Rintis Bisnis Bareng Bestie? Kepoin Dulu Apa Itu Firma Biar Makin Cuan!
Daftar Isi
Halo Kamu! Pernah gak sih pas lagi nongkrong santai bareng bestie, tiba-tiba kepikiran buat bikin project bareng yang bisa menghasilkan cuan? Di era modern kayak sekarang, kolaborasi itu emang kunci bgt buat bertahan dan berkembang. Apapun passion kamu, mulai dari bikin clothing line lokal, agensi kreatif, sampe rilis kopi susu kekinian, kerja bareng orang lain emang selalu lebih seru dibanding berjuang sendirian.
Tapi, sebelum kamu melangkah lebih jauh buat bikin badan usaha kelompok, ada baiknya kamu paham dulu wadah hukum apa yang paling cocok buat sirkel kamu. Jangan sampe di tengah jalan malah baper karena masalah pembagian hasil yang gak jelas. Nah, salah satu bentuk kerja sama bisnis yang seru buat dibahas adalah Firma. Yuk, kita kupas tuntas biar kamu makin paham!
Bedanya Bisnis Sendiri vs Bisnis Bareng Squad
Secara umum, jenis kegiatan ekonomi di sekitar kita itu terbagi jadi dua model, yaitu usaha yang dikelola sendirian dan usaha yang dikelola bareng kelompok. Kalau kamu tipe yang pengen serba bebas dan punya modal sendiri, usaha perseorangan mungkin cocok buat kamu. Contohnya kayak jualan online, kelola warmindo, atau buka jasa titip (jastip). Keuntungannya murni buat kamu sendiri, tapi kalau rugi ya kamu tanggung sendiri dangan modal pribadi.
Tapi, kalau kamu pengen melebarkan sayap lebih lebar dengan skala pendirian perusahaan yang lebih besar, model bisnis kelompok adalah jawabannya. Bisnis kelompok ini biasanya punya legalitas hukum yang lebih oke, mulai dari Firma (Fa), CV, hingga PT. Jadi, biar usaha kamu gak cuma sekadar wacana di grup WhatsApp, memahami bentuk-bentuk usaha ini penting skali biar bisinis kamu kelihatan profesional di mata klien.
Mengenal Definisi Firma Biar Gak Salah Paham
Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan Firma itu? Singkatnya, pengertian firma adalah sebuah persekutuan bisnis yang didirikan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan satu nama bersama untuk menjalankan usaha mereka. Jadi, nama yang dipakai itu mewakili seluruh anggota sirkel bisnis tersebut.
Untuk memahami konsep ini lebih dalam, kami sempat berbincang dengan Kak Kevin, seorang praktisi hukum bisnis ternama. Beliau menjelaskan bahwa Firma ini sangat unik karena meskipun dikelola bersama, tanggung jawabnya bersifat solider atau tanggung renteng. Beliau juga menambahkan bahwa semua keputusan yang diambil atas nama Firma akan mengikat seluruh anggota di dalamnya. Keren banget kan penjelasan dari beliau?
Sebagai contoh nih, kamu bareng dua temanmu, Rian dan Keysha, sepakat bikin agensi digital marketing yang diberi nama "Sirkel Kreatif". Nah, nama agensi inilah yang menjadi nama bersama. Segala keuntungan dan risiko operasional dari agensi tersebut bakal menjadi tanggung jawab kalian bertiga secara merata, sesuai dengan kesepakatan tertulis yang sudah dibuat sebelumnya.
Secara legalitas di Indonesia, aturan main mengenai Firma ini sudah diatur rapi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). Agar bisnis kamu sah secara hukum dan punya kredibilitas tinggi, akta pendiriannya harus didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat biar gak ada masalah di kemudian hari.
Kelebihan dan Kekurangan Firma yang Wajib Kamu Tahu
Sama kayak hubungan pertemanan, bentuk bisnis Firma ini juga punya plus minusnya sendiri yang wajib kamu pertimbangkan bareng tim. Mengetahui kelebihan dan kekurangan firma sejak awal bisa bikin kamu lebih siap menghadapi dinamika dunia bussines.
Sisi positifnya, mendirikan Firma itu tergolong lebih gampang dan fleksibel dibanding membentuk PT yang birokrasinya lumayan panjang. Modal awalnya juga gak perlu langsung besar, karena bisa dikumpulkan patungan dari masing-masing anggota berupa uang kas atau aset lainnya. Selain itu, pembagian keuntungan dan tugas kerja bisa disesuaikan secara adil lewat perjanjian tertulis.
Tapi di sisi lain, kelemahan terbesar dari Firma adalah tanggung jawabnya yang gak terbatas. Artinya, kalau Firma kamu mengalami kerugian atau terlilit utang, harta pribadi kamu dan anggota lainnya bisa ikut tersita untuk melunasi kewajiban tersebut. Selain itu, karena setiap anggota punya hak suara untuk mewakili perusahaan, konflik internal rawan terjadi kalau komunikasi gak berjalan lancar.
Gimana Sih Cara Bubarin Firma Kalau Udah Gak Sejalan?
Meskipun kita selalu berharap bisnis bareng teman bisa bertahan selamanya, kita juga harus realistis menghadapi masa depan. Ada kalanya sebuah Firma harus disudahi karena berbagai alasan tertentu.
Berdasarkan regulasi hukum dagang yang berlaku, sebuah Firma bisa dinyatakan berakhir atau bubar jika memenuhi beberapa kondisi ini:
- Masa berlaku pendirian Firma yang tercantum dalam akta perjanjian awal memang sudah habis.
- Ada salah satu anggota yang memutuskan untuk mengundurkan diri, menarik modalnya, atau sayangnya ada anggota yang meninggal dunia.
Tapi tenang aja, selama visi kalian masih sama dan komunikasi tetap dijaga dengan sehat, Firma bisa jadi batu loncatan yang luar biasa buat melatih jiwa kewirausahaan kamu sejak muda. Jadi, sudah siap ajak bestie kamu buat bikin Firma dan kejar mimpi bareng-bareng?