Penyebab Kanker

Penyebab Kanker

Salah satu penyakit mematikan nan menakutkan sebagian besar masyarakat ialah kanker. Namun, sayangnya banyak orang nan belum paham betul tentang penyebab kanker nan dapat menggerogoti kesehatan tubuh itu.

Kanker ialah penyakit tubuh nan terjadi dampak kerusakan sel. Kerusakan sel itu sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari obat-obatan sampai sebab infeksi virus.

Bagaimana Proses Terjadinya Kanker?

Sel-sel dalam tubuh memiliki umur, mereka akan menua lalu wafat dan hancur. Karena terjadi kelainan, misalnya saja sebab infeksi virus, sel tersebut tak dapat wafat dan hancur sebab dihalang-halangi oleh virus.Akibatnya, sel tua nan sebenarnya sudah tak berfungsi itu malah membelah diri.

Pembelahannya tentu bukan menghasilkan sel baru nan muda dan bagus, tapi mengahsilkan sel tua serupa nan tak berguna. Pembelahan sel tua nan terjadi secara terus-menerus, akan menyebabkan penumpukan sel tua. Sel-sel rusak inilah nan kemudian menjadi penyakit kanker.

Penyebab Kanker

Kerusakan sel nan kemudian berubah menjadi kanker dapat disebabkan oleh banyak hal. Berikut ialah beberapa faktor penyebab kanker nan harus diwaspadai.

1. Faktor keturunan

Penyebab kanker memang sebab kerusakan sel, sel nan rusak tentu memiliki struktur genetik/DNA nan jelek pula. Ternyata, gen nan sudah rusak ini dapat diturunkan pada seorang anak, sehingga anak tersebut memiliki resiko kanker serupa.

2. Zat kimia makanan

Salah satu penyebab kanker nan cukup banyak ditemukan ialah sebab konsumsi zat kimia makanan. Zat kimia ini pun dapat bermacam-macam, mulai dari MSG, pewarna sintetis, logam berat, atau zat nan dikandung oleh makanan nan telah melalui proses tertentu. Contoh makanan: tahu berformalin, ikan dan kerang nan punya kandungan logam/merkuri tinggi, minuman beralkohol, makanan nan diasap.

3. Infeksi parasit

Penyebab kanker nan lain ialah sebab adanya parasit, misalnya sebab virus atau bakteri. Ini cukup menakutkan, sebab virus dan bakteri ini dapat ada di mana-mana dan mengancam kesehatan. Contoh kanker nan disebabkan oleh virus ialah kanker serviks (oleh virus papiloma) dan kanker hati (virus hepatitis B).

Contoh kanker sebab parasit lain ialah kanker lambung nan diduga sebab infeksi Helicobacter Pylori, kanker pankreas sebab infeksi Clonorchis, atau kanker kandung kemih sebab parasit Schistosoma.

4. Lingkungan

Penyebab kanker juga dapat merupakan hal-hal generik nan ada di sekitar kita. Misalnya, asap rokok nan mengandung ribuan zat berbahaya, hal ini mampu meningkatkan kita terkena resiko kanker.

Sinar ultraviolet dari matahari pun mampu merusak sel kulit dan menyebabkan kanker, sebab itu banyak nan berpendapat bahwa berjemur di bawah sinar matahari terlalu lama dapat mengakibatkan kanker kulit.

Radiasi pun dapat menyebabkan kanker, misalnya radiasi dari sinar rontgen nan menggunakan radiasi ionisasi (hampir sama dengan radiasi bom atom). Orang nan terkena radiasi ini dapat terkena kanker, misalnya kanker darah/leukemia.

5. Faktor kebiasaan

Merokok ialah salah satu Norma penyebab kanker nan sudah banyak diketahui orang. Umumnya, perokok akan mengalami kanker saluran pernafasan, khususnya paru-paru.

Kebiasaan jelek lain nan dapat menyebabkan kanker ialah sering berhubungan intim saat usia dini. Umumnya penderitanya ialah wanita dan menyerang organ reproduksi. Terlalu sering sembelit (susah buang air besar) juga menyebabkan kanker kolon.

6. Gangguan hormon

Keseimbangan hormon nan terganggu dapat memicu kanker, misalnya gangguan hormon estrogen dan progesterone (kanker payudara, kanker rahim, dan kanker leher rahim).

7. Faktor psikologis

Sering depresi atau stres juga dapat menjadi penyebab kanker. Rasa stres dapat mempengaruhi ekuilibrium sel-sel dalam tubuh. Konduite sel dapat berubah hiperaktif dan menjadi ganas.

8. Penyebab Kanker Leukemia

Kanker darah tak disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik. Dapat saja keluarga kita tak ada riwayat penyakit kanker darah, tetapi kita nan kena. Hal ini dikarenakan, kondisi reproduksi sel darah putih setiap orang berbeda-beda, ditambah lagi dengan kinerja sumsum tulang kita nan terkadang suka mengalami perubahan secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

Berikut beberapa penyebab kanker sumsum tulang memproduksi sel darah putih berlebih, sehingga kita terkena penyakit kanker darah:

