Glow Up Bareng Probiotik: Rahasia Bakteri Baik yang Ternyata Secanggih Itu
Daftar Isi
Alasan Kenapa Tubuh Kita Butuh Banget Asupan Probiotik
Pernah nggak sih kamu minum susu fermentasi pas perut lagi keroncongan? Nah, di dalam minuman hits itu ada pasukan super kecil yang siap bantu tubuh kamu. Kita sering sebut mereka sebagai bakteri baik untuk pencernaan. Lactobacillus, misalnya, beliau ini bakal bantu lambung kamu buat mengolah semua makanan enak yang kamu konsumsi seharian. Tanpa beliau, sistem pencernan kita pasti bakalan mager dan kacau bgt.
Selain bikin perut kamu makin lancar, manfaat probiotik bagi kesehatan itu luas banget, lho! Beliau-beliau ini jago banget bikin lingkungan usus jadi gak nyaman buat bakteri nakal. Plus, beliau juga bantu memproduksi Vitamin K yang tubuh kamu gak bisa bikin sendiri. Keren banget kan, meskipun mungil tapi jasa beliau besar banget buat kesehatan kita sehari-hari!
Kenalan Sama Jasad Renik Unik yang Ternyata Nggak Selalu Jahat
Selama ini, kalau denger kata mikroba, pasti yang terlintas di otak kamu langsung penyakit atau kotoran. Padahal, gak semua jasad renik itu sengeri itu, lho. Menemukan jenis mikroorganisme menguntungkan itu gampang banget di sekitar kita. Mereka adalah makhluk bersel tunggal yang berukuran super micro. Kamu butuh mikroskop canggih buat bisa ngelihat wujud asli beliau.
Sebagai makhluk idup yang eksis di bumi, beliau juga butuh makan dan melakukan metabolisme layaknya kita. Nah, berdasarkan cara beliau dapet asupan makanan, para ilmuwan membagi beliau menjadi dua kubu besar yang super unik. Yuk, kita kepoin bareng-bareng biar makin paham!
Mandiri Banget, Cara Bakteri Autotrof Bikin Makanan Sendiri
Kelompok pertama ada yang namanya autotrof. Golongan ini mandiri abis! Beliau nggak butuh belas kasihan makhluk lain buat bertahan hidup karena bisa masak alias bikin makanan sendiri. Di sinilah letak perbedaan bakteri autotrof dan heterotrof yang paling mencolok.
Bakteri fotoautotrof, contohnya, beliau memakai klorofil dan bantuan sinar matahari buat fotosintesis, mirip kayak tanaman hias di kamar kamu. Ada yang butuh oksigen dari udara bebas (aerob) kaya Nitrosomonas, ada juga yang bisa hidup santuy tanpa oksigen (anaerob) kayak Lactobacillus bulgaricus. Sementara itu, bakteri kemoautotrof memanfaatkan energi kimia. Contohnya Nitrobacter, beliau ini sering dipakai buat netralisir limbah industri biar lingkungan tetep aman dan lestari. Mulia bgt kan tugas beliau?
Mengenal Kelompok Bakteri Heterotrof yang Suka Numpang Makan
Nah, kalau kelompok yang satu ini namanya heterotrof. Berbeda dengan kubu mandiri tadi, beliau ini bergantung sama organisme lain buat bertahan idup. Tapi tenang, banyak kok dari beliau yang justru ngebantu kita dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya golongan saprofit. Beliau adalah pahlawan kebersihan alam semesta karena bertugas mengurai sampah organik dan jasad yang udah mati. Escherichia coli di usus besar kamu adalah salah satunya. Beliau membantu membusukkan sisa makanan biar pencernaan kamu tetep sehat walafiat. Ada juga Lactobacillus acidophilus yang mengubah susu biasa jadi yoghurt kekinian yang sering kamu konsumsi.
Tapi, ada juga sisi lainnya, yaitu parasit. Beliau hidup menumpang pada makhluk hidup yang masih aktif dan kadang bikin tubuh kurang fit kalau imun kamu lagi drop, seperti Salmonella typhi atau Mycobacterium tuberculosis. Tapi tenang aja, dengan menjaga gaya hidup sehat dan asupan nutrisi yang bener, tubuh kamu bakal selalu siap berkolaborasi dengan bakteri baik untuk menangkal efek negatif dari jasad renik yang nakal!