Lewati ke konten

Penyebab Terjadinya Fimosis

Berbicara tentang alat kelamin pada anak berarti kita akan membahas tentang anatomy dan sistem reproduksi manusia. Penis dalam bahasa latin diartikan sebagai “ekor“ atau phallus.

Penis merupakan salah satu organ reproduksi pria nan terletak di luar. Bagian tubuh ini berfungsi sebagai alat pengeluaran sisa-sisa metabolisme nan kita sebut urine. Selain itu, organ ini juga berfungsi sebagai alat reproduksi. Dapat Anda bayangkan apa nan terjadi bila organ anak Anda mengalami gangguan ataupun penyakit.

Pastinya akan muncul kekhawatiran dalam diri bahwa hal ini akan mengganggu masa depan anak Anda. Oleh sebab itu, perhatikanlah kelamin anak Anda sejak bayi. Apakah normal atau bermasalah? Tidak hiperbola rasanya bila Anda merasa cemas saat anak mengalami gangguan ketika buang air kecil. Seperti kejadian nan aku ceritakan di bawah ini.

Suatu hari anak laki-laki aku mengeluh sakit pada kelaminnya ketika ia buang air kecil. Sebagai ibu baru dan awam akan penyakit pada kelamin, tentulah aku bingung. Saya mencoba buat melihat mungkin ada luka atau memar, namun tak aku jumpai satu kelainan pun.

Kejadian terus berulang, bahkan aku kaget melihat alat kelamin anak aku menggelembung. Saya mengira mungkin ada serangga nan menggigitnya. Tatkala aku memegangnya, Favianku menjerit kesakitan. Rasa risi menyelimutiku kala itu. Tak tahu harus berbuat apa, sementara Favian pun enggan memakai celananya, sakit katanya.

Malam harinya tubuh anak aku mendadak panas tinggi dan aku mencoba buat mengompresnya dengan air dingin dan memberinya obat penurun panas. Sepanjang malam aku berjaga sebab panas tubuhnya tidak jua turun. Risi ada sesuatu, esoknya aku memeriksakan anak aku ke dokter langganan kami.

Saya ceritakan semua keluhan nan dirasa anak aku Favian. Setelah melakukan inspeksi ini itu, dokter menyimpulkan bahwa panas anak aku disebabkan oleh fimosis pada kelaminnya. Saya nan tak faham istilah kedokteran tersebut berusaha meminta penjelasan.

Berdasarkan hasil konsultasi saat itu dan beberapa informasi nan aku dapat. Saya mencoba buat menerjemahkan dalam bahasa aku tentang fimosis pada alat kelamin anak dan tulisan inilah hasilnya.

1. Pengertian Fimosis

Fimosis ialah satu kondisi di mana terjadi penyumbatan saluran kencing nan diakibatkan oleh penyempitan pada kulit luar. Kondisi ini umumnya dialami oleh anak-anak, meski ada beberapa nan berlanjut sampai dewasa.

Penyempitan ini mengakibatkan kotoran nan terbawa oleh air kencing tak bisa keluar dengan lancar sehingga mengumpul dan menimbulkan infeksi dan peradangan. Peradangan bisa berujung pada kencing nanah maupun gangguan pada ginjal.

Secara ilmiah fimosis ialah kondisi di mana prepusium tak bisa ditarik ke proksimal sampai korona glandis. Fimosis pada bayi terjadi sebab adanya adhesi alamiah antara prepusium dan glans penis.
Mengerikan, bukan? Oleh sebab itu, fimosis harus segera diobati. Namun sebelumnya kita harus tahu dahulu penyebabnya, sehingga kita dapat memberikan pengobatan nan tepat.

2. Penyebab Terjadinya Fimosis

Fimosis terjadi sebab lubang nan terdapat pada kulup sempit, sehingga terjadi kenyataan “balloning” dimana prepusium menggelembung saat buang air kecil sebab desakan pancaran urine nan tak diimbangi besarnya lubang di ujung prepusium. Akibatnya sisa-sisa urine mengendap dalam prepusium.

Kandungan glukosa nan terdapat pada urine mengundang bakteri buat berkembang biak di dalamnya. Akhirnya terjadilah infeksi saluran kencing. Hal ini menjadi faktor nan menyebabkan perlunya diambil tindakan sirkumsisi atau populernya sunat.

Fimosis juga disebabkan sebab taraf higienitas nan rendah pada waktu BAK (Buang Air Kecil ) dan akhirnya terjadi penumpukan kotoran-kotoran pada glans penis. Kondisi ini mengakibatkan infeksi dan balanitis serta jaringan parut sehingga kulup tak bisa ditarik ke belakang.

