Lewati ke konten

Langkanya Kayu Ulin

Ukiran Dayak merupakan kerajinan nan awalnya diciptakan oleh suku nan mendiami Pulau Kalimantan. Seni ukir pada kayu ulin ini memiliki bentuk nan dekat sekali dengan alam seperti bentuk paras dan tubuh manusia, tumbuhan, kembang anggrek, serta satwa. Ini juga menjadi karakteristik khas Suku Dayak dalam membuat perkakas buat keperluan rumah tangga dan bentuk rumah adat mereka.

1. Rumitnya Ukiran Dayak

Masyarakat Indonesia telah mengenal berbagai jenis ukiran populer nan berasal dari Bali, Jepara, Yogyakarta, dan bahkan Cina. Hal ini dikarenakan ukiran tersebut lebih mudah dipahami dengan harga terjangkau dan mudah didapatkan di tempatnya berasal atau sebagai komoditas ekspor dan impor nan tersebar secara merata ke berbagai pelosok dunia.

Ukiran Dayak terkenal dengan kerumitan coraknya. Setiap goresan pahatnya mengandung makna nan mendalam. Satu ukiran nan dibuat bisa bercerita tentang penggalan ritual adat nan dilakukan dan tersisip doa-doa dalam kepercayaan Suku Dayak.

Pengrajin ukiran ini dahulu memahat langsung kayu ulin dengan melihat tanda-tanda di sekitar alam. Seiring perkembangan zaman dan meningkatnya pencerahan masyarakat akan komoditas nan bernilai ekspor ini, pengerjaan ukiran Dayak dilakukan dengan melihat contoh sketsa dengan lama pengerjaan sekitar 3 sampai 4 bulan.

Seni ukiran Dayak bernilai jual nisbi mahal dibandingkan seni ukiran dari Bali atau Jepara sebab kerumitan ini. Tiap detilnya mengandung unsur kepercayaan nan tinggi terhadap nenek moyang.

2. Langkanya Kayu Ulin

Minimnya bahan standar juga menjadi salah satu pertimbangan mahalnya ukiran Dayak. Kayu ulin menjadi satu-satunya bahan standar pembuatan ukiran. Kayu ulin banyak terdapat di hutan-hutan Kalimantan Timur. Kayu ini memiliki karakter keras dan kokoh, dengan permukaan licin dan berwarna kelabu muda, tak mudah lapuk terutama dampak terkena air, serta sulit dipatahkan layaknya besi.

Kelangkaan pohon ulin terjadi sejak 1999 di mana terjadi penjarahan dan pendayagunaan besar-besaran terhadap pohon ulin. Para penjarah berbondong-bondong memasuki kawasan hutan ulin buat mengambil batang kayu nan bisa dijadikan bahan standar bangunan, bahan standar pembuatan kapal, pengulas kayu, dan perabot rumah tangga. Namun, kini saat kayu ulin sudah semakin sedikit jumlahnya pemerintah mulai mengawasi pemanfaatannya.

Harga satu meter kubik kayu ulin dapat mencapai seribu dolar Amerika. Bila dijual per batang, harga kayu ulin buat pilar bangunan ditaksir senilai 38 juta hingga 45 juta rupiah. Dapat dibayangkan, buat pembuatan satu ukiran Dayak dapat menghabiskan bermeter-meter kubik kayu. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi nilai jual ukiran.

Ukiran Dayak tak hanya berupa patung, melainkan juga perkakas rumah tangga dan peralatan kantor. Ukiran ini banyak diaplikasikan pada kursi tamu, meja konsul, pilar bangunan, dan interior perkantoran.

Artikel Lain di Seni

  • Tari Eropa Ballet

    Hampir semua jenis tari memiliki kisah dan sejarahnya sendiri. Tari dansa, ballet dan waltz ialah tiga dari sekian banyak ragam tari Eropa yang kita kenal. Bagaimanakah kisah dan sejarah ketiga tarian tersebut? Tari Eropa...

  • Ngulik Kayu: 3 Spot Keren di Indo yang Bikin Kamu Pengen Bikin Ukiran

    Indonesia tuh penuh warisan budaya Indonesia yang keren abis, terutama yang berbahan seni ukir kayu . Dari Yogyakarta sampe Bali, sampai Lombok, tiap daerah punya ciri khas yang beda‑beda, bikin koleksi kerajinan kayu tradisional...

  • Masalah pada Seni Teater Nusantara

    Pertunjukan seni teater nusantara ialah bagian dari media komunikasi tradisional, khususnya pada pertunjukan teater tradisi. Teater, biasanya diartikan sebagai gedung atau nan berkaitan denga loka pertunjukan. Kata teater...

  • Problematika Kesenian Ketoprak

    Dulu, Kesenian Ketoprak memiliki loka nan begitu istimewa di lingkungan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa. Namun, coba tanya kepada anak muda sekarang, "Apa itu kesenian ketoprak?" Jawabannya mungkin akan terdengar menyedihkan....

  • Cara Berbeda Menghapus Graffiti

    Bila Anda sempat mengikuti festival Salihara Juli 2010 silam, Anda niscaya dapat menikmati graffiti battle di sekitar pelataran parkirnya. Komunitas Salihara memfasilitasi segala bentuk seni, salah satunya grafiti atau seni...

  • Cerita Wayang

    Wayang ialah hasil seni budaya nan ada sebelum kedatangan bangsa Hindu. Sejarah wayang berhubungan dengan masuknya kebudayaan Hindu, Islam, Kristen, dan bangsa Cina. Hal itu memperkaya corak pada wayang. Cerita dalam wayang...

  • Bikin Melongo, Kenalan Sama Pakaian Adat Aceh yang Super Aesthetic dan Full Vibes Islami

    Halo Guys! Siapa nih dari kalian yang suka merhatiin style fashion daerah yang super unik dan tetep aesthetic? Kali ini kita mau ngebahas tentang pakaian adat aceh ulee balang yang punya kilau mevvah tapi tetep njaga nilai-nilai...

  • Bikin Pernikahan Auto Viral: Kenapa Seni Berbalas Pantun Wajib Masuk Wedding List Kamu

    Kalau denger kata pantun, pasti ingatan kita langsung melayang ke pelajaran Bahasa Indonesia zaman SD atau jokes receh di media sosial. Padahal nih ya, seni berbalas pantun kekinian tuh seru bangettt kalau dihadirkan lagi...

  • Aturan Penari

    Tari ialah salah satu cabang seni nan sejak zaman dulu telah berkembang di berbagai loka di Indonesia termasuk Jawa Tengah. Tari nan diciptakan pada era kerajaan sering disebut dengan nama tari klasik. Dalam kesempatan ini,...

  • Siapa Atlas?

    Atlas, namanya seolah mengingatkan kita pada sebuah buku nan berisikan gambar dari seluruh permukaan bumi, benua dan lautan. Asal mula penamaan gambar permukaan bumi tersebut sepertinya juga berkaitan dengan nama salah satu...