Tangkal dan Tangkal Konten Kisah Dewasa
Ada sedikit pergeseran asumsi nan terjadi antara kisah dewasa dengan cerita dewasa. Dua-duanya sejatinya hanya bercerita tentang pengalaman dewasa nan telah dialami oleh sang pencerita atau pengisah. Namun kata dewasa menjadi persoalan lain. Sepertinya kata dewasa selalu identik dengan persoalan seks. Dan Google pun memberikan data dan fakta nan demikian. Seakan, baik kisah dewasa dan cerita dewasa ialah penjelmaan pengalam seks pribadi.
Baik kisah dewasa maupun cerita dewasa dituliskan secara mendetail dan komprehensif dari awal hingga akhir secara kronologis. Tak hanya bercerita, bahkan tiap dialog pun dituliskan dengan baik. Kenyataan ini sangat unik dan menarik. Tapi tidak sedikit kisah dewasa dan cerita dewasa nan ada di internet hanya sekadar hoax atau dusta belaka. Namun tak menutup kemungkinan jika kisah dewasa dan cerita dewasa tersebut ialah pengalam pribadi nan benar-benar terjadi.
Apa Kata Google Soal Kisah Dewasa?
Google mencatat kata kunci kisah dewasa telah intens dicari sejak tahun 2006 hingga tahun 2012. Puncak paling tinggi pencarian topik kisah dewasa terjadi pada bulan September 2010 di angka 100. Titik terendah penelusuran kata kunci kisah dewasa terjadi pada bulan Maret 2007 dengan angka 7. Google tak menjelaskan lebih lanjut makna angka-angka tersebut. Google memberikan angka 0 - 100 buat evaluasi taraf intesitas pencarian kata kunci nan ditelusuri.
Menariknya, ternyata ada tiga negara di global ini nan dominan mencari kata kunci kisah dewasa. Di urutan pertama ialah Indonesia, kemudian disusul Malaysia, dan Amerika Serikat. Untuk Amerika Serikat, wilayah nan paling intens mencari topik kisah dewasa ialah California. Untuk negara Malaysia diwakili oleh Kota Kuala Lumpur. Wow, tidak hanya Indonesia saja penikmat cerita dewasa. Dua negara ini ternyata penggemar cerita seks pula.
Untuk Indonesia, Google mencatat ada enam wilayah primer pengakses kata kunci kisah dewasa . Provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Google menangkap ada enam kota primer di Indonesia sebagai kota terintens dalam menelusuri topik kisah dewasa. Kota-kota tersebut yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan.
Di awal telah disinggung jika kisah dewasa akan identik dengan cerita dewasa. Antara kisah dewasa serta cerita dewasa selalu diidentifikasikan dengan pengalaman seks pribadi individu. Google pun menangkap gelagat ini. Kata kunci kisah dewasa berdampak selanjutnya pada topik kisah dewasa. Kata kunci tersebut antara lain kisah cerita dewasa, kisah nyata, kisah konkret dewasa, dan cerita kisah nyata . Di sisi lain, Google juga mencatat taraf pertumbuhan kata kunci lainnya nan terkait dengan kisah dewasa. Kata kunci tersebut yakni cerita kisah nyata, cerita panas dewasa, kisah cinta, kisah hot, kisah panas, kumpulan cerita dewasa .
Kisah Dewasa di Internet
Google memberikan data terkait dengan kisah dewasa sinkron dengan klarifikasi di atas. Namun bagaimanakah fakta di lapangan? Jika Anda mencoba menelusuri kata kunci atau topik kisah dewasa di mesin penelusuran Google, coba tengok di hasil penelusuran. Apa nan Anda temukan. Daftar situs-stus nan didominasi konten seronok bukan? Meskin konten primer situs penyedia layanan kisah dewasa didominasi oleh konten teks, namun konten ini tetap seronok dan menjurus ke arah pronografi.
Kontennya pun beragam. Ada nan murni menawarkan konten teks kisah dewasa, namun ada pula nan memberikan konten dewasa lainnya. Sebut saja gambar atau video dewasa. Seakan kata dewasa di internet identik dengan konten seksual. Bahkan jika Anda mencari kata kunci dewasa saja, akan dirujuk Google ke situs dewasa. Entah kontennya berisi teks, gambar, maupun video dewasa. Sekali lagi dewasa identik dengan seksualitas.