Fimosis umumnya merupakan kelainan bawaan sejak lahir, namun fimosis bisa juga disebabkan oleh hal-hal berikut:

  • Terjadinya infeksi dan peradangan nan diakibatkan kurang bersihnya saluran kencing. Menumpuknya kotoran pada ujung saluran kencing memberikan ruang bagi bakteri, kuman dan penyakit buat berkembang biak
  • Trauma sebab benturan. Memar dampak benturan juga bisa menimbulkan peradangan nan berujung pada fimosis.
  • Infeksi balanitis (infeksi nan terjadi pada kepala kelamin).
  • Tidak adanya kemampuan kulup buat melakukan peregangan, sehingga ruang di antara kulup dan alat kelamin tak berkembang dengan baik. Kondisi ini menyebabkan kulup jadi inheren pada kepala kelamin sehingga sulit ditarik ke arah pangkal

3. Gejala Fimosis Penis pada Anak

Masalah fimosis ini tak bisa dipandang sebelah mata. Oleh sebab itu, sebagai orang tua kita harus tanggap dalam menangani keluhan anak. Umumnya anak kecil belum dapat mendeskripsikan sakit nan dirasakannya dengan tepat. Orang tualah nan harus tanggap dalam menyikapi hal ini, dengan cara mengenali tanda dan gejalanya.

Waspadalah bila Anda melihat gejala-gejala fimosis pada anak Anda. Segeralah memeriksakan anak Anda ke dokter terdekat. Gejala-gejalanya antara lain:

  • Air kencing anak Anda tak bisa memancar keluar dengan lancar.
  • Anak Anda sering memegangi alat kelaminnya
  • Anak Anda merasakan nyeri saat buang air kecil
  • Penis anak Anda menggembung
  • Penis anak Anda memerah.
  • Anak Anda sering menderita demam berkepanjangan tanpa karena nan diketahui.

4. Pengobatan buat Penis nan Mengalami Fimosis

Pengobatan fimosis pada alat kelamin anak ini tergantung dari penyebab fimosis itu sendiri. Pada saat terjadi peradangan dokter akan memberikan homogen antibiotik buat menyembuhkan peradangan itu sendiri, sehingga suhu tubuh tak bertambah tinggi. Setelah kondisi membaik biasanya dokter akan menyarankan buat dilakukan operasi atau pembedahan.

Umumnya pengobatan nan dilakukan buat mengatasi fimosis ialah dengan melakukan proses pembedahan atau proses mutilasi kulit kulup atau dengan kata lain sirkumsisi atau sunat.
Sunat merupakan cara pengobatan nan paling sering dilakukan yaitu dengan melakukan pembedahan pada kepala kulup. Pengobatan dengan cara disunat ini nisbi kondusif dan tanpa resiko, bahkan sebaliknya. Umumnya setelah disunat anak akan lebih sehat badannya.

Cara pengobatan nan lain ialah sebagai berikut:

  • Mengoleskan krim. Pada kasus fimosis nan disebabkan oleh trauma sebab benturan, biasanya pengobatan nan diberikan ialah dengan memberi krim pada kepala kulup. Krim nan digunakan ialah homogen krim steroid dan non streroid. Namun apabila setelah diberi krim fimosis tak kunjung sembuh, maka perlu dilakukan inspeksi oleh dokter.
  • Melakukan peregangan penis secara perlahan-lahan agar kulup menjadi lebih longgar.
  • Membersihkan lubang penis secara rutin, terutama sehabis buang air kecil buat menghindari menumpuknya kotoran pada kepala kulup dan lubang kencing.

5. Dapatkah Fimosis pada Penis Anak Dicegah?

Fimosis bisa dicegah hanya bila penyebabnya bukan kelainan bawaan, yaitu dengan cara selalu menjaga kebersihannya. Jangan sampai ada kotoran nan mengumpul pada kepala penis maupun sekitarnya.
Bersihkan dengan kapas lembut nan telah diberi baby oil atau minyak kelapa dengan mengusapnya lembut. Tarik secara perlahan kepala penis ke bawah hingga tampak lubang penis. Bersihkan lubang itu menggunakan cotton buds nan telah diberi baby oil.

Sedangkan buat fimosis nan merupakan kelainan bawaan tak bisa dicegah namun bisa diatasi dengan sunat. Namun, sebab anak-anak umumnya tak dapat diminta buat tenang, biasanya sunat ini dilakukan di meja operasi melalui proses pembedahan dengan pembiusan total.

