Lewati ke konten

Wisata di Provinsi Jawa Barat

Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi nan ada di Indonesia. Jawa Barat terletak di sebelah barat Pulau Jawa. Provinsi Jawa Barat berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Provinsi Jawa Tengah. Menurut sejarah, Jawa Barat merupakan provinsi nan pertama kali dibentuk di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Provinsi Jawa Barat beribu kota di Kota Bandung. Jawa Barat pun diklaim sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Sejak diberlakukannya swatantra daerah, Jawa Barat mengalami pemekaran wilayah, yaitu Banten nan dulunya termasuk wilayah Jawa Barat, kini menjadi provinsi tersendiri nan terpisah dari Jawa Barat.

1. Sejarah Provinsi Jawa Barat

Pada abad ke-5, Jawa Barat merupakan bagian dari kerajaan Tarumanagara. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara nan tersebar di wilayah Jawa Barat. Di Jawa barat, ada 7 prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara. Ketujuh prasasti itu ditulis dalam bahasa Sansakerta. Prasati tersebut menceritakan kisah para raja Tarumanagara.

Setelah Kerajaan Tarumanagara runtuh, kekuasaan di Pulau Jawa bagian barat, mulai dari Ujung Kulon hingga Kali Serayu (Sungai di Jawa Tengah) diambil alih oleh Kerajaan Sunda. Kerajaan Sunda pun meninggalkan prasasti sebagai bukti keberadaan Kerajaan Sunda.

Prasati itu disebut Prasasti Kebon Kopi II nan dibuat pada 932. Perlu diketahui bahwa Kerajaan Sunda nan mengambil alih kekuasaan setelah Tarumanagara runtuh beribu kota di Pakuan Pajajaran atau sekarang dikenal dengan Kota Bogor.

Pada abad ke-16, Kerajaan Sunda mendapatkan saingan dari Kerajaan Demak. Kerajaan Demak menjadi saingan Kerajaan Sunda dalam bidang ekonomi dan politik. Persaingan antara kedua kerajaan tersebut membuat Pelabuhan Cirebon (sekarang Kota Cirebon) lepas dari genggaman Kerajaan Sunda. Hal itu dikarenakan pengaruh Kesultanan Demak. Selain itu, Pelabuhan Banten pun lepas dari Kerajaan Sunda dampak pengaruh Kerajaan Demak.

Pada masa penjajahan Belanda, secara administratif pada 1925 pemerintah Hindia Belanda membentuk Provinsi Jawa Barat. Pembentukan Provinsi Jawa Barat merupakan aplikasi dari kebijakan Hindia Belanda nan membagi Pulau Jawa menjadi kesatuan-kesatuan daerah berbntuk provinsi.

Menurut sejarah tentang Jawa Barat, sebelum 1925, digunakan istilah Tatar Sunda atau Pasundan sebagai penamaan daerah nan berada di barat Pulau Jawa. Mayoritas, penduduk Jawa Barat menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Selanjutnya, setelah kemerdekaan, Jawa Barat bergabung ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut sejarah, setelah kemerdekaan NKRI pada 17 Agustus 1945, pergolakan di Indonesia masih sering terjadi. Pada 27 Desember 1949, Jawa Barat menjadi Negara Pasundan nan merupakan bagian dari Republik Indonesia Serikat.

Pembentukan Republik Indonesia Perkumpulan ini sebagai bentuk dari kesepakatan nan dihasilkan dari Perundingan Meja Bundar. Namun, sejarah kembali berubah, pada 1950, Indonesia menjadi negara republik lagi dan Jawa Barat bergabung kembali dengan Republik Indonesia pada 1950.

2. Aspek Pendukung Provinsi Jawa Barat

Sebuah negara atau wilayah atau provinsi memiliki aspek-aspek pendukung, di antaranya perekonomian, geografi, penduduk, demografi, dan aspek pendukung keberlangsungan wilayah lainnya.

Dalam bidang perekonomian, selama tiga dasa warsa ini, Jawa Barat telah mengalami perkembangan nan sangat pesat. Sekarang ini, ekonomi Jawa Barat pun terus meningkat dengan ditandai peningkatan pada sektor manufaktur dan jasa. Selain perkembangan sosial dan infrastruktur, sektor manufaktur memberikan sumbangan terbesar dalam bentuk investasi. Diperkirakan, hampir ¾ industri manufaktur non minyak berpusat di daerah Jawa Barat.

