Lewati ke konten

Gak Cuma Soekarno! Ini Cerita Sultan Hamid II yang Bikin Garuda Pancasila Jadi Ikon Bangsa

1. Penyempurnaan dan Finalisasi Garuda Pancasila

Setelah lambang Garuda resmi dipilih, masih ada tweak-tweak kecil buat bikin tampilannya makin keren. Pada 20 Maret 1950, pelukis istana, Dullah, diminta redo desain biar selaras sama visi Presiden Soekarno. Kepala Garuda yang semula “gundul” jadi ada jambul, dan cakar yang dulu ngarah ke belakang diubah menghadap ke depan. Sultan Hamid II juga nambahin skala ukuran serta rona warna biar lebih “wow”. Hasilnya? Desain yang kita kenal sampai sekarang, resmi lewat PP No. 66/1951.

2. Kiprah Sultan Hamid II di Era Kemerdekaan

Beliau lahir 12 Juli 1913 sebagai putra Sultan ke‑8 Kesultanan Pontianak. Setelah menamatkan pendidikan di Akademi Militer Belanda (KMA) dan sempat jadi ajudan Ratu Juliana, beliau kembali ke Tanah Air pasca Perang Dunia II. Di tahun 1945, beliau ganti posisi ayahnya sebagai Sultan Pontianak, sekaligus aktif bantu Soekarno, Hatta, dan tokoh‑tokoh lain perjuangkan kemerdekaan. Beliau juga pernah jadi ketua delegasi BFO di Konferensi Meja Bundar, Den Haag, 1949, serta menjabat sebagai Menteri Tanpa Portofolio di Kabinet RIS.

3. Proses Pembuatan Lambang Garuda yang Ikonik

Ide pembuatan lambang negara muncul sejak 13 Juli 1945 lewat usulan Parada Harahap. Sultan Hamid II udah punya konsep “Ide Perisai Pancasila” yang menggabungkan kelima sila dalam satu visual. Tapi, desainnya harus bersaing dengan karya lain. Akhirnya, pada 10 Januari 1950, dibentuk Panitia Lencana Negara yang dipimpin Mohammad Yamin, dengan Sultan Hamid II sebagai koordinator. Dari dua finalis—karya beliau dan Mohammad Yamin—desain beliau terpilih karena lebih “netral” (tanpa unsur matahari yang dianggap mirip Jepang).

Setelah disetujui, desain final masih ada detail yang diubah: pita yang dulu merah‑putih diubah jadi putih, dan ditambahkan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”. Pada 8 Februari 1950, desain final diserahkan ke Presiden Soekarno, dan pada Februari 1950 resmi diumumkan di Hotel Des Indes, Jakarta.

4. Jejak Sultan Hamid II yang Masih Bisa Dilihat Sampai Kini

Dokumen asli rancangan Garuda Pancasila yang ditandatangani Soekarno masih tersimpan di Keraton Kadriyah, Pontianak. Sementara versi final yang sudah ditambah skala dan rona warna disimpan di Yayasan Idayu, Jakarta, dan pernah diserahkan ke H. Masagung pada 18 Juli 1974. Jadi, kalau kamu lagi jalan‑jalan ke museum atau galeri sejarah, kamu bisa lihat langsung jejak tangan Sultan Hamid II yang berperan besar dalam simbol kebangsaan kita.

Artikel Lain di Profil

  • Tokoh Keperawatan Islam Rufaidah Al-Asalmiya

    Perawat, mungkin Anda pernah mendengar atau bahkan sudah sangat akrab dengan orang nan bertugas sebagai perawat. Dapat sebab Anda sendiri nan pernah mengalami menjadi pasien di salah satu rumah sakit atau orang terdekat Anda...

  • Keunggulan Militer Indonesia - Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) atau Unmanned Aerial Vehicles (UAV)

    Militer Indonesia . Jangan pernah meremehkannya. Walau di dalam negeri sering dikecam, sebab seringkali melakukan tindakan represif terutama di era Presiden Soeharto berkuasa, namun faktanya militer Indonesia masih tetap...

  • Sukarno dan Fatmawati

    Sukarno sebagai presiden pertama di Indonesia tentunya memiliki pesona tersendiri, baik di mata rakyat Indonesia maupun para pemimpin global lainnya. Beliau menjadi Proklamator Kemerdekaan Indonesia bersama Mohammad Hatta,...

  • Tokoh Tokoh Musik Mancanegara

    Tahukah Anda tokoh tokoh musik mancanegara ? Sebelum membahas tokoh musik mancanegara, mari kita membahas musik. Membanjirnya grup-grup musik dan penyanyi membuat kita sulit mengklasifikasikan mana musik nan berkualitas dan...

  • Wafatnya Sang Jenderal

    Pahlawan itu sangat istimewa. Mereka itu bahkan mungkin ikhlas tidak didiberi predikat pahlawan. Ini sebab mereka melakukan pembelaan terhadap negerinya dengan ikhlas. Pahlawan nasional Indonesia ialah gelar nan diberikan...

  • Motorola Indonesia - Produk Unggulan Dari Motorola

    Motorola Indonesia merupakan perusahaan nan bergerak di bidang telekomunikasi. Motorola Indonesia sebagai salah satu cabang dari perusahaan internasional Motorola di Illinois, United States. Motorola nan kita kenal sebagai...

  • Biografi Emma Watson: Karier di Film Lain

    Bagi Anda pecinta film "Harry Potter", niscaya tidak asing lagi dengan gadis nan berperan sebagai Hermoine. Aktingnya banyak mendapatkan pujian dari para pengamat film Inggris. Gadis cantik nan mulai dikenal orang sejak membintangi...

  • Visi dan Misi Dinas Pendidikan Nasional

    Dinas Pendidikan Nasional nan kini dikenal dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya dinamakan dengen Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) nan dahulu pada era Orde Baru juga disebut dengan...

  • Daftar Nama Menteri Luar Negeri Indonesia

    Depertemen Luar Negeri atau disingkat Deplu ialah depertemen nan membidangi interaksi dan kolaborasi antara Indonesia dengan negara-negara sahabat. Depertemen Luar Negeri merupakan salah satu dari tiga departemen nan dijelaskan...

  • Perkembangan Komik Tokoh tokoh Pahlawan Lokal

    Tokoh tokoh pahlawan kartun dari luar negeri sangat dikenal di Indonesia. Siapakah nan mengenal: underline;">Superman, Batman, Spiderman, Naruto, Ultraman, Wolverine, dan Iron Man? Rasa-rasanya meski orangtua tidak banyak...