Lewati ke konten

Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Manusia dilahirkan ke global dari rahim sang bunda. Sebelum dilahirkan bahkan pada saat pemberian ruh oleh Tuhan Yang Maha Kuasa manusia sudah diberikan berbagai tanggung jawab. Setelah dilahirkan, tanggung jawab itu akan semakin terasa seiring dengan semakin bertambahnya usia.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia berinterkasi dengan lingkungannya, baik lingkungan secara fisik maupun lingkungan secara rohaniah. Untuk itu, buat menjalankan perannya tersebut manusia memiliki kriteria nan bhineka bergantung pada peran nan diemban dan dilaksanakannya.

Hakikat dari manusia ialah sebagai berikut:

  • Manusia ialah makhluk nan memiliki tenaga nan bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya buat memenuhi semua kebutuhan hidupnya.
  • Manusia dibekali oleh akal dan pikiran buat itulah manusia memiliki sifat rasional nan bertanggungjawab pada pola tingkah laku intetektual dan sosialnya.
  • Manusia mampu mengarahkan dirinya ke arah tujuan baik positif maupun negatif nan mampu mengontrol dan menentukan nasib dirinya sendiri.
  • Manusia ialah makhluk nan senantiasa berkembang terus sepanjang hidupnya.
  • Manusia dalah makhluk narsis nan terus berusaha buat menunjukkan eksistensi dirinya, membantu sesama dan loka di mana dia hidup.
  • Manusia dalah makhluk kreasi Tuhan nan memiliki tanggung jawab moral nan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Keingkaran atau lari dari tanggung jawab akan berbuntut pada penyesalan dan penilaianyang kurang menguntungkan.
  • Manusia ialah makhluk nan memiliki sifat baik dan buruk. Kedua sifat ini akan senantiasa muncul seiring dengan perkembangan kehidupan keseharian dan lingkungan di mana dia berinteraksi dengan sesamanya dan nan paling krusial proses pendidikan nan dia terima baik formal maupun non formal.
  • Manusia ialah makhluk nan sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Sehingga, lingkungan ini akan membentuk kepribadian manusia nan bhineka nan dapat menjadi nilai tambah atau malahan menjadi nilai negatif bagi dirinya sendiri.

Mengacu pada berbagai hal tersebut, sudah selayaknya mendapatkan julusan makhluk multifungsi, multi kompleks dan sebutan nan lainnya. Sehingga, setiap orang dapat menafsirkan bhineka akan pengertian manusia itu sendiri.

Berbagai pengertian manusia telah banyak dikemukakan tentu pengertian manusia nan ditemukan ini berdasarkan pada sudut pandang nan berbeda.

1. Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Dalam sebuah masyarakat, manusia memiliki peran sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

a. Pengertian manusia sebagai makhluk individu

Sebagai individu, manusia memiliki unsur rohani dan jasmani, unsur fisik dan psikis, dan unsur jiwa dan raga. Seseorang dikatakan sebagai manusia manakala usnur-unsur tersebut manunggal di dalam dirinya. Pengertian manusia sebagai mahluk individu mengacu pada hal-hal nan berkenaan pada diri manusia itu sendiri.

Manusia diciptakan Tuhan Yang Maka Kuasa di muka bumi ini sebagai makhluk nan paling paripurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Melalui kesempurnannya, manusia dapat berpikir, bertindak, berusaha dan dapat menentukan hal nan baik dan buruk. Selain itu, manusia juga sangat menyadari memiliki kelemahan dan keterbatasan dirinya. Untuk itulah, dalam dirinya terpatri ada sebuah kekuatan nan luar biasa jauh di luar dirinya.

Setiap manusia dilahirkan memiliki keunikan sendiri nan berbeda dengan manusia lainnya. Faktor lingkungan memiliki andil dalam pembentukan karakter manusia. Faktor lingkungan ini terdiri atas lingkungan sosial dan lingkungan fisik. lingkungan fisik disadar sebagai salah satu pembentuk karakter kepribadian manusia.

Seseorang nan dilahirkan di dataran tinggi akan memiliki karakter berbeda dengan seseorang nan dilahirkan di dataran rendah, pantai misalnya. Karakter khas nan inheren pada diri seseorang ini nan kemudian dinamakan dengan kepribadian.

