Portal Informasi Gaya Hidup Sehat, Edukasi Nutrisi, dan Tips Praktis Sehari-hari.

Jangan Sampai Tertukar Panduan Umroh Cowok vs Cewek yang Wajib Kamu Tahu

Rencana mau berangkat umroh dalam waktu dekat? Wah, mantap banget, nih! Beribadah ke Tanah Suci emang jadi impian banyak anak muda biar bisa charging iman sekaligus nenangin pikiran dari hiruk-pikuk kuliah atau kerjaan. Tapi, sebelum kamu berangkat bareng keluarga atau bestie, tahu gak sih kalau ada perbedaan aturan yang cukup mendasar antara jamaah laki-laki dan permpuan?

Biar ibadah kamu makin afdol dan gak bingung pas sampai di sana, yuk kita bedah bareng-bareng apa aja bedanya aturan umroh buat cowok dan cewek dengan gaya yang santai tapi tetap sesuai syariat. Keep scrolling, ya!

Aturan Ihram, Parfum, dan Alas Kaki

Hal pertama yang wajib kamu pahami adalah soal pakaian ihram. Buat para cowok, pakaian ihram wanita dan pria itu beda banget, lho. Jamaah cowok wajib pakai dua lembar kain putih tanpa jahitan. Cara pakainya dililit di pinggang kayak sarung dan diselempangkan ke bahu. Ingat ya, cowok gak boleh pakai pakaian dalam sama sekali pas berihram! Tips nih, pilih kain yang tebal biar gak menerawang dan aman pas dipakai ibadah.

Nah, buat para cewek, aturannya lebih simpel tapi tetap syar'i. Kamu cukup pakai pakaian muslimah biasa yang menutup aurat, longgar, dan gak transparan. Wajah dan telapak tangan wajib terbuka, jadi jangan pakai cadar atau sarung tangan yang menutup telapak tangan ya, gess.

Soal wewangian atau parfum juga ada bedanya, nih. Penggunaan aturan menggunakan parfum saat ihram itu dilarang keras buat kedua gender. Kalau melanggar, kamu bisa kena denda atau dam berupa sembelih domba atau memberi makan orang miskin di Makkah. Tapi bedanya, cowok boleh pakai parfum di badan *sebelum* pakai kain ihram, sedangkan cewek sama sekali gak boleh pakai wewangian yang mencolok, baik sebelum maupun sesudah pakai ihram.

Gimana dengan alas kaki? Cowok dilarang pakai kaos kaki atau sepatu yang menutupi mata kaki selama ihram. Jadi, pakai sandal jepit aja yang praktis. Sebaliknya, cewek justru wajib menutup kaki mereka pakai kaos kaki karena kaki adalah bagian dari aurat perempuan. Cewek juga bebas pakai sepatuu olahraga yang nyaman selama di luar area ibadah.

Mahram dan Syarat Perjalanan buat Cewek

Dulu, cewek yang mau umroh wajib banget didampingi sama mahram (kayak suami, ayah, atau saudara kandung). Tapi tahu gak sih? Di aturan terbaru pemerintah Arab Saudi yang super memudahkan, perempuan sekarang sudah boleh berangkat umroh tanpa mahram, asalkan pergi bareng grup travel yang terpercaya dan terjamin keamanannya.

Meski begitu, kalau kamu sudah menikah, tetap wajib hukumnya mndapatkan izin dari suami tercinta sebelum klik tombol booking tiket. Restu suami itu penting banget biar perjalanan ibadah kamu dapet berkah yang maksimal. Oh iya, buat cewek yang lagi dalam masa iddah (masa tunggu setelah cerai atau suami meninggal), kamu belum diperbolehkan untuk pergi umroh dulu ya, selesaikan dulu masa iddahnya di rumah dengan tenang.

Prosesi Tawaf Mengelilingi Ka'bah

Tawaf adalah momen paling magis di mana kita bakal mengitari Ka'bah sebanyak tujuh kali. Nah, pas prosesi tata cara tawaf ini, ada sedikit perbedaan treatment antara cowok dan cewek. Pas putaran 1 sampai 3, cowok disunnahkan untuk melakukan lari-lari kecil (kalau kondisinya memungkinkan dan gak padat berdesakan). Sedangkan buat cewek, cukup jalan cepat aja dengan anggun dan gak perlu ikutan lari.

Perbedaan lainnya ada pada suara saat membaca bacaan talbiyah umroh. Jamaah cowok disunnahkan buat mengeraskan suara mereka biar vibes spiritualnya makin berasa. Sementara buat cewek, cukup melafalkannya dengan suara pelan atau lirih saja demi menjaga kesopanan di tengah keramaian.

Satu hal lagi yang super penting buat cewek: kamu harus dalam keadaan suci dari hadas besar. Jadi, kalau tiba-tiba dapet menstrusi pas mau tawaf, kamu harus menunda prosesi ini sampai bersih dan mandi wajib dulu ya.

Ibadah Sa'i antara Shafa dan Marwah

Setelah tawaf, kita bakal lanjut ke prosesi Sa'i, yaitu berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah. Ini adalah salah satu rukun ibadah umroh yang menguras fisik, jadi pastikan kondisi tubuh kamu lagi fit, ya!

Di jalur Sa'i, ada area yang ditandai dengan lampu hijau di langit-langit masjid. Nah, pas melewati area lampu hijau ini, para cowok disunnahkan untuk melakukan lari kecil saat sai. Buat para cewek, gak perlu ikutan lari ya, cukup jalan cepat aja biar gak membahayakan diri sendiri dan jamaah lain.

Kabar baiknya buat cewek, ibadah Sa'i ini tetap sah dilakukan meskipun kamu lagi dalam keadaan haid atau nifas. Jadi gak perlu sedih kalau mendadak dapet tamu bulanan di tengah jalan!

Tahallul alias Potong Rambut

Tahallul adalah prosesi mencukur atau memotong rambut sebagai tanda kalau ibadah umroh kamu sudah selesai dan kamu bebas dari larangan ihram. Proses tata cara tahallul ini juga beda fasyun-nya antara cowok dan cewek.

Buat cowok, sangat disunnahkan untuk mencukur gundul rambutnya (halq) biar dapet keutamaan doa dari Rasulullah SAW, atau minimal memotong pendek secara merata (taqsir). Sedangkan buat cewek, dilarang keras buat botakin rambut! Cewek cukup memotong rambutnya sepanjang ruas jari (sekitar 2 cm) saja. Dan ingat, cewek harus memotong rambutnya di tempat yang tertutup atau dilakukan oleh mahramnya sendiri biar aurat rambutnya gak kelihatan sama orang asing.

Nah, itu dia beberapa perbedaan aturan umroh antara cowok dan cewek yang wajib kamu pahami sebelum berangkat. Semoga ibadah umroh kamu lancar, mabrur, dan membawa perubahan positif buat hidup kamu ke depannya. Safe trip to Makkah!

Islam