Lewati ke konten

Mengenal Jangka Sorong: Alat Ukur Keren yang Bikin Kamu Jadi Pro di Workshop

Hai, kamu! Pernah denger pengertian jangka sorong belum? Ini adalah alat ukur yang super presisi, bisa ngasih kamu hasil akurat sampai 0,1 mm. Namanya “jangka sorong” karena jangka artinya mengukur, sedangkan sorong berarti geser. Jadi, alat ini kerja dengan cara digeser‑geser, kayak mainan slide tapi buat ngukur benda.

1. Tips Pakai Jangka Sorong Biar Akurat

Supaya hasil ngukurnya gak meleset, coba ikutin langkah simpel ini:

  • Bersihin dulu jangka sama benda yang mau diukur, biar gak ada debu yang ganggu.
  • Pastikan skala noniusnya bisa bergerak bebas dan angka “0” pada skala utama & nonius nyambung rapat.
  • Taruh benda dekat skala utama, jangan terlalu jauh supaya cara menggunakan jangka sorong lebih tepat.
  • Jaga jangka tetap tegak lurus sama benda, jangan miring‑miring.
  • Jangan pakai tekanan berlebih, nanti rahang atau lidah pengukur bisa bengkok.
  • Setelah selesai, kencengin skrup pengunci secukupnya, jangan sampai terlalu kencang.
  • Setelah ngukur, angkat jangka perlahan-lahan, baru baca skala nonius.
  • Kalau mau menghindari oksidasi, lap jangka pakai kain yang dibasahi minyak ringan secara rutin.

2. Komponen Utama Jangka Sorong

Berikut bagian-bagian jangka sorong yang wajib kamu kenal:

  1. Rahang dalam (internal jaws) – buat ngukur diameter dalam, cocok buat cincin, seal, atau selang.
  2. Rahang luar (external jaws) – dipakai buat ngukur panjang atau tebal luar benda.
  3. Pengukur kedalaman (depth probe) – ngukur kedalaman lubang atau celah.
  4. Skala metrik – satuan standar cm atau mm.
  5. Skala imperial – satuan inchi, buat yang suka pakai sistem barat.
  6. Skala utama (main scale) dan skala nonius – kombinasi keduanya yang ngasih hasil presisi.
  7. Skrup pengunci (locking screw) – nahan posisi rahang biar gak bergerak saat baca.

3. Kenalan Sama Jangka Sorong

Jangka sorong itu punya ketelitian sampai 0,1 mm (atau 0,01 cm). Dibandingin sama mistar biasa yang cuma akurat sampai 1 mm, jangka sorong jelas lebih canggih. Meski ukurannya biasanya sampai 150 mm (15 cm), keakuratannya bikin dia jadi pilihan utama buat proyek kecil‑kecil di lab, bengkel, atau bahkan di rumah.

4. Jenis‑Jenis Jangka Sorong Kekinian

Berikut tiga tipe yang sering kamu temuin di pasaran:

  • Jangka sorong manual – klasik, pakai skala utama + nonius. Cocok buat pelajar yang mau latihan ketelitian.
  • Jangka sorong analog – ada jarum penunjuk (stopper) yang memudahkan baca nilai, masih analog tapi lebih praktis.
  • Jangka sorong digital – hasilnya tampil di layar LCD, tinggal lihat angka tanpa harus ngitung. Pilihan paling praktis buat yang mau cepat dan akurat.

5. Langkah‑Langkah Ukur dengan Jangka Sorong

Berikut cara cara menggunakan jangka sorong untuk tiga situasi umum:

a. Ukuran Panjang atau Tebal Benda

  1. Geser rahang luar ke kanan, taruh benda (misal baut) di antara rahang tetap dan rahang geser.
  2. Geser rahang geser ke kiri sampai benda terjepit pas.
  3. Kunci posisi pakai skrup pengunci.
  4. Baca nilai pada skala utama & nonius, catat hasilnya.

b. Ukuran Diameter Dalam (misal ring)

  1. Tarik rahang dalam sedikit keluar.
  2. Masukkan ring ke dalam rahang dalam, pastikan kedua rahang menyentuh dinding dalam.
  3. Kunci posisi, lalu baca skala.

c. Ukuran Kedalaman (misal gelas)

  1. Letakkan gelas berdiri tegak.
  2. Tarik pengukur kedalaman ke bawah sampai ujungnya menyentuh dasar gelas.
  3. Kunci posisi, baca nilai, dan catat.

Gimana? Sekarang kamu udah paham banget tentang pengertian jangka sorong dan cara pakainya. Semoga info ini bikin kamu makin pede pas ngukur barang di workshop atau kelas. Selamat mencoba, dan jangan lupa keep it cool!

Artikel Lain di Pengetahuan Umum