Portal Informasi Gaya Hidup Sehat, Edukasi Nutrisi, dan Tips Praktis Sehari-hari.

Nih, Cerita Seru Presiden Amerika Berkulit Hitam yang Bikin Kamu Terkagum

Hai kamu! Siap-siap deh, kita bakal ngulik serba‑serbi Presiden Amerika Serikat yang punya kulit hitam atau keturunan berwarna. Dari Thomas Jefferson sampe Calvin Coolidge, semua cerita mereka bakal di‑remix jadi bahasa gaul yang asik. Yuk, langsung masuk ke tiap bab!

Kenapa Bisa Jadi Presiden Amerika Serikat?

Menurut Konstitusi, ada syarat kualifikasi presiden yang mesti dipenuhi: wajib warga negara Amerika, umur minimal 35 tahun, dan udah tinggal di negara ini minimal 14 tahun. Jadi bukan sembarang orang bisa ngelamar, bro! Syarat‑syarat ini bikin posisi presiden jadi super eksklusif.

Sumpah Presiden Amerika Serikat yang Keren

Sebelum resmi duduk di Gedung Putih, beliau harus ngucapin sumpah jabatan. Versi aslinya kayak gini:

"Saya bersumpah dengan sesungguhnya bahwa aku akan dengan setia melaksanakan jabatan Presiden Amerika Serikat dan akan melaksanakan tugas dengan sebaik‑baiknya..."

Kalimatnya resmi banget, tapi intinya jelas: setia, tanggung jawab, dan melindungi konstitusi.

Presiden Amerika Serikat  -  Calvin Coolidge

Si Calvin Coolidge (nama lengkap John Calvin Coolidge, Jr.) jadi presiden ke‑30 dari 1923‑1929. Beliau terkenal karena gaya santainya, hampir kayak CEO yang kerja dari rumah. Dengan bantuan Charles G. Dawes sebagai wakil, Coolidge ngurus ekonomi dengan "ekonomis" alias hemat biaya. Setelah mundur, beliau kerja di perusahaan asuransi dan nulis artikel. Sayangnya, beliau meninggal di usia 60 tahun di Northampton, Massachusetts, 5 Januari 1933.

Presiden Amerika Serikat  -  Abraham Lincoln

Abraham Lincoln jadi presiden ke‑16 (1861‑1865) dan terkenal karena memimpin negara keluar dari Perang Saudara. Beliau bantu Hannibal Hamlin dan Andrew Johnson sebagai wakil. Sebelum jadi presiden, Lincoln kerja jadi tukang kayu, tentara, bahkan penjual es krim di sungai! Pada 1863, beliau keluarkan Proklamasi Emansipasi yang bikin semua budak di negara‑bagian selatan bebas.

Menurut beberapa buku, Lincoln punya darah campuran kulit hitam, jadi beliau juga masuk dalam daftar presiden kulit hitam. Sayangnya, pada 15 April 1865, beliau tewas ditembak oleh John Wilkes Booth di Teater Ford. Untuk mengenang jasa beliau, dibangun Lincoln Memorial di Washington D.C.

Presiden Amerika Serikat  -  Andrew Jackson

Andrew Jackson menjabat sebagai presiden ke‑7 (1829‑1837) selama dua periode. Beliau terkenal dengan slogan "Berikan pemerintahan kepada rakyat". Wakilnya dulu ada John C. Calhoun dan Martin van Buren. Latar belakang keluarganya unik: ayahnya adalah budak kulit hitam, sementara ibunya berasal dari Irlandia berkulit putih. Jackson sendiri sempet jadi yatim piatu sejak usia 14 tahun.

Setelah pensiun, Jackson tetap dikenang sebagai sosok yang memperjuangkan hak rakyat kecil, walaupun beberapa kebijakan masih kontroversial. Beliau wafat pada 8 Juni 1845 di Nashville, Tennessee, usia 78 tahun.

Presiden Amerika Serikat  -  Thomas Jefferson

Thomas Jefferson adalah presiden ke‑3 (1801‑1809). Beliau bantu Aaron Burr dan George Clinton sebagai wakil. Jefferson lahir di Shadwell, Virginia, 13 April 1743, dan belajar di College of William and Mary.

Sebelum jadi presiden, beliau pernah jadi perwakilan di banyak lembaga, termasuk Duta Besar Amerika ke‑Perancis dan Menteri Luar Negeri. Salah satu pencapaian terbesar adalah pembelian Louisiana yang menggandakan luas wilayah Amerika. Ada juga rumor menarik tentang keturunan Indian dan Mulato dalam garis keluarganya, tapi yang pasti, Jefferson tetap jadi tokoh berpengaruh.

Beliau meninggal pada 4 Juli 1826, usia 83 tahun, dan dikenang lewat Jefferson Memorial di Washington D.C.

Gimana Presiden kulit hitam Bikin Sejarah?

Walaupun banyak orang belum tau, beberapa presiden di atas punya darah campuran yang meliputi kulit hitam. Ini buktiin kalau sejarah Amerika penuh warna dan keragaman. Dari Jefferson sampai Coolidge, mereka semua berkontribusi besar buat negara, sekaligus membuka pintu buat generasi selanjutnya.

Semoga cerita singkat ini memberi insight baru buat kamu, dan bikin kamu makin bangga sama keragaman sejarah dunia. Keep exploring, bro!