Padahal kata dewasa memiliki arti nan sangat luas. Dapat bermakna taraf kedewasaan seseorang dalam berpikir, bertindak, maupun berperilaku. Kisah dewasa sendiri di internet juga memiliki banyak tafsiran. Pengalaman hayati seseorang tatkala menginjak usia dewasa, peralihan dari anak-anak ke dewasa, atau hal-hal nan mereka temui ketika memasuki gerbang kedewasaan. Namun sekali lagi, kisah dewasa di internet dipenuhi dengan kisah seksualitas.
Tangkal dan Tangkal Konten Kisah Dewasa
Bagi orangtua, problematika ini sulit diatasi. Mengapa? Mereka harus terjun langsung di setiap aktivitas anak-anak tatkala berinteraksi dengan internet. Masalahnya, konten dewasa terkait dengan gambar atau video dapat dideteksi secara langsung dengan parental control .
Dengan tool yang disediakan oleh Windows (Vista dan Se7en), orangtua tidak perlu risau dengan aktivitas anaknya di internet. Namun buat konten dewasa nan berwujud teks, pendeteksian secara otomatis sulit dilakukan. Ini ialah masalah serius dari keberadaan kisah dewasa di internet.
Mau tak mau, mereka harus disiplin mengawasi tingah laku anaknya di internet. Cara ini ialah jalan nan paling masuk akal. Sebab cara reguler tidak bisa dipakai lagi. Kisah dewasa dalam konten teks sering tersamar atau terselubung. Parental control mendeteksi konten dewasa dari keyword dan kata kunci situs nan disaring. Tetapi situs nan menyajikan kisah dewasa tak selalu berwujud situs dewasa atau situs pornografi. Situs-situs ini terkadang berwujud dalam sebuah blog.
Jika diperhatikan, blog nan dijumpai tak menunjukkan tanda-tanda atau indikasi sebuah situs dewasa (pornografi). Situs pornografi selalu menggunakan keyword dan kata kunci hal nan terkait dengan pronografi. Namun buat beberapa blog eksklusif tak menggunakan kata kunci tersebut. Dan akhirnya parental control pun meloloskannya. Memang konten seksual nan terekam di kisah dewasa hanya sekadar teks. Namun bermula dari teks, anak Anda telah mengomsumsi ilmu pengetahuan nan tak sinkron dengan usianya.
Kisah Dewasa di Media Sosial
Gegap gempita media sosial juga tidak luput dari kenyataan kisah dewasa. Dan bahkan ada akun spesifik nan menyediakan layanan kisah dewasa. Akun-akun ini patut diwaspadai. Mereka tersebar di berbagai media sosial. Sebut saja Facebook dan Twitter.
Jika Anda tidak hati-hati dalam mengawasi konduite anak di media sosial, bisa-bisa mereka terjerumus ke hal negatif. Dimulai dari sifat nagih konten dewasa nan diselubungkan melalui kisah dewasa, mereka bisa melakukan hal-hal lainnya.
Pemerintah sejatinya telah mengambil tindakan. Tiffatul Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informasi Indonesia, mengambil langkah tegas dengan memblokir semua situs porno di Indonesia. Ia sosok menteri nan agamis. Membawa panji-panji agama buat disinergikan dengan teknologi. Imbasnya, nan diurus ialah situs porno, bukan kemajuan teknologi informasi tanah air. Malah fokus ke konten dewasa, termasuk situs kisah dewasa.
Namun sekali lagi, pemblokiran ini tak maksimal. Masih banyak situs-situs nan luput dan tak tersaring pemblokiran tersebut. Pemerintah telah berupaya dengan maksimal, namun tetap saja butuh dukungan mayarakat. Dalam hal ini ialah Anda sebagai orangtua. Jika mengandalkan pemerintah atau tool di komputer, problematika kisah dewasa tidak akan pernah usai. Teknologi semakin maju dan penyebaran informasi serta konten juga semakin canggih, termasuk konten dewasa nan terselubung melalui kisah dewasa.