Lewati ke konten

Ada Seratus Ribu Adam

Kadang kita dibingungkan dengan disparitas antara agama dan teori arkeologi modern. Menurut agama, Adam ialah manusia pertama. Kalau kita mempercayai hal ini, manusia baru berumur 8000 tahun. Padahal, seperti nan kita ketahui, sudah banyak inovasi nan menunjukkan bahwa manusia purba sudah ada di global sejak ratusan ribu tahun lalu.

Pithecanthropus erectus, misalnya. Manusia purba ini hayati pada zaman pleistosin, kira-kira 300.000 hingga 500.000 tahun lalu. Lalu, mana nan benar? Benarkah Adam ada di zaman prasejarah ?

Jika ya, maka perhatikan Alat-alat batu prasejarah nan digunakan di seluruh Paleolitik (Zaman Batu Tua), nan mencirikan periode. The Paleolitik membentang dari 2,5 juta tahun nan lalu (mya), ketika nenek moyang Homo sapiens (homonids awal, Homo habilis yaitu) pertama kali mulai menggunakan alat-alat batu dan berlanjut sampai pembentukan pertanian di sekitar 10.000 SM.

1. Zaman Batu

Masa Paleolitik dipecah menjadi Paleolitik Bawah, Tengah Paleolitik, dan Paleolitik berdasarkan tren budaya, termasuk kompleksitas alat. Masa Paleolitik Bawah ialah dari 2,5 juta tahun nan lalu sampai sekitar 120.000 tahun nan lalu, Paleolitik Tengah ialah antara sekitar 300.000 tahun nan lalu sampai 30.000 tahun nan lalu, dan Paleolitik Atas ialah dari 40.000 sampai 10.000 tahun nan lalu.

Saat almanak berakhir dan memulai suatu era di mana global berpindah pindah dengan alat batu tak cocok lagi sebab orang-orang di berbagai wilayah global membuat transisi budaya pada waktu nan berbeda. Masa Paleolitik diikuti oleh Mesolithic dan Neolitik, nan berarti Tengah dan Zaman Batu Baru. Zaman Batu ini kemudian diikuti oleh Zaman Perunggu.

Industri batu nan berbeda alat dibagi menjadi empat "mode" berdasarkan kecanggihan mereka. Yang pertama ialah mode 1, dimana contoh nan paling terkenal di antaranya ialah industri alat Olduwan, dan berlangsung dari 2,5 juta tahun nan lalu.

Dan industri alat dalam kategori ini ialah Clactonian, nan datang jauh kemudian (sekitar tahun 300.000), tapi sederhana buat waktu, nan digunakan oleh Homo erectus dan bukan manusia modern. Apa kaitan manusia modern atau Adam dengan manusia sebelumnya? Entahlah.

2. Teori Evolusi

Untuk klarifikasi dan mengaitkan antara masa masa lalu dengan Adam nan diyakini dalam kitab kudus banyak agama utama. Kita harus menelusuri lagi teori evolusi. Secara umum, teori evolusi menyatakan bahwa manusia dan kera berasal dari satu makhluk induk nan sama. Makhluk induk inilah nan dicari-cari dari dahulu sampai sekarang. Sayang, hingga sekarang makhluk induk tersebut belum ditemukan.

Para peneliti hanya dapat merinci bahwa manusia modern berasal dari manusia purba; dan manusia purba berasal dari manusia kera. Perlu dicatat bahwa manusia kera berbeda dengan kera.

Bagi peneliti ilmiah, inovasi fosil manusia purba dan manusia kera menunjukkan bahwa agama melakukan defleksi sejarah. Bahkan, ada nan berkata bahwa kita harus mulai menyadari. Adam dan Hawa sebenarnya ialah makhluk berbulu; bukan manusia seperti manusia modern.

Sayang, penelitian ilmiah ini masih mencari dan membuktikan membuktikan kebenaran teorinya dengan lengkap. Fosil manusia purba dan manusia kera nan ditemukan para peneliti dapat saja bukan fosil manusia. Dapat saja fosil itu ialah fosil manusia nan memiliki bentuk tubuh nan unik atau bahkan mungkin cacat. Dapat jadi pula fosil itu ialah hasil rekayasa para peneliti demi mengklaim bahwa Adam bukan manusia pertama.

