Lewati ke konten

Tugas dan Kewenangan Komisi Pemilihan Umum

Pernah dengar istilah KPU tapi cuma tahu pas lagi ramai musim Pemilu doang? Jangan cuma sekadar numpang lewat, guys! Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu ibarat 'wasit utama' dalam Pesta Demokrasi di Indonesia. Mulai dari milih Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD, sampai Kepala Daerah (Pilkada), semuanya dieksekusi dan diatur sama KPU.

Fakta menariknya, sebelum Pemilu 2004, anggota KPU itu diisi sama orang-orang dari partai politik. Tapi tenang, aturan mainnya makin ke sini makin oke. Sejak terbitnya UU No. 4/2000, anggota KPU wajib berasal dari kalangan non-partisan alias independen. Tujuannya jelas, biar netralitasnya terjaga dan gak memihak ke kubu mana pun!

Meskipun begitu, perjalanan KPU emang gak selalu mulus. Di masa lalu, lembaga ini sempat diterpa isu miring terkait kasus korupsi yang menyeret beberapa oknum pejabatnya. Namun, lika-liku ini justru jadi pelajaran berharga buat KPU untuk terus berbenah biar makin kredibel di mata publik.

1. Biar Gak Kudet: Kepoin Sejarah KPU dari Masa ke Masa

Biar kamu makin paham, KPU yang kita kenal sekarang punya sejarah yang lumayan panjang sejak era Reformasi 1998. Penasaran? Cekidot perjalanannya!

1. Periode 1999-2001 (KPU Pertama): Dibentuk lewat Keppres No. 16 Tahun 1999 di era Presiden B.J. Habibie. Anggotanya lumayan jumbo, yaitu 53 orang yang terdiri dari perwakilan partai politik dan pemerintah.

2. Periode 2001-2007 (KPU Kedua): Di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), lewat Keppres No. 10 Tahun 2001, KPU dirombak jadi lebih ramping dengan 11 anggota dari unsur LSM dan akademisi.

3. Periode 2007-2012 (KPU Ketiga): Melalui Keppres No. 101/P/2007, anggotanya dipangkas lagi jadi 7 orang yang berlatar belakang akademisi, birokrat, dan peneliti.

Demi menjaga integritas, Pemilu emang wajib banget menganut prinsip Jurdil (Jujur dan Adil). Tanpa prinsip ini, proses memilih wakil rakyat gak bakal berjalan objektif. Makanya, landasan hukum seperti UU No. 22 Tahun 2007 terus diperbarui untuk memastikan KPU bekerja secara mandiri, tetap, dan nasional.

2. Tim Di Balik Layar: Peran Sekretariat Jenderal KPU

Tugas KPU yang seabrek itu tentu gak dipikul sendiri oleh para komisioner. Di sinilah peran penting dari Sekretariat Jenderal (Sekjen) KPU!

Sekjen KPU dipimpin oleh Sekretaris Jenderal bersama Wakil Sekjen yang fokus mengurus hal-hal teknis serta operasional. Mulai dari merencanakan program, menyusun anggaran, mengatur jadwal, sampai berkoordinasi dengan KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS, hingga KPPSLN (luar negeri). Semuanya ditangani secara rapi biar urusan logistik dan administrasi Pemilu jalan tanpa kendala.

3. Gak Cuma Ngitung Suara, Ini Tugas dan Kewenangan KPU!

Berdasarkan regulasi resmi, KPU punya sederet kewenangan krusial dalam menyelenggarakan Pemilu. Ini dia beberapa tugas utamanya yang wajib kamu tahu:

  1. Merencanakan dan menyiapkan seluruh rangkaian pelaksanaan Pemilu secara matang.
  2. Menerima, meneliti, dan menetapkan partai politik yang berhak jadi peserta Pemilu.
  3. Membentuk panitia pemilihan dan mengoordinasikan proses Pemilu dari tingkat pusat sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
  4. Menetapkan jumlah kursi anggota DPR, DPRD I, dan DPRD II di setiap daerah pemilihan (dapil).
  5. Mengatur dan mengesahkan hasil rekapitulasi penghitungan suara secara menyeluruh.
  6. Mengumpulkan dan mengolah data hasil pelaksanaan Pemilu secara sistematis.
  7. Menentukan dan memimpin setiap tahapan kegiatan Pemilu secara transparan.

