Lewati ke konten

Kamu Pengen Tau Gimana “Dewa Mabuk” Bikin Bisnis, Film, & Labu Keren Jadi Fenomenal?

Hai kamu! Udah pada tau belum kalau Dewa Mabuk itu bukan cuma jurus gokil di film kung fu, tapi juga inspirasi keren buat bisnis, sinema, bahkan kerajinan labu di Garut? Yuk, kita kulik bareng-bareng dengan bahasa yang santai dan asik!

1. Film Dewa Mabuk dan Legacy yang Nge‑hit

Film Drunken Master yang dibintangi Jackie Chan jadi ikon Dewa Mabuk yang legendaris. Jackie Chan menampilkan jurus ngeloyor yang keliatan “acak‑acak” tapi justru bikin penonton terpukau. Karena popularitasnya, sutradara Yuen Woo Ping sempat coba ngulang kesuksesan itu selama 14 tahun, sampai akhirnya meluncur film baru yang mengusung karakter Dewa Mabuk dengan pemain top kayak Vincet Zhao, Michelle Yeoh, dan Jay Chou.

Walau film barunya belum sepenuhnya ngalahin Drunken Master, yang jelas cerita yang fresh dan relevan sama zaman sekarang jadi kunci. Jadi, kalau mau “re‑boot” film klasik, jangan cuma ngandelin tim yang sama, tapi harus ada cerita yang segar dan gaya visual yang kekinian.

2. Strategi Bisnis ala Dewa Mabuk

Sukyatno Nugroho, pendiri Es Teler 77, mengaku pakai jurus Dewa Mabuk buat nge‑boost franchise‑nya. Beliau menekankan kerja keras yang “ngeloyor” ke mana‑mana, tanpa lelah. Hasilnya? Lebih dari ratusan gerai tersebar di seluruh Indonesia, bahkan jadi brand yang dikenal semua orang.

Buku 18 Jurus Sakti Dewa Mabuk Membangun Bisnis yang ditulis beliau jadi sumber inspirasi buat generasi muda yang pengen jadi pengusaha, bukan cuma karyawan. Gus Dur, almarhum mantan Presiden RI ke‑4, juga ngasih endorsement positif: “Dengan Jurus Dewa Mabuk, Es Teler 77 jaya di dunia.” Sementara Hermawan Kertajaya dari MarkPlus&Co menambah, “Kita harus angkat topi pada Sukyatno Nugroho, ia berani memelopori franchise brand lokal.”

Intinya, strategi pemasaran yang dinamis dan semangat “ngeloyor” bikin brand kamu bisa melesat, kayak jurus yang tak terduga tapi mematikan.

3. Kreasi Labu Unik dari Garut

Ingat adegan Jackie Chan minum dari kendi labu di Drunken Master? Di Garut, Undang Rohmat (beliau) berhasil ngubah ide itu jadi produk nyata. Dengan memanfaatkan labu kukuk tua yang kulitnya keras, beliau bikin kendi minum yang mirip banget sama di film.

Prosesnya gak instan. Labu harus dikeringkan setidaknya 3 bulan, lalu dibor dan dipernis supaya kuat dan anti‑rembes. Hasilnya? Kendi labu yang unik, jadi barang koleksi sekaligus nilai jual yang naik drastis berkat Dewa Mabuk. Ide kreatif ini nunjukin kalau inspirasi dari film bisa di‑translate jadi peluang bisnis yang fresh.

Jadi, dari layar lebar sampai ke gerai es krim, sampai ke kerajinan labu di Garut, Dewa Mabuk memang jurus serba‑guna yang bisa mengubah apa aja jadi peluang keren. Kamu juga bisa coba terapkan spirit “ngeloyor” ini dalam hidupmu—baik di dunia kerja, kreativitas, atau hobi. Selamat mencoba, bro‑sis! 🚀

Artikel Lain di Film