3. Ada Seratus Ribu Adam

Yang menarik, dalam sufi, salah satu cabang esoteris Islam, terdapat sebuah inovasi menarik. Seorang sufi, Ibnu Arabi, pernah menulis buku Futuhat Al Makiyya. Dalam buku tersebut, Ibnu Arabi menjelaskan pengalamannya.

Dalam perjalanannya mengelilingi Kabah, Ibnu Arabi diberitahu bahwa terdapat sabda Nabi Muhammad SAW. nan menyatakan bahwa Tuhan telah menjadikan tak kurang dari seratus ribu Adam. Jadi, minimal umur manusia modern ialah 800.000 tahun.

4. Peradaban Prasejarah nan Hancur

Kalau kita merunut pernyataan ini, kita dapat berkesimpulan bahwa manusia modern tak perlu berasal dari manusia purba atau manusia kera. Manusia modern memang demikian adanya. Bahkan, pada masa lalu, sudah ada penemuan-penemuan nan tidak kalah modern daripada inovasi saat ini. Masalahnya, peradaban manusia-manusia tersebut dihancurkan oleh alam.

Kita tentu ingat bahwa cerita banjir di global ada di seluruh dunia. Bukan tak mungkin kelak kita juga dihancurkan oleh alam. Lalu, beberapa anak dari generasi kita, nan tak mempunyai kemampuan menciptakan pengetahuan, memulai lagi peradaban mereka sejak dari nol.

5. Tugas Berat EtnoArkeologis

Ethnoarchaeologists mengkaji konduite modern masyarakat buat membantu memahami aktivitas warga prasejarah. Mereka melampaui studi artefak nan ditinggalkan di situs arkeologi dengan mencari petunjuk buat konduite manusia.

Dengan melihat masyarakat saat ini, ethnoarchaeologists bisa menyimpulkan bahwa artefak melayani tujuan nan sama di masa lalu seperti nan mereka lakukan saat ini. Mereka membentuk hipotesis dari bahan nan ditinggalkan oleh masyarakat antik menggunakan informasi budaya kelompok nan ada orang.

Arkeolog tradisional mengidentifikasi, mengklasifikasi, menafsirkan, dan berusaha buat artefak tanggal ditemukan di situs. Mereka mencoba buat belajar bagaimana orang beradaptasi dengan lingkungan melalui apa nan tertinggal.

Ethnoarchaeologists menambahkan konduite manusia buat teka-teki buat mendapatkan pemahaman nan lebih baik dari kehidupan prasejarah. Mereka menggabungkan data dari museum, percobaan, dan pengamatan masyarakat hidup.

Salah satu studi paling terkenal dikutip oleh ethnoarchaeologists melibatkan Nunamiut Eskimo nan tinggal di bagian utara Alaska. Arkeolog Lewis Binford berusaha buat memahami sifat tampaknya rambang dari tulang hewan nan ditemukan di situs arkeologi prasejarah di wilayah tersebut. Dia mulai mengamati masyarakat Nunamiut dan bagaimana mereka melakukan karibu perburuan dua kali setiap tahun

Penelitian ini melibatkan cara orang Eskimo disesuaikan dengan lingkungan nan keras di mana mereka tinggal. Ini masyarakat pemburu dan pengumpul mengalami musim dingin nan sangat dingin dan kegelapan total lebih dari setengah setiap tahun.

Binford belajar bahwa Nunamiut nan tinggal di kamp-kamp dasar dan digunakan lebih kecil, kamp-kamp sementara selama perburuan mereka. Hewan dibantai di kamp-kamp berburu dan tulang tertinggal, sering bersama dengan alat-alat nan digunakan buat memotong dan mempersiapkan daging.

Studi juga dilakukan oleh ethnoarchaeologists melihat populasi penduduk orisinil Amerika dan aborigin Australia. Beberapa ilmuwan percaya kegiatan eksklusif mencerminkan tujuan bersama sepanjang sejarah. Mereka menyimpulkan tak ada cara buat secara positif tahu apa nan terjadi di masa lalu, tetapi analisis masa kini menambah pengetahuan arkeologi.

Ethnoarchaeologists mengeksplorasi cara orang makanan proses dan menggunakan alat nan diperlukan buat bertahan hidup. Mereka berharap buat memahami bagaimana orang-orang prasejarah berevolusi dan menggunakan teknologi ditingkatkan buat mendorong kelangsungan hayati mereka.