Berbicara soal penduduk nan ada di Provinsi Jawa Barat, mayoritas penduduk nan mendiami Jawa Barat ialah Suku Sunda. Suku Sunda ini memiliki bahasa ibu nan disebut bahasa Sunda. Di beberapa kota di pesisir Jawa Barat, ditemukan bahasa Jawa dengan dialek Cirebon. Selain itu, di daerah Jawa Barat lainnya, seperti Kota dan Kabupaten Bekasi, sebagian Karawang, sebgaian Depok, dan sebagian Bogor dituturkan bahasa Melayu dengan dialek Betawi.

Jawa Barat memiliki ciri nan unik, yaitu memiliki dua bukti diri nan kontras. Di satu sisi, sebagian masyarakat Jawa Barat termasuk masyarakat urban sebab berdomisili di welayah satelit Jakarta, yaitu Bekasi, Tangerang, dan Bogor. Sementara di sisi lain, Jawa Barat memiliki penduduk nan sangat tradisional nan hayati di pedesaan.

Pada 2010, jumlah penduduk Jawa Barat sekitar 43.000.000 orang. Jumlah ini pun diperkirakan akan terus bertambah. Dengan jumlah penduduk nan sebesar itu, diperkirakan kepadatan penduduk di Jawa Barat sekitar 1.235.7 km persegi.

Bicara soal sektor pertanian, Jawa Barat dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Hal itu dibuktikan dengan hasil pertanian Jawa Barat berupa padi nan disumbangkan buat stok pangan nasional mencapai 15 %.

Sentra lumbung padi di Jawa Barat nan terkenal ialah Karawang. Selain beras, hasil pertanian nan disumbangkan Jawa Barat antara lain kentang, jagung, buah-buahan dan sayur-sayuran. Selain itu, ada juga komoditi seperti teh, kelapa, minyak sawit, gula, cokelat, dan kopi. Jawa Barat pun menyumbangkan 34% dari jumlah ternak nan ada di Indonesia.

Jika berbicara seoal kelautan dan perikanan, Jawa Barat berhadapan dengan dua sisi lautan nan berbeda, yaitu Bahari Jawa di sebelah utara dan Samudera Hindia di sebelah selatan. Panjang pantai di bagian selatan pun mencapai 1000km. Berdasarkan pada letak nan diapit dua lautan ini, Jawa Barat memiliki potensi kelautan dan perikanan nan sangat besar.

Saat ini, buat mengeksplorasi potensi kelautan dan peikanan Jawa Barat, sedang direncanakan pembangunan Pelabuhan Cirebon. Pembangunan Pelabuhan Cirebon ini selain buat membantu Pelabuhan Tanjung Priok, juga buat memfasilitasi para nelayan buat mengembangkan sektor perikanan nan ada di Jawa Barat.

Berbicara soal pendidikan, di Jawa Barat terdapat banyak universitas negeri mapun partikelir nan ternama, bahkan sampai level internasional. Salah satu universitas atau institut nan ada di Jawa Barat ialah ITB. Institut Teknologi Bandung ini termasuk perguruan tinggi favorit di Indonesia. Selain menjadi perguruan tinggi favorit di Indonesia, ITB pun telah mampu bersinar dalam level internasional.

Selain ITB, perguruan tinggi nan ada di Jawa Barat lainnya ialah UNPAD. UNPAD atau Universitas Padjadjaran ini pun termasuk salah satu universitas favorit di Indonesia. Selain ITB dan UNPAD, ada nama-nama perguruan tinggi negeri lainnya nan berlokasi di Jawa Barat, di antaranya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), NHI atau Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Indonesia (UI Depok).

Sementara itu, perguruan tinggi partikelir nan ada di Jawa Barat pun cukup memiliki nama. Perguruan tinggi partikelir nan ada di Jawa Barat antara lain Institut Teknologi Nasional (ITENAS), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Universitas Kristen Maranatha, Universitas Pakuan Bogor, Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Institut Teknologi Telkom (ITT), Universitas Widyatama, dan universitas partikelir lainnya.

3. Wisata di Provinsi Jawa Barat

Berbicara mengenai sektor pariwisara di Jawa Barat, ada banyak loka wisata nan menjadi objek wisata adalan Jawa Barat. Loka wisata di Jawa Barat nan menjadi objek wisata favorit di Jawa Barat antara lain sebagai berikut.