6. Dampak Fimosis pada Penis Anak

Ada beberapa akibat atau komplikasi nan bisa timbul dampak fimosis, antara lain:

  • Anak merasakan nyeri saat berkemih.
  • Penumpukkan kotoran di bawah kulup nan bisa menyebabkan infeksi sekunder dan jaringan parut.
  • Terjadi retensi urine.
  • Penarikan kulup secara paksa menyebabkan timbulnya rasa nyeri dan parafimosis yaitu pembengkakan pada glans penis.
  • Ballonitis yaitu pembengkakan atau radang pada ujung kemaluan.
  • Terjadinya infeksi pada saluran kencing kiri dan kanan nan menimbulkan kerusakan ginjal.
  • Fimosis meningkatkan resiko terjadinya kanker kelamin.

Demikianlah sharing aku tentang fimosis pada penis anak. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda.

Artikel Lain di Medis

  • Kadar Normal Asam Urat dalam Darah

    Mengurangi gorengan ialah hal tersulit dalam menjalankan pantangan asam urat. Asam urat ialah penyakit nan sangat mudah disembuhkan terutama dengan hanya melakukan pantangan asam urat nan tak mudah. Asam urat merupakan produk...

  • Bikin Perut Tetap Happy, Ini Rahasia Pahami Kesehatan Usus Besar Sejak Dini

    Pernah nggak sih kamu ngerasa perut kurang nyaman gara-gara kebiasaan makan sembarangan? Yup, kesehatan usus besar itu krusial banget buat mendukung aktivitas harian kamu biar tetap santuy dan berenergi. Sebagai bagian penting...

  • Keracunan Makanan? Ini Cara Anti‑Basi Biar Tetap Kece & Aman

    Gak ada yang mau kan tiba‑tiba ngerasain keracunan makanan pas lagi nongkrong bareng temen atau di acara keluarga? Sayangnya, kasus keracunan makanan di Indonesia masih sering terjadi, bahkan sampai ada yang meninggal. Makanya,...

  • Obat Stroke - Penyebab Stroke

    Obat stroke saat ini dapat dikatakan sebagai obat-obatan nan masuk top ranking dalam global farmasi. Ramuan ini digunakan buat mengobati penyakit stroke nan mendapat julukan sebagai the silent killer itu. Disebut the silent...

  • Cara Kerja Akupuntur

    Apakah Anda mengenal bagaimana titik akupuntur tangan ? Saat ini banyak penyakit nan tidak bisa disembuhkan dengan metode pengobatan modern khas global Barat. Telah banyak orang mencoba pengobatan kedokteran ini namun hasilnya...

  • Aksi Nyata Anak Muda dan Pahlawan Medis Demi Kesehatan Pelosok Nusantara

    Pernah gak kamu bayangin gimana rasanya tinggal di pulau terpencil yang akses medisnya terbatas bangett? Nah, di sinilah peran penting para pahlawan medis yang rela mengabdi. Salah satu sosok inspiratif yang patut kita apresiasi...

  • Sianida: Kenalan, Gejala, dan Cara Cek Kalo Udah Kena - Biar Gak Kaget

    Sianida itu zat super mematikan, bro. keracunan sianida bisa bikin orang langsung drop dalam hitungan detik. Makanya, penting banget buat tau gejala keracunan sianida biar gak panik pas udah kebayang. Bentuknya biasanya cairan...

  • Tips Keren Jaga Organ Reproduksi Wanita: Dari Haid Sampai Menopause, Semua Biar Aman

    Hai, girls! 🌸 Udah pada tau belum kalau kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi itu bisa jadi bumerang kalau kita cuek? Tenang, di artikel ini gue bakal bahas semua hal penting tentang organ reproduksi wanita dengan...

  • Gak Cuma Bawa HP, Ini Dia Kotak P3K Bikin Kamu Siap Hadapi Darurat

    Jadi gini, bro‑sis. Kotak Pertolongan Pertama (P3K) itu kayak "starter pack" wajib yang harus ada di tas, mobil, atau rumah. Kita ga tau kapan kejadian accident dadakan bakal muncul - bisa di kampus, di jalan, atau bahkan...

  • Lebih Hati-Hati dan Waspada

    Media Beberapa media warta digital mempunyai rubrik spesifik nan membahas tentang masalah kesehatan. Di rubrik ini, bahkan ada tanya jawab dengan dokter secara online. Bagi nan mempunyai asuransi kesehatan, mereka malah dapat...