Hai kamu! Siap-siap deh dengerin cerita seru tentang penyanyi jazz yang satu ini. Beliau lahir di Burnaby, British Columbia, Kanada, tepatnya 9 September 1975. Dari umur 5 tahun, beliau udah ngerasain getaran musik jazz yang bikin hati berdebar. Jadi, kalau kamu pengen tau gimana Michael Buble menapaki kariernya, yuk simak!
1. Kolaborasi Besar yang Bikin Gempar
Pada suatu malam, beliau dapet undangan main di acara pesta yang diadain sama Michael McSweeney. Di sana, beliau ngasih penampilan jazz yang bikin semua orang terkesima. Album mini berisi rekaman karya musik beliau yang belum rilis pun kebawa pulang oleh McSweeney, lalu diserahin ke Perdana Menteri Brian Mulroney. Hasilnya? Beliau diundang buat nyanyiin di pernikahan putrinya sang PM. Keren, kan?
2. Prestasi dan Penghargaan yang Mengguncang Dunia
Setelah rilis album Crazy Love pada 2010, beliau ngeraih 4 Juno Awards sekaligus, termasuk Album of the Year dan Single of the Year. Album ini sempat nempati puncak Billboard 200 dalam tiga hari pertama penjualan dengan 132.000 kopi terjual. Gak cuma di Kanada, beliau juga menancapkan namanya di tangga lagu Billboard Jazz selama dua tahun berturut‑turut.
3. Awal Mula Cinta Jazz
Walaupun sempat pengen jadi pemain hockey profesional, beliau ngerasa gak cukup percaya diri di lapangan. Akhirnya, beliau milih musik sebagai jalan hidup. Pada umur 16 tahun, beliau pertama kali tampil di klub malam, berkat dorongan kakek yang juga pecinta jazz Italia. Kakek beliau ngasih koleksi musik klasik, termasuk Mills Brothers, yang jadi inspirasi utama beliau dalam mengasah suara.
4. Album Debut yang Meledak
Setelah menaklukkan kompetisi musik pada usia 18 tahun, beliau akhirnya meluncurkan album perdana yang diberi judul Michael Buble pada 2003. Lagu‑lagu kayak Fever, The Way You Look Tonight, dan You’ll Never Find Another Love Like Mine langsung masuk top‑10 di Kanada, Inggris, Amerika, dan Australia. Kesuksesan ini jadi landasan kuat buat beliau menapaki karier internasional.
5. Kompetisi yang Mengubah Segalanya
Pada tahun 1997, beliau tampil di sebuah talkshow yang dihadiri oleh diva jazz Diana Krall. Penampilan beliau bikin Krall langsung tertarik dan membuka pintu peluang besar. Tahun 2000 menandai awal karier profesional beliau yang kini melaju kencang.
6. Fakta Unik yang Bikin Kamu Terkagum
- Walaupun berasal dari keluarga nelayan, beliau jadi ikon musik internasional.
- Satu‑satunya cowok di antara tiga bersaudara.
- Mulai bernyanyi sejak usia 13 tahun, bahkan sempat nyanyiin lagu Natal di depan keluarga.
- Gagal di ajang talent contest lokal, tapi tetap semangat.
- Debut TV pada 2006, memperluas jangkauan fans.
- Album debut Michael Buble rilis 2003, menandai era baru musik jazz pop.
- Penghargaan pertama: Best New Artist di Juno Awards.
- Penghargaan paling bergengsi: Best Male Pop Vocal.
- Popularitas beliau bikin banyak cewek ngidam ngikutin jejaknya.
7. Album‑Album yang Bikin Dunia Bergoyang
Setelah debut, beliau melanjutkan dengan album It’s Time (2005) yang menampilkan hits Home (kolaborasi bareng anak perempuan David Foster) dan Quando‑quando duet sama Nelly Furtado. Selanjutnya, Call Me Irresponsible (2007) hadir dengan lagu Everything dan Lost, menancapkan beliau di puncak tangga lagu Billboard Amerika dan Inggris.
Album Crazy Love (2010) memunculkan Haven’t Met You Yet yang jadi anthem romantis, serta Crazy Love yang menambah koleksi hits beliau. Di album Christmas (2011), beliau berduet lewat Skype dengan Shania Twain pada lagu “White Christmas”, meski keduanya berada di belahan dunia yang berbeda—Napa vs Swiss—tapi hasilnya tetap keren abis.
Selain itu, beliau juga menulis sejumlah lagu yang masuk soundtrack film dan serial, seperti “Dumb ol’ Heart” di *Here’s to Life!* dan “Mr. Templeton” di *Flu Shot* (30 Rock).
Gimana? Udah kebayang kan, perjalanan Michael Buble yang penuh warna, dari mimpi jadi pemain hockey sampe jadi ikon penyanyi jazz dunia? Semoga cerita ini bikin kamu makin semangat nge‑explore dunia musik!