia di Teater Terbuka padat penonton. Bahkan kalangan pers juga mempunyai andil besar. Menyambut dengan menurunkan berirta dan artikel-artikel menarik dimedia cetak mereka. Farida juga pernah melakulkan pementasan di Eropa dan Ametika

6. Dunia film Farida

Selainmenekuni global tari Eropa balet, Farida pernah juga bermain dan terjun dalam blantika film nasional. Ia membintangi beberapa film layar lebar antara lain film Perawan di Sektor Selatan, Apa Jang Kau Tjari, Palupi?, Bumi Makin Panas. Ia mampir di global film atas ajakan suaminya, sineas Sjumandjaja.

Artikel Lain di Seni

  • Ngulik Kayu: 3 Spot Keren di Indo yang Bikin Kamu Pengen Bikin Ukiran

    Indonesia tuh penuh warisan budaya Indonesia yang keren abis, terutama yang berbahan seni ukir kayu . Dari Yogyakarta sampe Bali, sampai Lombok, tiap daerah punya ciri khas yang beda‑beda, bikin koleksi kerajinan kayu tradisional...

  • Masalah pada Seni Teater Nusantara

    Pertunjukan seni teater nusantara ialah bagian dari media komunikasi tradisional, khususnya pada pertunjukan teater tradisi. Teater, biasanya diartikan sebagai gedung atau nan berkaitan denga loka pertunjukan. Kata teater...

  • Problematika Kesenian Ketoprak

    Dulu, Kesenian Ketoprak memiliki loka nan begitu istimewa di lingkungan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa. Namun, coba tanya kepada anak muda sekarang, "Apa itu kesenian ketoprak?" Jawabannya mungkin akan terdengar menyedihkan....

  • Cara Berbeda Menghapus Graffiti

    Bila Anda sempat mengikuti festival Salihara Juli 2010 silam, Anda niscaya dapat menikmati graffiti battle di sekitar pelataran parkirnya. Komunitas Salihara memfasilitasi segala bentuk seni, salah satunya grafiti atau seni...

  • Cerita Wayang

    Wayang ialah hasil seni budaya nan ada sebelum kedatangan bangsa Hindu. Sejarah wayang berhubungan dengan masuknya kebudayaan Hindu, Islam, Kristen, dan bangsa Cina. Hal itu memperkaya corak pada wayang. Cerita dalam wayang...

  • Bikin Melongo, Kenalan Sama Pakaian Adat Aceh yang Super Aesthetic dan Full Vibes Islami

    Halo Guys! Siapa nih dari kalian yang suka merhatiin style fashion daerah yang super unik dan tetep aesthetic? Kali ini kita mau ngebahas tentang pakaian adat aceh ulee balang yang punya kilau mevvah tapi tetep njaga nilai-nilai...

  • Bikin Pernikahan Auto Viral: Kenapa Seni Berbalas Pantun Wajib Masuk Wedding List Kamu

    Kalau denger kata pantun, pasti ingatan kita langsung melayang ke pelajaran Bahasa Indonesia zaman SD atau jokes receh di media sosial. Padahal nih ya, seni berbalas pantun kekinian tuh seru bangettt kalau dihadirkan lagi...

  • Aturan Penari

    Tari ialah salah satu cabang seni nan sejak zaman dulu telah berkembang di berbagai loka di Indonesia termasuk Jawa Tengah. Tari nan diciptakan pada era kerajaan sering disebut dengan nama tari klasik. Dalam kesempatan ini,...

  • Siapa Atlas?

    Atlas, namanya seolah mengingatkan kita pada sebuah buku nan berisikan gambar dari seluruh permukaan bumi, benua dan lautan. Asal mula penamaan gambar permukaan bumi tersebut sepertinya juga berkaitan dengan nama salah satu...

  • Tari Jaipong Sekarang

    Indonesia begitu kaya dengan majemuk budaya. Setiap daerah mempunyai kesenian nan menambah daftar kekayaan budaya Indonesia. Selain tari Pendet dari Bali dan tari Piring dari Padang nan cukup atraktif, ada juga juga tari...