Lewati ke konten

Gunting Syafrudin: Trik Finansial Legendaris yang Bikin Ekonomi Indonesia Bangkit!

Hai kamu! Pernah denger tentang Gunting Syafrudin yang sempat jadi bahan omongan di kelas sejarah ekonomi? Kalau belum, santai aja, gue bakal jelasin dengan bahasa yang asik dan gampang dicerna. Kebijakan ini muncul sekitar setengah abad lalu, tepatnya di masa-masa Indonesia lagi berjuang ngatur perekononia yang lagi kacau balau.

1. Kenapa Namanya Gunting Syafrudin?

Jadi, Syafrudin Prawiranegara yang kala itu menjabat sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Hatta II, meluncurkan strategi “potong‑potong” nilai uang. Ideanya simpel: menggunting nilai uang merah (uang NICA) jadi setengah nilai aslinya. Makanya, orang-orang panggil kebijakan ini “gunting”. Konsepnya kayak memotong rambut, cuma yang dipotong di sini adalah nilai nominal uang.

2. Bagaimana Cara Kerja Operasi Gunting?

Operasinya terbagi jadi dua “sisi”: gunting kiri dan gunting kanan. Gunting kiri berlaku sampai 9 Agustus dengan nilai setengah, dan harus ditukerin ke bank sebelum tanggal yang ditentukan. Kalau lewat, nilai setengahnya “hilang”. Sementara gunting kanan jadi obligasi yang bakal dibayar setelah 40 tahun, dengan bunga 3% per tahun. Uang di bawah Rp 2,5 juta dan ORI (Obligasi Rakyat Indonesia) tidak kena potongan.

3. Strategi Sertifikat Devisa yang Sampingan

Seminggu sebelum Gunting Syafrudin diluncurkan, beliau juga ngenalin Sertifikat Devisa (SD). Kebijakan ini ngatur impor‑ekspor: eksportir dapet sertifikat senilai 50 % nilai barang yang diekspor, sementara importir wajib beli sertifikat seharga dua kali nilai barang yang diimpor. Kurs awalnya 200 % untuk importir dan 300 % untuk pemakai devisa, yang artinya pemerintah dapat selisihnya sebagai pendapatan tambahan.

4. Dampak Positif yang Bikin Semua Senyum

Walaupun sempat ada pro‑kontra, hasilnya ternyata lumayan “cuy”. Inflasi yang dulu melambung turun, nilai tukar rupiah menguat, dan kas negara melesat dari sekitar Rp 1,871 miliar jadi hampir Rp 7 miliar. Semua ini bikin ekonomi Indonesia kembali stabil, dan Syafrudin Prawiranegara dapat pujian sebagai pionir kebijakan fiskal yang berani.

5. Perbedaan Antara Redenominasi dan Gunting

Jadi, redenominasi itu beda total. Misalnya uang lama Rp 1.000 di‑redenominasi jadi Rp 1, artinya nilai nominal turun drastis tanpa mengubah daya beli. Sedangkan Gunting Syafrudin cuma “memotong” nilai uang menjadi setengah untuk periode tertentu, bukan mengubah satuan mata uang secara permanen.

Intinya, kebijakan Gunting Syafrudin adalah contoh kreatifitas fiskal yang berhasil menstabilkan inflasi Indonesia pada era awal kemerdekaan. Dengan pendekatan yang tepat, beliau berhasil mengubah krisis jadi peluang, dan sejarah mencatatnya sebagai salah satu langkah berani yang mengantar Indonesia ke jalur pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat.

Artikel Lain di Profil

  • Tokoh Keperawatan Islam Rufaidah Al-Asalmiya

    Perawat, mungkin Anda pernah mendengar atau bahkan sudah sangat akrab dengan orang nan bertugas sebagai perawat. Dapat sebab Anda sendiri nan pernah mengalami menjadi pasien di salah satu rumah sakit atau orang terdekat Anda...

  • Keunggulan Militer Indonesia - Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) atau Unmanned Aerial Vehicles (UAV)

    Militer Indonesia . Jangan pernah meremehkannya. Walau di dalam negeri sering dikecam, sebab seringkali melakukan tindakan represif terutama di era Presiden Soeharto berkuasa, namun faktanya militer Indonesia masih tetap...

  • Sukarno dan Fatmawati

    Sukarno sebagai presiden pertama di Indonesia tentunya memiliki pesona tersendiri, baik di mata rakyat Indonesia maupun para pemimpin global lainnya. Beliau menjadi Proklamator Kemerdekaan Indonesia bersama Mohammad Hatta,...

  • Tokoh Tokoh Musik Mancanegara

    Tahukah Anda tokoh tokoh musik mancanegara ? Sebelum membahas tokoh musik mancanegara, mari kita membahas musik. Membanjirnya grup-grup musik dan penyanyi membuat kita sulit mengklasifikasikan mana musik nan berkualitas dan...

  • Wafatnya Sang Jenderal

    Pahlawan itu sangat istimewa. Mereka itu bahkan mungkin ikhlas tidak didiberi predikat pahlawan. Ini sebab mereka melakukan pembelaan terhadap negerinya dengan ikhlas. Pahlawan nasional Indonesia ialah gelar nan diberikan...

  • Motorola Indonesia - Produk Unggulan Dari Motorola

    Motorola Indonesia merupakan perusahaan nan bergerak di bidang telekomunikasi. Motorola Indonesia sebagai salah satu cabang dari perusahaan internasional Motorola di Illinois, United States. Motorola nan kita kenal sebagai...

  • Biografi Emma Watson: Karier di Film Lain

    Bagi Anda pecinta film "Harry Potter", niscaya tidak asing lagi dengan gadis nan berperan sebagai Hermoine. Aktingnya banyak mendapatkan pujian dari para pengamat film Inggris. Gadis cantik nan mulai dikenal orang sejak membintangi...

  • Visi dan Misi Dinas Pendidikan Nasional

    Dinas Pendidikan Nasional nan kini dikenal dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya dinamakan dengen Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) nan dahulu pada era Orde Baru juga disebut dengan...

  • Daftar Nama Menteri Luar Negeri Indonesia

    Depertemen Luar Negeri atau disingkat Deplu ialah depertemen nan membidangi interaksi dan kolaborasi antara Indonesia dengan negara-negara sahabat. Depertemen Luar Negeri merupakan salah satu dari tiga departemen nan dijelaskan...

  • Perkembangan Komik Tokoh tokoh Pahlawan Lokal

    Tokoh tokoh pahlawan kartun dari luar negeri sangat dikenal di Indonesia. Siapakah nan mengenal: underline;">Superman, Batman, Spiderman, Naruto, Ultraman, Wolverine, dan Iron Man? Rasa-rasanya meski orangtua tidak banyak...