  1. Dari Virus Human T-Cell Leukemia Virus-1 ( HTLV-1 ). Virus ini menyerupai virus penyebab AIDS . Virus nan menyebabkan Leukemia T-Cell ini sporadis dideteksi dengan mudah. Selain virus Human T-Cell, jenis virus lainnya nan menjadi penyebab kanker darah ialah retrovirus dan leukemia feline .
  1. Terjangkit sindroma mielodisplastik . Sindrom ini merupakan kelainan pembentukan sel darah berupa berkurangnya taraf kepadatan sel dalam sumsum tulang. Nama lain penyakit ini ialah pre-leukemia . Pre-leukemia lebih lanjut akan berisiko buat berkembang menjadi kanker darah.
  1. Bagi Anda nan merokok, sebaiknya menghentikan Norma tersebut. Merokok dapat menjadi penyebab terkena penyakit kanker darah. Ditambah lagi dengan pajanan terhadap zat kimia benzene dan formaldehida .
  1. Kemoterapi. Jika Anda pernah terjangkit penyakit kanker lainnya dan melakukan kemoterapi, kemungkinan akan mengalami penyakit ini juga. Terutama jika kemoterapi nan dilakukan menggunakan kemoterapi jenis alkylating agents . Jadi, jika Anda harus melalui kemoterapi ini, diperlukan inspeksi lebih lanjut dengan pertimbangan rasio antara kegunaan dan risikonya.
  1. Radiasi juga dapat menjadi penyebab penyakit kanker darah. Radiasi bom atau nuklir dapat menyebabkan penyakit kanker darah ini, demikian juga dengan halnya terapi medis nan menggunakan radiasi. Namun, Anda tidak perlu risi dengan rontgen, sebab rontgen takaran radiasinya lebih rendah.

Ada baiknya Anda mengikuti kata pepatah nan mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan menjaga kondisi tubuh dari gejala-gejala Leukemia, memungkinkan Anda terhindari dari penyakit ganas ini.

Penyebab Kanker Hidung

Kanker hidung disebabkan oleh infeksi dari virus Epstein Barr . Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh dan berada secara permanen di dalam orofaring, nasofaring, kelenjar parotis hingga kelenjar ludah. Virus ini dapat diaktivasi oleh Norma mengonsumsi ikan asin dalam waktu lama secara terus menerus.

Makanan nan diawetkan seperti asinan merupakan perantara primer nan bisa mengaktifkan virus ini nan mengakibatkan kanker hidung atau kanker nasofaring. Selain itu, jendela nan kurang baik, pembakaran dupa, dan obat nyamuk bakar di rumah-rumah juga dianggap berperan besar dalam menjadi perantara virus penyebab kanker hidung.

Penyebab Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan terjadi saat sel-sel di tenggorokan berkembang dan bermutasi secara genetis. Mutasi ini menyebabkan sel-sel tersebut tumbuh tidak terkendali dan terus hayati melewati masa nan seharusnya.

Sel-sel nan terakumulasi sangat banyak lama-kelamaan dapat menyebabkan tumor di tenggorokan. Penyebab bermutasinya sel-sel di tenggorokan ada banyak. Di antaranya adalah:

  1. Penggunaan tembakau, baik melalui rokok atau hanya mengunyah tembakau tersebut.
  2. Konsumsi minuman beralkohol nan berlebihan.
  3. Kebersihan gigi dan mulut nan sangat tak terawat.
  4. Sebuah virus bernama Human Papilloma Virus (HPV).
  5. Kurangnya konsumsi buah-buahan dan sayur mayor.
  6. Terpapar asbes, sebuah serabut alami nan digunakan di beberapa industri pabrik

Di antara keenam penyebab di atas, dua hal inilah nan paling sering menyebabkan bermutasinya sel di tenggorokan sehingga menjadi kanker.

1. Rokok

Bahaya rokok dan tembakau sudah tidak disangsikan lagi. Rokok bisa memicu kanker pada tubuh, salah satunya ialah kanker tenggorokan. Apalagi saat ini, rokok-rokok zaman sekarang mengandung lebih banyak zat berbahaya sehingga perokok lebih cepat terkena kanker.

Seseorang nan merokok memiliki risiko 2 kali lipat lebih besar terkena kanker ini dibandingkan seseorang nan tak merokok. Lantas jika sekarang ia memutuskan buat berhenti merokok, apakah berarti ia tak berisiko terkena kanker ini? Tidak juga.

Kandungan tembakau dapat menetap di tubuh hingga bertahun-tahun. Seorang perokok nan sudah berhenti masih berisiko terkena kanker ini selama setidaknya 3 tahun ke depan.

Jadi risiko kanker tak serta merta menghilang, tetapi ia akan menurun secara perlahan-lahan. Itulah sebabnya membutuhkan minimal 3 tahun setelah berhenti merokok buat menghilangkan risiko kanker. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa butuh waktu 30 tahun buat menghilangkan risiko kanker pada mantan perokok.

2. Human Papilloma Virus (HPV)

Tahukah Anda apa itu Human Papilloma Virus? HPV ialah virus nan menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual. Virus inilah nan menyebabkan kutil kelamin, sifilis, dan kencing nanah. HPV juga ialah virus pencetus kanker serviks pada wanita.

Lantas, bagaimana HPV dapat menjadi salah satu penyebab primer kanker tenggorokan ? Jawabannya ialah melalui kegiatan seks oral. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan berkaitan dengan mulut seks dengan seseorang nan membawa HPV dapat menyebabkan HPV tertransfer dan berdiam di mulut serta tenggorokan.

Tidak hanya menjadi penyebab kanker tenggorokan, virus ini juga menyebabkan kanker mulut. Jika tak segera diatasi, virus ini akan menyebar ke seluruh bagian tenggorokan dan mengakibatkan kanker mulut dan tenggorokan nan semakin parah.