Para ilmuwan menggunakan informasi nan dipublikasikan dan nan tak dipublikasikan turun-temurun buat membantu memahami masa lalu atau zaman prasejarah ketika Anda menjelajahi situs arkeologi dengan menggunakan metode tradisional.

Beberapa arkeolog tradisional memiliki pandangan kritis ethnoarchaeology, menyebutnya arkeologi baru. Mereka berdebat teori nan dikembangkan oleh mempelajari orang-orang modern memberikan tak lebih dari analogi kemungkinan nan mungkin tak valid. Para peneliti percaya bahwa bukti realitas ditemukan di situs prasejarah harus berdiri terpisah dari zaman modern kesimpulan.

Artikel Lain di Ilmu Sosial

  • Bongkar macam‑macam ideologi Kekinian: Dari Liberal sampai Demokrasi yang Bikin Lo Paham

    Yo, generasi Z! Lo pasti pernah denger kata "ideologi" di kelas atau di medsos, tapi apa sih sebenernya artinya? Ideologi itu kayak peta visi yang ngebimbing sebuah bangsa buat ngatur tatanan pemerintahan dan ngarahin cara...

  • Rezim Melati

    Ketika komando memasuki istana negara. Ketika moncong senapan menjadi surat suara. Ketika angan-angan dan impian terpenjara dalam derap-derap langkah serdadu di balik pintu. Seketika itu pula tanah-tanah lapang menjadi kuburan....

  • Pemahaman Masyarakat Terhadap Resesi dan Depresi Ekonomi

    Ekonomi merupakan bidang nan sangat krusial dalam kehidupan manusia. Tidak jarang, masalah-masalah ekonomi berdampak pada bidang politik, sosial, atau nan lainnya. Mungkin itu pula nan menjadikan istilah “berdampak...

  • Siapa Yang Diuntungkan?

    Kontrak kerja karyawan sebenarnya telah diatur oleh pemerintah dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 58. Dalam UU tersebut, secara jelas telah diatur mengenai tata cara, prosedur, dan status karyawan. Jika seorang karyawan nan...

  • Biar Gak Abal-Abal: Yuk Pahami Dasar Organisasi & Vibe Kerja Seru Era Modern

    Pernah gak sih kamu ngerasa kalau hidup kita itu gak pernah bisa lepas dari yang namanya ngumpul bareng orang lain? Mulai dari ngerjain tugas kelompok di kampus, join komunitas skincare , sampai masuk ke dunia kerja professional,...

  • Efektivitas Komunikasi Antarpribadi

    Banyak nan salah mengartikan komunikasi antarpribadi . Pengertiannya secara generik ialah komunikasi antara dua individu. Namun dalam ilmu komunikasi, pengertiannya lebih sempit dan terdapat syarat-syarat tertentu. Pengertian...

  • Berprestasi di Tengah Padatnya Jadwal

    Sebelum membahas definisi prestasi belajar , mari kita simak mitos-mitos tentang prestasi di bawah ini: 1. “Saya sungguh senewen, anak aku mendapat nilai merah di raportnya buat pelajaran Matematika. Padahal aku sudah...

  • Membangun Bisnis dari Konsep Arti Bisnis

    Pelaku maupun pengamat bisnis sudah seharusnya memahami arti bisnis . Bagaimana mungkin orang akan menjalankan bisnis jika tak mengerti bisnis. Namun, memang banyak juga nan tak peduli dengan teori-teori maupun kajian definisi...

  • Kenalin Ideologi Pancasila: 5 Sila yang Bikin Bangsa Makin Keren

    Yo, generasi milenial! Ideologi Pancasila itu bukan cuma kata-kata berat di buku sejarah, tapi udah jadi dasar negara Indonesia yang ngasih vibe kebersamaan, keadilan, dan semangat kebhinekaan. Yuk, kita kulik bareng-bareng...

  • Seputar Daftar Barang Impor Indonesia

    Tahukah Anda daftar barang impor Indonesia ? Global perdagangan semakin kompetitif dewasa ini. Perjanjian perdagangan antarnegara juga semakin mempermudah melakukan transaksi. Pasar dunia dan perindustrian pun berjalan lebih...