Lewati ke konten

Duh, Pahlawan Devisa Kok Malah Apes? Intip Bobroknya Perlindungan TKI dan Cueknya Pejabat Kita

Jujur deh, kamu pasti sering kan nemu berita tentang nasib Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kena apes di luar negeri? Baru-baru ini, kasus kekerasan yang menimpa Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi mencuat lagi ke permukaan. Belum lagi cerita viral soal rombongan TKI yang terpaksa dideportasi dari Malaysia gara-gara nggak punya dokumen resmi. Parah banget, kan?

Kejadian berulang kayak gini tuh ibarat fenomena gunung es. Yang kelihatan di media cuma dikit, padahal masalah aslinya numpuk banget di bawah. Dan yang bikin makin gregetan, respon pemerintah selalu *predictable* alias gitu-gitu aja: tiap ada kasus baru deh sibuk ngomong mau evaluasi agen penyalur, tapi langkah konkritnya lambat banget kayak kuota internet pas tanggal tua.

1. Pahlawan Devisa tapi Dicuekin: Bikin Out of Touch Banget!

Kalau dipikir-pikir, isu pekerja migran ini kayak nggak pernah ditangani secara serius dan terencana dari hulu ke hilir. Padahal nih ya, para TKI ini sering banget dijuluki "Pahlawan Devisa" karena kontribusi uangnya ke kas negara itu gede banget! Lah, kalau emang dianggap pahlawan, kok sistem perlindungannya malah miris begini? Lagian, mau nyumbang devisa atau enggak, perlindungan buat warga negara itu murni kewajiban negara yang nggak bisa ditawar-tawar, titik!

Makanya, bikin nyesek banget pas denger cerita ada rombongan anggota DPR yang lagi di luar negeri, tapi malah cuek bebek pas ketemu warga Indonesia yang lagi kena masalah di bandara. Mau sepadat apa pun agenda tugas mereka, empati mana empati? Masa iya sesama orang Indonesia di negeri orang malah pura-pura nggak kenal?

Dari kelakuan pejabat yang *out of touch* gini aja, udah bikin kita pesimis kalau pemerintah bisa ngasih solusi yang bener-bener tuntas. Padahal, masalah yang dihadapi TKI kita tuh kompleks banget. Data pemerintah aja nyatet ada ribuan TKI bermasalah di luar negeri. Masalahnya bervariasi dari yang bikin ngenes kayak gaji nggak dibayar, kekerasan fisik, sampai kasus pelecehan seksual. Sad banget, kan?

2. Lembaga Terkait Kurang "Taring": Saatnya Stop Lempar Tanggung Jawab!

Secara aturan, urusan pekerja migran ini dipegang sama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Tapi realitanya, lembaga ini kelihatan kurang "ber taring" dan lambat banget ngerespon masalah. Bukannya bikin sistem yang bikin TKI aman, performanya malah kelihatan gitu-gitu aja tanpa ada gebrakan yang bikin kasus serupa nggak terulang lagi.

Bahkan pas dicecar sama media, BNP2TKI malah ngeles dan nyalahin tumpang-tindih kebijakan. Menurut mereka, pemerintah nggak konsisten nerapin undang-undang dan nggak ngasih wewenang penuh buat ngawasi agen-agen pengerah tenaga kerja. Duh, klasik banget kan alasannya?

Padahal ya, tiap kasus yang dialami TKI tuh sebenernya bisa dirunut akar masalahnya. Misal kasus dokumen bodong, itu kan udah jelas *red flag* dari perusahaan penyalurnya! Makanya, udah bukan zamannya lagi buat saling tunjuk atau ngeles. Pemerintah, BNP2TKI, dan LSM harus duduk bareng buat pembenahan total dari akar masalahnya, biar pahlawan devisa kita nggak terus-terusan jadi korban!

Artikel Lain di Sosial

  • Berkaca Pada Cina: Solusi untuk Pengangguran dan Peningkatan Kualitas SDM

    Jumlah penduduk Cina jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Namun, jumlah pengangguran di Cina dapat dikendalikan dengan baik. Apa yang dilakukan oleh pemerintah dan rakyat Cina bisa dikatakan cukup...

  • Stratifikasi dan Termin Pembuatan Kebijakan Publik

    Kebijakan publik sebenarnya menjadi sebuah anggaran nan dibuat kepentingan publik atau masyarakat. Sebagai negara nan berlandaskan hukum, Indonesia merupakan negara hukum di mana setiap warga negaranya terikat dengan hukum....

  • Dari Iseng Bikin Konten Sampe Jadi Bintang Top: Rahasia Viral yang Gak Cuma Numpang Lewat

    Dunia sosmed jaman sekarnag tuh emang ajaib banget, ya gak sih? Cuma berawal dari video iseng di TikTok atau Reels, seorang kreator konten viral bisa langsung mendadak terkenal se-Indonesia cuma dalam hitungan jam doang....

  • Solusi Menghadap Dinamika Masyarakat

    Mengamati dinamika masyarakat nan terjadi belakangan ini serasa naik roller coaster . Kadang cepat naik, melambat drastis, dan tentunya penumpang nan berjeritan. Dinamika masyarakat nan berubah-ubah disebabkan situasi kondisi...

  • Poso Kini

    Bagaimanakah perasaan orang-orang nan tinggal di Poso saat ini? Gelisahkah atau biasa-biasa saja? Ada 200 ribuan jiwa menurut data kependudukan tahun 2009 nan tinggal di Poso. Dengan berbagai pemberitaan nan membuat ngeri...

  • Kitab dan Teks Primer Agama Yahudi

    Yahudi merupakan sebuah kata nan merujuk pada sebuah agama dan suku bangsa. Sebagai agama, kata yahudi merujuk pada umat nan memeluk agama nan bersangkutan. Agama Yahudi merupakan kombinasi antara agama dan suku bangsa. Agama...

  • Penyebab dan Solusi buat Anak Jalanan

    Terdapat beberapa pengertian tentang lagu anak jalanan. Pengertian nan pertama ialah anak jalanan nan mencari nafkah di jalanan dan berasal dari kalangan bawah. Sementara pengertian anak jalanan berikutnya ialah anak nan...

  • Konotasi Cwe Cantik

    Satu kata ialah satu ungkapan rasa nan dapat mempengaruhi hati dan pikiran. Coba untuk daftar kata-kata bermakna negatif, seperti, marah, benci, malas, lesu, capek, atau cwe cantik . Pandang kata-kata tersebut. Apa nan dirasakan?...

  • Fenomena Pembantu Rumah Tangga di Luar Negeri

    Selamatkan nasib pembantu rumah tangga! Belum lama ini, pemerintah dihebohkan dengan tuntutan para buruh. Tuntutan buat menaikkan Upah Minimum Regional (UMR). Beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Tangerang,...

  • Dampak Perubahan Sosial dalam Masyarakat bagi Kehidupan

    Tahukah Anda akibat perubahan sosial masyarakat saat ini? Tidak ada manusia nan bisa hayati secara individu. Bagaimana pun manusia ialah makhluk sosial nan bergantung dan berhubungan pada alam, makhluk hayati lain, dan juga...