Menurut Nursid Sumaatmadja (2000), kepribadian ialah holistik individu nan merupakan konduite hasil interkasi antara potensi-potensi bio-psiko-fisika (fisik dan psikis) nan terbawa sejak lahir dengan rangkaian situasi lingkungan, nan terungkap pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental psikologisnya, jika mendapat rangsangan dari lingkungannya.

b. Pengertian manusia sebagai Makhluk Sosial

Di manapun dan kapanpun, manusia sudah ditakdirkan sebagai makhluk sosial. ia akan senantiasa berhubungan dengan manusia lain dalam memenuhi kebutuhannya. Selain itu, manusia dibekali dengan akal pikiran nan senantiasa terus berkembang.

Dalam pengertian manusia sebagai makhluk sosial, manusia akan senantiasa berinteraksi dengan sesamanya. Dalam diri manusia terdapat dorongan dan kebutuhan buat selalu berhubungan dengan orang lain. Dan, manusaa juga tak akan dapat hayati sebagai manusia apabila tak hayati di tengah-tengah manusia.

Dalam menjalankan perannya sebagai makhluk sosial, manusia dibekali dengan kemampuan hubungan berupa ucapan dan tindakan. Hubungan sosial ialah proses saling mempengaruhi interaksi timbal balik antar individu, individu dengan kelompok dan antar kelompok dengan dua kemampuan ini, manusia bisa berbaur dan hayati bermasyarakat dengan manusia lainnya.

Melakukan berbagai aktivitas kemasyarakatan misalnya bergotong royong atau hanya sekadar mengobrol di waktu senggang.

2. Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Budaya

Manusia merupakan makhluk nan paling paripurna dapat dibandikan dengan makhluk lainnya di muka bumi ini. Manusia juga memiliki tanggung jawab dan kewajiban buat mengelola bumi. Untuk itulah, manusia dibekali akal pikiran nan digunakan buat mengolah berbagai hal nan menunjang kebutuhan hidupnya. Hasil dari olah pikiran manusia inilah nan kita namakan kebudayaan.

Kebudayaan manusia terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu sering dengan semakin meningkatnya kemampuan pola dan daya pikir manusia. Segala sesuatu nan tak terpikirkan dan mustahil buat dilakukan sekarang ini dapat dilakukan dan ini akan terus berkembang, sinkron dengan kodrat manusia yaitu manusia tak akan pernah puas dengan apa nan didapatkannya.

Manusia memiliki napsu nan selalu ingin tahu akan sesuatu dan kemudian mendorongnya buat menciptakan sebuah kebudayaan baru buat generasi baru berikutnya. Kesimpulannya, ini lah pengertian manusia sebagai mahkul budaya.

3. Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Walaupun mansusia membutuhkan manusia lain dalam kehidupannya buat melakukan berbagai aktivitas keseharianya, tetapi setiap manusia memiliki kehendak sendiri dalam menentuka arah dan menentukan nasibnya sendiri. Sebagai pribadi, manusia harus senantiasa memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupanya.

Manusia membutuhkan makanan dan minuman gara terus hidup. Manusia juga membutuhkan baju buat menutupi tubuhnya dan berinteraksi dengan sesamanya. Manusia juga membutuhkan rumah sebagai loka berteduh.

Manusia membutuhkan pendidikan, kesehatan, rekreasi dan berbagai kebutuhan lainnya nan juga diperlukan buat memperkuat posisi manusia sebagai pribadi nan utuh. Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut, manusia membutuhkan uang menggantinya.

Seperti kebanyakan, manusia menggunakan uang sinkron dengan kebutuhannya. Untuk menjaga hal-hal di masa datang, manusia menyimpan uangnya di masa depan. Menyimak hal-hal tersebut, sebenarnya manusia ialah makhluk nan penuh perhitungan. Inilah pengertian manusia sebagai makhluk ekonomi.

4. Pengertian Manusia Sebagai Makhluk Biologis

Manusia ialah makhluk biologis. Pengertian manusia ini bisa mengandung arti bermacam-macam. Manusia berbentuk seperti makhluk kebanyakan, tetapi manusia diberi kelebihan yaitu akal dan pikiran nan membedakannya dari makhluk lain.

Dengan akal dan pikirannya, manusia berkembang setahap demi setahap. Manusia dilahirkan, memasuki masa anak-anak, remaja, dewasa, dan masa tua. Setiap masa perkembangan manusia tersebut memiliki keunikan tersendiri.

