Hai kamu! Pernah denger tentang kota angin yang selalu disertai alunan musik campursari kental? Yup, itu dia Nganjuk, kabupaten di selatan Jawa Timur yang bikin hati kamu langsung "nggak" bisa diem. Dari budaya yang asik sampai kuliner yang mantap, semua ada di sini. Yuk, intip apa aja yang bikin Nganjuk jadi spot wajib dikunjungi!
1. Kuliner Khas Nganjuk yang Bikin Lidah Ngiler
Kalau kamu suka makanan yang gurih dan pedas, Nganjuk punya menu yang siap bikin kamu ketagihan. Berikut tiga rekomendasi yang wajib kamu cobain:
a. Pecel & Tumpang Kertosono
Nasi pecel dengan sayur segar kayak taoge, bayam, plus sambal tumpang khas Nganjuk yang terbuat dari tempe, santan, kencur, dan daun jeruk. Kombinasi ini biasanya disajikan bareng rempeyek kacang dan teri, cocok banget buat sarapan sebelum naik kereta. Jangan lupa bawa pulang satu porsi biar staycation rasa di rumah!
b. Nasi Goreng Dakota
Namanya aja unik, "Dakota". Nasi goreng ini terinspirasi dari pesawat Dakota yang pernah mengangkut pejuang Indonesia. Bedanya, di Nganjuk nasi goreng ini selalu ditemani rempeyek renyah yang menambah tekstur crunchy di setiap suapan. Rasanya? Bikin kamu pengen nambah lagi!
c. Ayam Goreng Kremes
Ayam goreng kremes di Nganjuk punya ciri khas: lapisan kremesnya mirip rempeyek kacang yang gurih dan renyah. Dagingnya tetap juicy dan bumbunya pas, jadi cocok buat makan bareng temen atau keluarga.
2. Misteri Air Terjun Sedudo yang Bikin Merinding
Selain kuliner, Nganjuk juga punya air terjun Sedudo yang penuh legenda. Konon, di sini ada kisah heroik tentang Supriyadi, tokoh PETA yang memimpin pemberontakan melawan Jepang. Katanya, Supriyadi sempat dikejar sampai ke wilayah Nganjuk dan menghilang di kabut tebal air terjun Sedudo.
Beberapa cerita nyebut bahwa ia tertembak di Gunung Wilis, sementara versi lain bilang ia menghilang di balik batu berbentuk kepala ular dekat air terjun. Sampai sekarang, jasadnya belum pernah ditemukan, menambah aura misteri yang bikin tempat ini makin magis.
3. Kenapa Nganjuk Dijuluki Kota Angin?
Kalau kamu lewat Nganjuk, pasti bakal ngerasain hembusan angin yang terus-menerus. Karena letaknya di perbatasan antara Kediri dan Kertosono, angin kencang sering banget melanda, lengkap dengan hujan deras dan petir yang menambah drama alam.
Berbatasan dengan Bojonegoro (utara), Jombang (timur), Kediri & Ponorogo (selatan), serta Madiun (barat), Nganjuk jadi titik pertemuan budaya dan kuliner yang serupa dengan kabupaten tetangga. Jadi, kamu bakal ngerasain nuansa "kebersamaan" yang unik di tiap sudut kota.
4. Wisata Alam Nganjuk yang Wajib Kamu Jelajahi
Selain air terjun Sedudo, ada beberapa spot alam lain yang sayang banget dilewatin:
a. Air Terjun Roro Kuning
Terletak di desa Bajulan, Poceret, sekitar 30 km selatan Nganjuk. Jalan ke sini udah beraspal, jadi gampang dijelajah. Di dekatnya ada monumen yang mengenang perjuangan Jenderal Sudirman melawan Belanda, cocok buat yang suka sejarah.
b. Air Terjun Pacoban Ngunut
Hanya 4 km dari Roro Kuning, Pacoban Ngunut menawarkan pemandangan alami yang menyejukkan. Suasana tenang dan suara gemericik air bikin kamu betah berlama‑lama di sini.
c. Air Terjun Pacoban Coban
Spot ini juga berada di lereng Gunung Wilis, dengan panorama hijau yang memukau. Cocok buat foto-foto Instagram yang bakal dapat banyak likes!
d. Air Terjun Ngleyangan
Berarti "terombang‑ambing" dalam bahasa Jawa, air terjun ini terletak di kaki Gunung Wilis. Keindahannya masih alami, cocok buat kamu yang pengen melarikan diri dari hiruk‑pikuk kota.
Jadi, kapan lagi kamu bisa eksplor Nganjuk yang penuh vibes alam, budaya, dan kuliner? Pack tasmu, ajak temen, dan rasakan sendiri sensasi kota angin yang selalu menyapa dengan senyum hangat. Selamat berpetualang, bro!