Memprediksi Buku nan Kelak Akan Mahal
Bosan dengan buku lama Anda? Jangan tergoda menjual buku bekas . Tetaplah menjaganya, bagaimana pun koleksi buku Anda kelak dapat menjadi ladang penghasilan Anda. Apa lagi bila buku itu memiliki nilai historis sendiri. Anda niscaya akan tercengang ketika mengetahui buku bekas Anda dihargai 10 kali lipat dari harga asalnya.
Buku Bekas dan Problematikanya
Kebanyakan orang membeli buku dan bukan menjadi kolektor buku. Buku-buku nan dimilikinya disimpan sampai tua dan kadaluarsa. Ketika bosan, banyak juga nan menjualnya ke toko loak. Memang, itu solusi terbaik bila rak Anda sudah terlalu sesak dengan banyaknya buku. Anda pun kebingungan merawatnya.
Buku memiliki nilai ilmu dan juga perlu ketekunan nan baik buat merawatnya. Apa jadinya buku nan sudah dibeli, tak diberi sampul dan diletakkan di sembarang tempat. Niscaya buku Anda akan segera rusak.
Entah mulai dari terlepasnya sampul, bahkan kerusakan pada bagian lem nan mengikat halaman. Kalau sudah begitu, dijual pun buku tersebut akan benar-benar jatuh harganya.
Seharusnya Anda bersyukur bisa membeli buku sebab tak semua orang bisa membeli buku. Harga buku nan terlampau mahal harganya, membuat orang nan ingin membaca buku tak bisa menikmati buku nan diinginkannya.
Salah satu program pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa ialah dengan adanya gerakan getol membaca. Akan tetapi, faktor harga selalu menjadi alasan primer menghambat terlaksananya program tersebut.
Sebenarnya, ada banyak pilihan buat membaca buku. Anda dapat bertukar buku dengan teman atau saudara. Tentu saja, pengeluaran buat membeli buku menjadi lebih hemat, tapi Anda tetap membaca buku nan Anda inginkan.
Pilihan lain, Anda dapat mengunjungi perpustakaan generik dan membaca berbagai jenis buku nan disukai secara gratis. Asyiknya lagi, Anda dapat meminjam beberapa buku buat dibaca dengan santai di rumah. Tentu saja, peminjaman jangan sampai melewati batas waktu sebab Anda akan didenda.
Banyak faktor nan membuat masyarakat Indonesia hobi membaca atau tidak. Faktor nan lebih menonjol ialah masalah keuangan. Harga buku nan dijual di Indonesia nisbi mahal buat kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Hal tersebut menjadikan masyarakat malas buat membaca buku sebab buat membaca buku harus mengeluarkan uang nan cukup banyak.
Untuk masyarakat ekonomi menengah ke atas mungkin hal tersebut bisa diatasi, sehingga sering kita lihat mereka mengunjungi toko-toko buku. Akan tetapi, hal tersebut masih dapat diatasi dengan disediakannya perpustakaan, sehingga masyarakat nan tak mampu membeli buku bisa meminjam buku di perpustakaan.
Nah, persoalan lainnya ialah apakah perpustakaan tersebut menyediakan buku-buku nan dibutuhkan oleh masyarakat. Perpustakaan nan memiliki koleksi buku nan cukup lengkap, sekarang ini masih sedikit pengunjungnya. Berarti dikembalikan lagi kepada masyarakat itu sendiri.
Padahal buku itu sendiri sangat krusial buat menambah wawasan. Buku-buku nan bermuatan pendidikan, yaitu buku-buku pelajaran, mudah didapatkan dan murah, apa lagi sekarang pemerintah banyak memberikan donasi buku pelajaran.
Untuk buku umum, selain buku pelajaran, donasi dari pemerintah masih jarang, sehingga masyarakat harus membelinya. Padahal buku generik sangat besar khasiatnya buat mencerdaskan bangsa Indonesia.
Nah, di sinilah peranan para kolektor buku, mungkin salah satunya ialah Anda sendiri. Anda bisa memanfaatkan buku bekas Anda buat dipinjamkan atau disewakan kepada orang lain. Jadi, buku bekas Anda menjadi bermanfaat buat orang lain, misalnya dengan membuat perpustakaan pribadi.
Apabila Anda malas buat merawat buku bekas tersebut, maka sebaiknya Anda menjual buku bekas tersebut kepada toko buku atau Anda bisa menyumbangkannya kepada perpustakaan di daerah Anda.
Perpustakaan Pribadi Langkah Merawat Buku
Jangan mentang-mentang mampu membeli buku, Anda jadi lupa buat merawat buku sendiri. Alhasil, buku nan Anda punya akan cepat punah. Pertama-tama, Anda harus mulai belajar buat merawat buku.
Selalu perhatikan kebersihannya. Rona kuning nan ditemukan pada sisi buku disebabkan oleh kelembapan dan juga debu. Jadi, pastikan buku Anda selalu higienis dan bebas debu. Siapa tahu nanti buku itu menjadi harta karun Anda di masa mendatang.
Salah satu langkah buat merawat buku bekas Anda ialah dengan membuat perpustakaan pribadi. Bagi Anda nan bahagia mengoleksi buku, maka buat menciptakan perpusatakan pribadi di rumah Anda sangat memungkinkan. Perpustakaan pribadi tersebut bisa bermanfaat bagi Anda dan keluarga.
Keluarga Anda dapat ikut menikmati buku-buku nan tersedia di rumah. Koleksi buku bisa dijadikan sebagai wahana hiburan juga sebagai sumber surat keterangan dan pengetahuan.