4. Throwback Anggota KPU & Pentingnya Transparansi Publik

Sebagai gambaran, pada periode 2012-2017 lalu, ada 7 komisioner KPU yang dilantik langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama anggota Bawaslu. Mereka adalah:

  1. Ida Budhiati, S.H., M.H.
  2. Sigit Pamungkas, S.IP., MA.
  3. Arief Budiman, S.S., S.IP., MBA.
  4. Husni Kamil Manik, S.P. (Ketua KPU)
  5. Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah, S.IP., M.Si.
  6. Drs. Hadar Nafis Gumay
  7. Juri Ardiantoro, M.Si.

Biar pesta demokrasi makin dipercaya anak muda, KPU dituntut untuk selalu transparan. Informasi seputar aturan Pemilu, mekanisme pencoblosan, anggaran, profil caleg, hingga hasil rekapitulasi suara harus disampaikan secara terbuka, akurat, dan up-to-date.

Jadi, gak ada alasan lagi buat kamu melek politik setengah-setengah, ya! KPU punya peran vital untuk memastikan setiap suara yang kamu berikan benar-benar terhitung demi masa depan Indonesia.

Artikel Lain di Ilmu Sosial

  • Bongkar macam‑macam ideologi Kekinian: Dari Liberal sampai Demokrasi yang Bikin Lo Paham

    Yo, generasi Z! Lo pasti pernah denger kata "ideologi" di kelas atau di medsos, tapi apa sih sebenernya artinya? Ideologi itu kayak peta visi yang ngebimbing sebuah bangsa buat ngatur tatanan pemerintahan dan ngarahin cara...

  • Rezim Melati

    Ketika komando memasuki istana negara. Ketika moncong senapan menjadi surat suara. Ketika angan-angan dan impian terpenjara dalam derap-derap langkah serdadu di balik pintu. Seketika itu pula tanah-tanah lapang menjadi kuburan....

  • Pemahaman Masyarakat Terhadap Resesi dan Depresi Ekonomi

    Ekonomi merupakan bidang nan sangat krusial dalam kehidupan manusia. Tidak jarang, masalah-masalah ekonomi berdampak pada bidang politik, sosial, atau nan lainnya. Mungkin itu pula nan menjadikan istilah “berdampak...

  • Siapa Yang Diuntungkan?

    Kontrak kerja karyawan sebenarnya telah diatur oleh pemerintah dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 58. Dalam UU tersebut, secara jelas telah diatur mengenai tata cara, prosedur, dan status karyawan. Jika seorang karyawan nan...

  • Biar Gak Abal-Abal: Yuk Pahami Dasar Organisasi & Vibe Kerja Seru Era Modern

    Pernah gak sih kamu ngerasa kalau hidup kita itu gak pernah bisa lepas dari yang namanya ngumpul bareng orang lain? Mulai dari ngerjain tugas kelompok di kampus, join komunitas skincare , sampai masuk ke dunia kerja professional,...

  • Efektivitas Komunikasi Antarpribadi

    Banyak nan salah mengartikan komunikasi antarpribadi . Pengertiannya secara generik ialah komunikasi antara dua individu. Namun dalam ilmu komunikasi, pengertiannya lebih sempit dan terdapat syarat-syarat tertentu. Pengertian...

  • Berprestasi di Tengah Padatnya Jadwal

    Sebelum membahas definisi prestasi belajar , mari kita simak mitos-mitos tentang prestasi di bawah ini: 1. “Saya sungguh senewen, anak aku mendapat nilai merah di raportnya buat pelajaran Matematika. Padahal aku sudah...

  • Membangun Bisnis dari Konsep Arti Bisnis

    Pelaku maupun pengamat bisnis sudah seharusnya memahami arti bisnis . Bagaimana mungkin orang akan menjalankan bisnis jika tak mengerti bisnis. Namun, memang banyak juga nan tak peduli dengan teori-teori maupun kajian definisi...

  • Kenalin Ideologi Pancasila: 5 Sila yang Bikin Bangsa Makin Keren

    Yo, generasi milenial! Ideologi Pancasila itu bukan cuma kata-kata berat di buku sejarah, tapi udah jadi dasar negara Indonesia yang ngasih vibe kebersamaan, keadilan, dan semangat kebhinekaan. Yuk, kita kulik bareng-bareng...

  • Seputar Daftar Barang Impor Indonesia

    Tahukah Anda daftar barang impor Indonesia ? Global perdagangan semakin kompetitif dewasa ini. Perjanjian perdagangan antarnegara juga semakin mempermudah melakukan transaksi. Pasar dunia dan perindustrian pun berjalan lebih...