Hai kamu! Udah denger belum tentang PSPS Pekanbaru? Klub sepak bola kebanggaan Riau ini udah lama eksis di Indonesia Super League (ISL) dan selalu dapet dukungan Asykar Theking yang setia. Yuk, intip perjalanan serunya, mulai dari sejarah, momen gemilang, sampai supporter yang selalu nge‑boost semangat tim!
1. Sejarah Singkat & Awal Mula
PSPS Pekanbaru pertama kali melangkah ke panggung nasional lewat Divisi Primer PSSI pada 1999. Meski sempat turun ke divisi lebih rendah empat kali, beliau (Mundari Karya, pelatih utama) berhasil bawa tim kembali ke Divisi Primer 2008 setelah ngalahin PS Indocement Cirebon 2‑1 di final.
2. Momennya yang Bikin Geger
Pada musim 2008, beliau (Abdurrahman Gurning) yang dijuluki “Bang Haji” memimpin tim jadi juara sementara dengan 6 kemenangan, 2 seri, tanpa kekalahan. Keberhasilan ini ngasih tiket ke Perserikatan Super Indonesia 2009‑2010.
Tak cuma itu, di ISL 2012 PSPS Pekanbaru menumbangkan Persiwa Wamena 2‑0 di Stadion Sport Center Kuantan. Gol pertama dari Dzumafo Efandi Herman lewat penalti menit 52, lalu Zainal Arif menambah lewat tembakan keras menit 72. Kemenangan ini ngangkat posisi tim jadi peringkat 8 klasemen sementara.
3. Supporter Asykar Theking: Geng Keren yang Selalu Bareng
Supporter Asykar Theking resmi berdiri 21 Desember 2001. Sejak debutnya di laga PSPS vs Persijatim (3‑1), mereka selalu hadir dengan sorak sorai yang bikin atmosfer stadion makin hidup.
Kelompok ini nggak cuma nyemangatin di stadion, tapi juga aktif ngadain rendezvous bareng manajemen dan pemain, nyebarin semangat bola ke seluruh pelosok Riau, bahkan sampai ke daerah‑daerah lain di Indonesia.
Selain nyiptain vibe positif, Asykar Theking juga jaga keamanan pertandingan, bikin setiap laga kandang PSPS tetap tertib dan aman. Komitmen mereka buat dukungan sportif bikin mereka dikenal luas sebagai contoh supporter yang asik.
4. Manajemen & Pelatih yang Bikin Tim Melesat
Perombakan manajemen sejak 2007, dipimpin oleh Drs. Destrayani Bibra (sebut saja beliau), bikin tim mulai bangkit. Di bawah asuhan beliau (Syafrianto Rusli), frekuensi kemenangan tim meningkat signifikan, baik di kandang maupun tandang.
Pelatih-pelatih seperti beliau (Mundari Karya) juga pintar menempatkan formasi yang pas, menjadikan duet Dzumafo‑Arif sebagai andalan serangan. Sementara pemain bertahan seperti Amrizal, Dedi Gusmawan, dan Park Chul Hyung selalu siap menahan tekanan lawan.
5. Daftar Pemain Bintang yang Pernah Bergabung
Sepanjang sejarahnya, PSPS Pekanbaru pernah dapet pemain top nasional, seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Eko Purjianto, Hendro Kartiko, dan masih banyak lagi. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dan menambah prestise klub.
Itulah sekilas cerita tentang PSPS Pekanbaru yang penuh semangat dan kebanggaan. Semoga kamu makin semangat dukung tim kebanggaan Riau ini, dan jangan lupa ajak teman‑temanmu buat nonton bareng di stadion!