Anggota keluarga jadi betah di rumah. Kegiatan membacakan buku cerita buat anak-anak pun dapat terlaksana. Tak hanya itu, Anda dan keluarga dapat mendiskusikan buku nan telah dibaca bersama-sama. Kegiatan nan dilakukan bersama tentu saja menambah keakraban di antara anggota keluarga, bukan?
Ada kekhawatiran jika membangun perpustakaan pribadi membutuhkan biaya nan sangat banyak. Pemikiran ini tidak sepenuhnya benar. Anda dapat kok memulai perpustakaan pribadi dengan biaya sinkron kemampuan.
Untuk rak buku, Anda dapat membeli rak buku sederhana dari bahan kayu. Di Yogyakarta dan kota pelajar lainnya, banyak dijual rak buku sederhana buat perabot kamar kos mahasiswa. Anda dapat memanfaatkannya. Bila punya waktu luang, Anda juga dapat membuat sendiri.
Bagaimana dengan bukunya? Nah, Anda dapat memulai beli buku satu-persatu. Setiap bulan, Anda mulai menyisihkan dana spesifik buat membeli beberapa buku nan dibutuhkan. Agar hemat, Anda dapat membeli di toko buku diskon, membeli di toko buku bekas, ataupun di toko buku online nan biasanya menjual buku lebih murah dari pada toko buku konvensional.
Mengunjungi pameran buku nan sedang diselenggarakan di kota Anda juga dapat jadi pilihan. Biasanya, penerbit menjual buku-bukunya dengan harga diskon, bahkan obral buat buku lama. Buku terbitan lama tak menjadi masalah, bukan? Apalagi, banyak buku nan tak lekang zaman, misalnya buku anak.
Penataan ruang baca bagi keluarga juga sangat krusial sebab buat kenyaman pada saat membaca. Buatlah sebuah ruang baca keluarga dengan dekorasi nan terkesan santai dan mempunyai penerangan nan cukup, sehingga anggota keluarga betah buat membaca di ruangan tersebut.
Perpustakaan di rumah, hendaknya dapat memenuhi kebutuhan orang-orang di dalam rumah tersebut. Berikut ini merupakan tips memilih jenis buku buat perpustakaan keluarga.
- Pilih buku nan Anda dan keluarga sukai.
- Pisahkan buku masing-masing anggota keluarga di bagian rak berbeda.
- Susun buku berdasarkan jenis bukunya, seperti buku pelajaran, pengetahuan umum, novel, buku referensi, dan lain-lain.
- Jika jumlah bukunya sudah cukup banyak, Anda dapat memilah buku berdasarkan aliran buku, seperti buku politik, sosial, agama, fiksi atau non-fiksi, atau dapat juga menurut nama penulisnya.
- Sebaiknya, Anda melengkapi koleksi buku Anda dengan buku surat keterangan seperti buku Fiqih Agama, Ensiklopedia, kamus, dan buku acuan lainnya. Anda memerlukannya jika suatu saat membutuhkan informasi buat mengerjakan tugas kantor, kuliah, atau lainnya.
- Rawat baik-baik buku Anda. Rajinlah membersihkan buku dari debu dan kotoran menempel. Sebaiknya, sampul buku dengan plastik agar lebih awet. Beri kamper di bagian dalam rak buku buat menghindari rayap.
Jenis buku juga bisa diatur sinkron dengan usia anggota keluarga. Buku buat anak bisa diletakan di rak atau lemari buku paling bawah nan bisa dijangkau oleh mereka.
Jenis buku dewasa bisa disimpan di lemari buku di atas buku anak. Apabila ada jenis buku nan spesifik orang dewasa, maka supaya menyimpannya di lemari paling atas atau di loka nan tak bisa dijangkau oleh anak-anak.
Hal tersebut dilakukan agar anggota keluarga bisa menikmati jenis buku sinkron dengan kebutuhannya. Apabila ada anak nan tak sengaja menemukan dan membaca jenis buku orang dewasa, misalnya majalah dewasa, maka supaya diberitahu buat tak membaca buku tersebut dan diberi alasan nan jelas mengapa buku itu tak boleh dibaca oleh anak-anak.
Memprediksi Buku nan Kelak Akan Mahal
Percayalah, merawat buku tak akan membuat Anda rugi. Malahan, kalau buku itu termasuk buku langka, dalam hitungan tahun nan lama, buku itu dapat berharga sampai ratusan ribu.
Contohnya, seorang teman memelihara buku komik silat protesis Indonesia. Karena suka dan mempunyai karakter kolektor, dia merawatnya baik-baik. Padahal, di zamannya, buku itu hanya seharga 1.000 rupiah, siapa sangka dua puluh tahun kemudian buku itu menjadi ratusan ribu rupiah. Bahkan saat dilelang di internet, komik silat Indonesia lama dihargai sampai 700 ribu rupiah. Menggiurkan, bukan?
Jadi, Anda benar-benar tak akan rugi bila merawat buku Anda sejak dini. Oleh sebab itu, dari sekarang mulailah menyampuli buku Anda dan simpan dalam rak dengan baik.
Untuk dapat memprediksi sebuah buku akan langka, Anda harus memastikan bahwa buku itu di zamannya diminati banyak orang, sehingga kelak dua puluh tahun mendatang, banyak orang nan akan mencari sebab mempunyai sisi memorial.
Selain itu, buku-buku nan diberedel juga memiliki sisi sejarah dan niscaya kelak akan laku di pasaran. Jadi, mulailah memburu buku dan rawatlah buku Anda. Siapa nan tahu menjual buku bekas bisa menjadikan harga buku nan Anda jaga melambung setinggi langit.