Halo Guys! Kamu pasti udah nggak asing lagi kan dengen nama Nahdlatul Ulama alias NU? Yup, ini adalah salah satu organisasi Islam terbesar yang ada di negara kita tercinta. Nama NU sendiri punya arti yang dalem banget, yaitu Kebangkitan Ulama. Nggak cuma fokus ke urusan ibadah aja, oraganisasi yang berdiri sejak 31 Januari 1926 ini juga aktif banget bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi biar masyarakat makin maju.
1. Sosok Inspiratif di Balik Kebangkitan Ulama
Ngomongin soal NU, kurang afdal rasanya kalau kita nggak kenalan sama beberapa tokoh penting NU yang punya pengaruh luar biasa. Beliau-beliau ini bener-bener panutan yang menginspirasi banyak generasi anak muda sampai sekarang.
Pertama, ada Hadratusy Syaikh K.H. Hasyim Asy'ari. Beliau adalah pendiri utama NU yang lahir pada tahun 1871. Sejak usia muda, beliau udah keliling dari satu pesantren ke pesantren lain buat cari ilmu. Bahkan, beliau sempat belajar langsung di Mekkah. Dedikasi luar biasa beliau melahirkan pesantren Tebuireng yang legendaris itu, lho.
Kedua, siapa sih yang nggak kenal K.H. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur? Beliau adalah Presiden Republik Indonesia keempat yang super ikonik. Selain humoris, beliau dikenal punya wawasan yang luasnya minta ampun. Kepemimpinan beliau di PBNU sejak tahun 1984 bikin nama organisasi ini makin bersinar di kancah nasional maupun internasional.
Ketiga, ada K.H. M. Ilyas Ruhiat. Beliau adalah sosok kiai yang sangat santun dan sejuk. Cara beliau mengayomi umat bener-bener bikin damai. Beliau sempat menjabat di PBNU mendampingi Gus Dur sebelum akhirnya memilih kembali fokus mengajar di pesantren Cipasung yang tenang di lereng Gunung Galunggung.
2. Kiprah di Panggung Demokrasi
Nah, kamu perlu tahu kalau perjalanan NU di dunia politik tanah air itu dinamis banget. NU sempat terjun ke politik praktis saat memutuskan pisah dari Masyumi tahun 1952 dan ikut Pemilu 1955. Hasilnya gokil, NU sukses meraih banyak kursi di parlemen!
Di era Orde Baru, oraganisasi ini sempat bergabung ke dalam Partai Persatuan Pembangunan pada tahun 1973. Namun, lewat keputusan Muktamar Situbondo, NU akhirnya memutuskan buat kembali ke Khittah 1926, alias nggak berpolitik praktis lagi dan fokus ke umat. Tapi, pas reformasi 1998 bergulir, lahir deh Partai Kebangkitan Bangsa yang dideklarasikan oleh Gus Dur dan kawan-kawan. Lewat jalur ini pula, beliau berhasil terpilih menajdi persiden RI yang keempat. Keren banget, kan?
3. Awal Mula Terbentuknya Gerakan
Biar kamu makin paham, mari kita kilas balik ke masa lalu. Dulu, penjajahan bikin bangsa kita terpuruk secara ekonomi dan mental. Nah, momen Kebangkitan Nasional 1908 akhirnya memicu para ulama pesantren buat bikin gerakan nyata. Kalangan santri yang anti-penjajahan langsung merespons dengan bikin Nahdlatul Wathan tahun 1916 dan Taswirul Afkar tahun 1918 sebagai wadah diskusi pemikiran.
Nggak berhenti di situ, para saudagar juga bikin Nahdlatul Tujjar buat kuatin ekonomi umat. Melihat gerakan ini makin solid, para kiai merasa perlu wadah yang lebih rapi. Akhirnya, terebentuk lah Nahdlatul Ulama pada 31 Januari 1926. Biar arah perju