  • Kawah Putih (Ciwidey, Kabupaten Bandung)

  • Situ Patenggang (Kabupaten Bandung)

  • Teropong Bintang Bosscha (Lembang, Kabupaten Bandung)

  • Kebun Raya Bogor (Bogor)

  • Taman Safari Indonesia (Bogor)

  • Pantai Pelabuhan Ratu (Sukabumi)

  • Taman Wisata Gunung Gede Pangrango (Cianjur)

  • Puncak (Kabupaten Bogor dan Kabupten Cianjur)

  • Ciater (Subang)

  • Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Bandung - Lembang)

Nah, itulah klarifikasi mengenai serba-serbi mengenai Provinsi Jawa Barat. Semoga klarifikasi nan disampaikan bermanfaat bagi Anda.

Artikel Lain di Ilmu Sosial

  • Bongkar macam‑macam ideologi Kekinian: Dari Liberal sampai Demokrasi yang Bikin Lo Paham

    Yo, generasi Z! Lo pasti pernah denger kata "ideologi" di kelas atau di medsos, tapi apa sih sebenernya artinya? Ideologi itu kayak peta visi yang ngebimbing sebuah bangsa buat ngatur tatanan pemerintahan dan ngarahin cara...

  • Rezim Melati

    Ketika komando memasuki istana negara. Ketika moncong senapan menjadi surat suara. Ketika angan-angan dan impian terpenjara dalam derap-derap langkah serdadu di balik pintu. Seketika itu pula tanah-tanah lapang menjadi kuburan....

  • Pemahaman Masyarakat Terhadap Resesi dan Depresi Ekonomi

    Ekonomi merupakan bidang nan sangat krusial dalam kehidupan manusia. Tidak jarang, masalah-masalah ekonomi berdampak pada bidang politik, sosial, atau nan lainnya. Mungkin itu pula nan menjadikan istilah “berdampak...

  • Siapa Yang Diuntungkan?

    Kontrak kerja karyawan sebenarnya telah diatur oleh pemerintah dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 58. Dalam UU tersebut, secara jelas telah diatur mengenai tata cara, prosedur, dan status karyawan. Jika seorang karyawan nan...

  • Biar Gak Abal-Abal: Yuk Pahami Dasar Organisasi & Vibe Kerja Seru Era Modern

    Pernah gak sih kamu ngerasa kalau hidup kita itu gak pernah bisa lepas dari yang namanya ngumpul bareng orang lain? Mulai dari ngerjain tugas kelompok di kampus, join komunitas skincare , sampai masuk ke dunia kerja professional,...

  • Efektivitas Komunikasi Antarpribadi

    Banyak nan salah mengartikan komunikasi antarpribadi . Pengertiannya secara generik ialah komunikasi antara dua individu. Namun dalam ilmu komunikasi, pengertiannya lebih sempit dan terdapat syarat-syarat tertentu. Pengertian...

  • Berprestasi di Tengah Padatnya Jadwal

    Sebelum membahas definisi prestasi belajar , mari kita simak mitos-mitos tentang prestasi di bawah ini: 1. “Saya sungguh senewen, anak aku mendapat nilai merah di raportnya buat pelajaran Matematika. Padahal aku sudah...

  • Membangun Bisnis dari Konsep Arti Bisnis

    Pelaku maupun pengamat bisnis sudah seharusnya memahami arti bisnis . Bagaimana mungkin orang akan menjalankan bisnis jika tak mengerti bisnis. Namun, memang banyak juga nan tak peduli dengan teori-teori maupun kajian definisi...

  • Kenalin Ideologi Pancasila: 5 Sila yang Bikin Bangsa Makin Keren

    Yo, generasi milenial! Ideologi Pancasila itu bukan cuma kata-kata berat di buku sejarah, tapi udah jadi dasar negara Indonesia yang ngasih vibe kebersamaan, keadilan, dan semangat kebhinekaan. Yuk, kita kulik bareng-bareng...

  • Seputar Daftar Barang Impor Indonesia

    Tahukah Anda daftar barang impor Indonesia ? Global perdagangan semakin kompetitif dewasa ini. Perjanjian perdagangan antarnegara juga semakin mempermudah melakukan transaksi. Pasar dunia dan perindustrian pun berjalan lebih...