Hai kamu! Udah pernah mampir ke Kebun Binatang Ragunan belum? Tempat ini jadi spot wajib buat liburan seru di Jakarta Selatan, deket banget dari Pasar Minggu. Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia punya banyak kebun binatang keren, tapi Ragunan tetap jadi bintang paling bersinar karena sejarahnya yang panjang dan koleksi satwanya yang melimpah.
1. Serunya Main di Ragunan: Fasilitas & Aktivitas Kekinian
Ragunan gampang banget dijangkau, baik pakai kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Naik TransJakarta atau Busway jurusan Ragunan, kamu bakal turun tepat di depan gerbang. Ada juga mikrolet, angkot, dan metro mini yang melintas di sekitar area.
Jam buka mulai jam 9 pagi sampai 6 sore, cocok buat kamu yang mau leyeh-leyeh sambil foto-foto. Tiket masuk cuma Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 buat anak-anak – super terjangkau!
Selain jalan‑jalan, ada banyak fasilitas sewa yang bikin liburan makin seru:
- Mobil sewa: Rp 5.000/hari
- Bus atau truk: Rp 10.000/hari
- Motor: Rp 2.500/hari
- Sepeda: Rp 1.000/hari
- Kuda tunggang: Rp 3.000/orang
- Unta tunggang: Rp 5.000/orang
- Gajah tunggang: Rp 5.000/orang
- Taman satwa anak: Rp 1.500/orang
- Panggung: Rp 150.000/hari
- Gedung informasi: Rp 200.000/hari
- Gedung auditorium: Rp 1.000.000/hari
- Sound system: Rp 100.000/hari
- Film satwa: Rp 100.000/judul
- Foto bareng satwa jinak: Rp 2.500/foto
Jangan lupa mampir ke Pusat Primata Schmutzer (PPS). Tiket masuk cuma Rp 5.000, dan kamu bakal ketemu gorila, kera putih, siamang, serta primata lain dalam suasana yang asik. PPS udah dibuka sejak Agustus 2002, dan sejak itu ribuan pengunjung udah menikmati keunikan koleksinya.
Kalau kamu suka petualangan, coba masuk ke Global Orang Utan. Di sini ada terowongan gelap kayak goa, jembatan gantung, dan area yang terasa seperti hutan tropis. Ada juga Taman Bali yang ngasih vibe liburan ke pulau dewata tanpa harus terbang.
Ragunan juga penuh spot foto Instagramable: danau luas, ratusan pohon rindang, serta satwa eksotis yang siap jadi latar foto kamu. Bawa kamera atau smartphone, dan abadikan momen seru bareng teman atau keluarga.
2. Sejarah Singkat Ragunan: Dari Masa Lalu ke Era Modern
Kebun binatang dulu sering disebut “bonbin” dan asalnya dari menagerie, yaitu kumpulan hewan liar yang dipelihara buat dipamerin. Jejak kebun binatang udah ada sejak abad ke‑2 SM di Cina, dengan rumah rusa yang dibangun oleh Mahaani Tanki. Zaman Yunani dan Romawi juga punya kebun binatang pribadi buat riset dan pertunjukan.
Di Indonesia, Planten En Dierentuin di Cikini, Jakarta Pusat, dibuka pada 1864. Kebun ini dikelola oleh Cuturule Vereniging Planten en Dierentuin at Batangan. Pelukis legendaris Raden Saleh menghibahkan 10 hektare tanahnya untuk kebun ini – beliau sangat mencintai alam dan satwa.
Pada 1949, kebun ini berubah nama jadi Kebun Binatang Cikini. Karena pertumbuhan kota, pemerintah DKI Jakarta mutusin untuk pindahin kebun ke area Ragunan pada 1964, tepat saat seratus tahun berdirinya kebun pertama di Indonesia.
Resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada 22 Juni 1966, Ragunan dikenal juga sebagai Taman Margasatwa Ragunan. Saat ini, koleksi mencakup sekitar 295 spesies dengan total lebih dari 4.000 individu, meliputi satwa lokal dan internasional – mulai dari rusa totol asal India, gajah, harimau Sumatra, hingga komodo.
Ragunan pernah ditutup sementara pada 19 September 2005 karena kasus flu burung, tapi kembali dibuka pada 11 Oktober 2005 dan terus beroperasi hingga kini.
Program penangkaran di Ragunan jadi kebanggaan: harimau Sumatra, harimau putih, orang utan, piton, komodo, serta burung seperti kasuari dan kakatua berhasil diproduksi di sini. Udara sejuk, danau luas, serta ribuan pohon rindang menambah kenyamanan bagi pengunjung.
Jadi, kalau kamu lagi cari wisata edukatif yang seru, ramah kantong, dan penuh foto-foto kece, Kebun Binatang Ragunan adalah pilihan tepat. Ajak keluarga, teman, atau bahkan solo trip, dan rasakan sensasi berkeliling alam di tengah kota Jakarta!