Lewati ke konten

Spill Estetika Lawang Sewu, Spot Heritage Kece yang Wajib Masuk Bucket List Kamu

Main-main ke Jawa Tengah rasanya kurang afdol kalau kamu belum mampir ke salah satu ikon paling hits di kota Semarnag. Yup, apa lagi kalau bukan Lawang Sewu! Kompleks megah ini bukan cuma nawarin cerita masa lalu yang mendalam, tapi juga arsitektur khas kolonial yang super estetik. Sekarang, tempat ini udah bersolek bwanget jadi area wisata yang ramah anak muda, rapi, dan terang benderang. Gak ada lagi kesan suram, yang ada justru vibes vintage yang instagramable abis buat feeds media sosial kamu.

1. Langganan Lokasi Syuting Film Populer Indonesia

Keindahan sudut-sudut di Lawang Sewu emang gak perlu diragukan lagi, sampai-sampai menarik perhatian para sineas top tanah air. Vibes klasiknya yang dapet banget bikin tempat ini sering dijadikan lokasi syuting film terkenal. Salah satu contohnya, sutradara kondang Hanung Bramantyo kepincut dengan kemegahan tempat ini. Beliau memilih Lawang Sewu sebagai latar ikonik untuk salah satu karya mahakaryanya yang sangat romantis, yaitu film Ayat-Ayat Cinta. Berkat kejelian beliau, keindahan bangunan ini bisa dinikmati oleh jutaan penonton bioskop di seluruh penjuru negeri.

2. Wajah Baru Landmark Ikonik Kota Semarang

Berlokasi tepat di jantung kota, persis berseberangan dengan monumen Tugu Muda, nyari destinasi wisata Semarang yang satu ini gampang banget kok. Sekarang, pengelolaan cagar budaya ini dipegang penuh oleh PT Kereta Api Indonesia. Berkat revitalisasi yang keren, kamu bakal dimanjakan dengan taman yang asri, lampu-lampu temaram yang estetik saat malam hari, serta pemandu wisata yang ramah-ramah. Pokoknya, tempat ini udah sukses bertransformasi dari sekadar gedung tua mndadak jadi ruang publik kreatif yang seru dan edukatif buat kamu kunjungi bareng bestie.

3. Pesona Arsitektur Megah Karya Maestro Belanda

Tahukah kamu kalau nama "Lawang Sewu" itu sendiri artinya seribu pintu? Padahal sih, aslinya jumlah pintunya gak sampai seribu, melainkan jendela-jendela besar khas Eropa yang sekilas mirip pintu. Bangunan megah ini dirancang oleh duo arsitek hebat asal Belanda, yaitu Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J. Queendag. Karya beliau berdua yang dibangun sejak tahun 1903 ini bener-bener kokoh dan punya sistem sirkulasi udara yang super genius. Sebagai salah satu cagar budaya Indonesia yang dilindungi, merawat bangunan bersejarah ini adalah tanggung jawab kita bersama supaya tetap eksis sampai generasi mendatang.

Artikel Lain di Misteri