Tatkala manusia pada anak-anak manusia begitu sangat diperhatikan dalam perkembangannya. Karena masa anak-anak ini akan memberikan dasar bagi perkembangan manusia memasuki termin selanjutnya.

Pada masa remaja, manusia mulai mengenal versus jenis buat memenuhi kebutuhan hasrat biologisnya dengan menikah dan kemudian melahirkan anak sebagai keturunan hidupnya. Dan ketika memasuki masa tua, manusia telah memasuki kematangan dalam kehidupannya.

Melalui pendidikan nan tepat, manusia nan multi kompleks dan multi peran ini akan sadar keberadaannya di global ini buat apa. Keutuhan dari semua fungsi manusia akan menjadikan manusia lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya.

Artikel Lain di Ilmu Sosial

  • Bongkar macam‑macam ideologi Kekinian: Dari Liberal sampai Demokrasi yang Bikin Lo Paham

    Yo, generasi Z! Lo pasti pernah denger kata "ideologi" di kelas atau di medsos, tapi apa sih sebenernya artinya? Ideologi itu kayak peta visi yang ngebimbing sebuah bangsa buat ngatur tatanan pemerintahan dan ngarahin cara...

  • Rezim Melati

    Ketika komando memasuki istana negara. Ketika moncong senapan menjadi surat suara. Ketika angan-angan dan impian terpenjara dalam derap-derap langkah serdadu di balik pintu. Seketika itu pula tanah-tanah lapang menjadi kuburan....

  • Pemahaman Masyarakat Terhadap Resesi dan Depresi Ekonomi

    Ekonomi merupakan bidang nan sangat krusial dalam kehidupan manusia. Tidak jarang, masalah-masalah ekonomi berdampak pada bidang politik, sosial, atau nan lainnya. Mungkin itu pula nan menjadikan istilah “berdampak...

  • Siapa Yang Diuntungkan?

    Kontrak kerja karyawan sebenarnya telah diatur oleh pemerintah dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 58. Dalam UU tersebut, secara jelas telah diatur mengenai tata cara, prosedur, dan status karyawan. Jika seorang karyawan nan...

  • Biar Gak Abal-Abal: Yuk Pahami Dasar Organisasi & Vibe Kerja Seru Era Modern

    Pernah gak sih kamu ngerasa kalau hidup kita itu gak pernah bisa lepas dari yang namanya ngumpul bareng orang lain? Mulai dari ngerjain tugas kelompok di kampus, join komunitas skincare , sampai masuk ke dunia kerja professional,...

  • Efektivitas Komunikasi Antarpribadi

    Banyak nan salah mengartikan komunikasi antarpribadi . Pengertiannya secara generik ialah komunikasi antara dua individu. Namun dalam ilmu komunikasi, pengertiannya lebih sempit dan terdapat syarat-syarat tertentu. Pengertian...

  • Berprestasi di Tengah Padatnya Jadwal

    Sebelum membahas definisi prestasi belajar , mari kita simak mitos-mitos tentang prestasi di bawah ini: 1. “Saya sungguh senewen, anak aku mendapat nilai merah di raportnya buat pelajaran Matematika. Padahal aku sudah...

  • Membangun Bisnis dari Konsep Arti Bisnis

    Pelaku maupun pengamat bisnis sudah seharusnya memahami arti bisnis . Bagaimana mungkin orang akan menjalankan bisnis jika tak mengerti bisnis. Namun, memang banyak juga nan tak peduli dengan teori-teori maupun kajian definisi...

  • Kenalin Ideologi Pancasila: 5 Sila yang Bikin Bangsa Makin Keren

    Yo, generasi milenial! Ideologi Pancasila itu bukan cuma kata-kata berat di buku sejarah, tapi udah jadi dasar negara Indonesia yang ngasih vibe kebersamaan, keadilan, dan semangat kebhinekaan. Yuk, kita kulik bareng-bareng...

  • Seputar Daftar Barang Impor Indonesia

    Tahukah Anda daftar barang impor Indonesia ? Global perdagangan semakin kompetitif dewasa ini. Perjanjian perdagangan antarnegara juga semakin mempermudah melakukan transaksi. Pasar dunia dan perindustrian pun berjalan lebih...