Lewati ke konten

Mogok Myanmar

Berbicara batu delima maka kita tidak akan dapat lepas dari berbagai pendapat nan kemudian menjadi keyakinan mengakar di tengah-tenggah masyarakat. Batu delima atau batu merah delima nan juga akrab disebut dengan batu Rubi, menjadi lambang keperkasaan dan kewibawaan. Asal-usulnya sendiri telah menjadi mitos nan beragam.

Ada nan mengatakan bahwa batu ini berasal dari permata tahta Nabi Sulaiman nan terkenal kaya raya. Terkait dengan rona merah nan memukau, maka hal ini juga dikait-kait dengan percikan darah Nabi Muhammad nan mengkristal menjadi batu.

Namun pendapat lain mengatakan kalau batu nan juga disebaut sebagai rajanya permata ini berasal dari sarang elang mengingat elang selalu memakan daging dan darah nan memerah.

Terlepas dari berbagai ungkapan di atas, hingga hari ini pertambangan batu merah delima ini masih tetap didominasi berada di wilayah kerajaan Burma nan kita kenal dengan nama Myanmar.

1. Bentuk dan Khasiat

Ada juga nan berbantuk bulat telur dan ini cocok dan berkhasiat membantu urusan perdagangan. Dalam arti luas batu merah delima bulat telur diyakini berkhasiat menjadi peruntungan dalam global bisnis. Maka tak heran jika harga batu ini melambung mencapai miliaran rupiah meski juga bukan batu asli. Berangkat dari sini, maka tak heran jika pertambangan batu merah delima terus saja dilakukan

2. Pertambangan

Sejak 2.500 tahun nan lalu, pertambangan batu merah delima atau rubi ini sudah dimulai dan hingga kini masih saja tetap diburu. Saat ini, pertambangan batu delima masih digelar di beberapa negara bagian di Asia seperti Thailand dan Burma, Australia, Pakistan, Afghanistan, dan juga Amerika Serikat.

Namun global mengakui, dari semua negara tersebut Burma nan kini dikenal dengan sebutan Myanmar, ialah sumber paling tersohor dalam hal batu delima murni.

3. Mogok Myanmar

Membicarakan Burma, maka studi sejarah pertambangan merah delima tidak akan dapat lepas dari kisah pertambangan desa Mogok, Myanmar. Persoalan waktu dan kapan dimulai pertambangan itu tidak ada nan menyepakatinya. Namun, legenda nan berkembang di masyarakat mengatakan inovasi batu mulia merah delima ini sudah ada sejak Buddha masih berjalan di muka bumi.

Dahulu kala daerah Mogok merupakan hutan belantara nan selalu dihinggapi burung-burung liar. Konon, seekor elang sedang mencari makan mendapatkan daging nan langsung dicabik-cabik oleh cakar dan paruhnya.

Pada saat nan sama, batu keramat berukuran besar di puncak bukit itu ikut tercabik dan segera bercampur dengan darah dan daging. Namun sebab sulit ditelan, maka batu itu dimuntahkan berlumuran darah. Batu merah delima inilah nan syahdan pertama ada di dunia.

Masyarakat pun percaya, sarang elang ialah ladang merah delima. Namun kepercayaan ini pupus mengingat sulitnya mengintip sarang elang. Namun demikian, pada abad 15 pertambangan Mogok ini menjadi perebutan dan konflik saat negara barat mulai berambisi menguasainya.

Artikel Lain di Pertambangan

  • Batu Alam: Bikin Rumah Lo Lebih Keren dengan Sentuhan Alami

    Yo, anak‑anak! Lo pasti udah sering liat batu alam dekorasi yang dipajang di kafe atau rumah temen, kan? Ternyata, batu ini bukan cuma "batu biasa" yang nganggur di kebun. Dari bentuknya yang alami sampai teksturnya yang...

  • Energi Alternatif Batu Bara Cair

    Beberapa tahun belakangan, sering kita dengar ada sebagian wilayah Indonesia nan mendapat jatah listrik terbatas, sehingga pemadaman bergilir pun diterapkan di sejumlah titik. Hal ini wajar saja terjadi mengingat bahan bakar...

  • Kenapa Indonesia Belum Jago Pengolahan Bijih Besi? Simak Solusinya

    Hai gengs! Kalian tau ga sih, Indonesia tuh kaya banget sama bijih besi yang bisa dipake buat mobil, pesawat, sampai gedung pencakar langit. Tapi sayangnya, pengolahan bijih besi di tanah air masih belum maksimal. Kenapa?...

  • Penanganan Keracunan Minyak Tanah

    Seorang Ibu menjadi panik, Ia heran tiba-tiba saja anaknya mengalami batuk dengan sesak nafas. Pada saat itu Ia sedang memasak di dapur dan si kecil ikut bermain disana. Ternyata minyak tanah nan dipakai buat mengisi kompor...

  • 2. Faktor Tersedianya Barang dan Harga Homogen sebagai Pengganti

    Harga pertamax nan dirasa mahal oleh sebagian masyarakat dinilai semakin menambah beban hidup. Sinkron anjuran pemerintah sebagai respon atas naiknya harga minyak mentah dunia, kalangan mampu, yaitu kalangan menengah ke atas...

  • Dampak Penggunaan Bensin

    Wacana mengenai kenaikan harga BBM, tepatnya bensin, baru-baru ini pastinya menjadi mimpi jelek masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, saat ini BBM sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat di Indonesia, bahkan di dunia. Kebutuhan...

  • Kisah Sunan Kalijaga dan Emas Logam Mulia

    Logam mulia merupakan jenis logam nan tahan terhadap korosi (pengaratan). Contoh logam mulia adalah, ruthenium, rhodium, palladium , perak, osmium, iridium , platina, dan emas. Salah satu logam mulia nan paling terkenal dan...

  • Dua Faktor nan Membuat Tri Pantang Mundur

    Tri Mumpuni Iskandar ialah salah satu tokoh inspiratif nan sudah sukses menjual listrik ke PLN sebagai hasil usaha pengembangan energi alternatif nan sudah dijalaninya sejak 1990an. Usahanya ini, bahkan, dipuji oleh Presiden...

  • Manfaat Ekonomi Logam Mulia

    Logam mulia ialah unsur kimia metal langka nan memiliki nilai ekonomi tinggi. Secara kimia, logam mulia kurang reaktif jika dibandingkan dengan sebagian unsur nan lain. Logam mulia sangat mengilap serta lebih lunak dan lebih...

  • Bongkar Kegunaan Batu Bara yang Bikin Hidup Lebih "Kekinian

    Yo, pernah gak lo mikir kegunaan batu bara itu cuma buat ngebakar api doang? Ternyata, si hitam pekat ini punya peran yang gede banget buat kehidupan modern kita. Yuk, kita kulik bareng-bareng, pake bahasa yang asik biar...