Apa Saja Jenis Penyakit Menular?
Penyakit dapat menular lewat media nan bermacam-macam, salah satunya ialah lewat udara. Penyakit biasa disebabkan oleh bakteri atau virus, mikroorganisme merugikan inilah nan terbang lewat udara dari satu penderita ke orang lain, sehingga menyebabkan orang tersebut terjangkit penyakit nan sama.
Apa Saja Jenis Penyakit Menular?
Berikut ini ialah beberapa jenis penyakit menular nan patut buat diwaspadai sebab akibatnya nan cukup jelek bagi kesehatan tubuh.
-
Influenza
Anda niscaya pernah terserang flu, bukan? Kebanyakan orang menyebutnya sebagai pilek. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza. virus influenza terbagi menjadi 3, yaitu A, B, dan C. Virus influenza A dan B bisa menyebabkan epidemik musiman. Sementara, virus influenza tipe C tak meyebabkan epidemic dan memberikan gejala lebih ringan.
Penyakit ini memiliki beberapa gejala, seperti tenggorokan terasa perih/sakit, demam, sampai hidung mengeluarkan cairan. Gejala-gejala tersebut akan terjadi selama beberapa hari dan hilang dengan sendirinya.
Gejala tersebut akan hilang, sebab tubuh mempunyai kemampuan buat menghilangkan bakteri dan virus melalui sistem pertahanan tubuh. Namun, sistem pertahanan ini sangat bergantung pada kondisi tubuh. Jadi, jika kondisi tubuh baik, virus akan cepat dimusnahkan. Sebaliknya, jika kondisi tubuh lemah, virus akan mudah menyebar .
Biasanya, ketika gejala tersebut hilang badan akan terasa lemas dan lemah. Hal ini dikarenakan, setelah masa penghancuran bakteri dan virus, tubuh memerlukan waktu buat memperbaiki kerusakan-kerusakan nan telah terjadi. Tidak heran, jika pemulihan tersebut berimbas pada kondisi badan nan lemas.
Penyakit ini belum ada obatnya, satu-satunya hal nan harus Anda lakukan saat terjangkit flu ialah meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara mengkonsumsi vitamin C, minum air putih dan banyak-banyak beristirahat.
Virus influenza menular melalui udara. Biasanya, virus akan keluar seiring dengan bersin nan terjadi pada seorang penderita flu dan virus nan keluar ini akan menghinggapi orang lain. Flu biasa memang tak berbahaya, tapi ada beberapa jenis flu nan cukup mematikan, seperti flu burung atau flu babi nan memang menyerang sistem pernafasan.
Penyakit ini memang masih menjadi momok di masyarakat. Hal ini tidak lain sebab banyak sekali orang nan meninggal sebab jenis penyakit menular nan satu ini.
Virus nan ditularkan lewat mediator nyamuk Aedes aegypti ini menyerang trombosit nan ada di dalam darah.
Gejala penyakit ini hampir mirip dengan influenza. Penderita akan demam tinggi terus menerus selama beberapa hari, muncul bercak merah pada kulit, bahkan akan terjadi pendarahan (mimisan atau muntah darah) bila sakit demam berdarah ini sudah sangat parah. Demam berdarah dengue atau sering disebut DBD ini menjadi sangat berbahaya sebab gejalanya nan mirip demam biasa.
Saat demam menurun, umumnya orang mengira kalau demam nan mereka alami hanyalah gejala flu biasa. Padahal, di saat inilah sebenarnya trombosit mereka tengah digerogoti dari dalam. Oleh sebab itu penangan penderita DBD secara cepat sangatlah diperlukan buat menyelamatkan jiwa penderita.
-
Hepatitis
Jenis penyakit menular lainnya ialah hepatitis. Penyakit nan menyerang organ hati ini terdiri dari 3 macam berdasarkan jenis virusnya, yaitu hepatitis A, B, dan C. Namun, dari ketiga jenis penyakit tersebut, hepatitis B ialah nan paling membahayakan. Bahkan, virus hepatitis B disebut-sebut sebagai virus nan 100 kali lebih ganas dari HIV (penyebab AIDS nan mematikan).
Penyakit akut ini akan menyebabkan peradangan hati, muntah, penyakit kuning. Hepatitis B kronis pada akhirnya akan menyebabkan sirosis hati dan kanker hati. Apabila gejala ini sudah terlihat, dengan kemoterapi pun sulit disembuhkan. Untuk itu cara nan tepat ialah mencegah penyakit ini datang dengan vaksinasi.
Hepatitis ini menular lewat berbagai macam cara, misalnya dari ibu pada bayi nan ia lahirkan, lewat interaksi seksual, penggunaan jarum injeksi bersama-sama, atau transfusi darah.
-
Diare
Diare masih menjadi masalah kesehatan di kawasan Asia Tenggara. Penyakit ini menjdi salah satu penyebab kematian empat sampai lima juta balita di dunia. Setengah dari keatian anak-anak di Asia tenggara diakibatkan oleh diare dan infeksi saluran pernapasan.
Paling sedikit ada 20 bakteri, virus, dan protozoa nan berkembang biak didalam saluran pencernan manusia. Bakteri, virus dan protozoa tersebut akan keluar bersama feses, transit di lingkungan, dan akhirnya menyebabkan diare pada inang nan baru.
Bagi orang dewasa, diare mungkin tak terlalu membahayakan. Tapi, jenis penyakit menular ini kadang cukup mematikan bagi balita nan tubuhnya nisbi sangat lemah.
Diare disebabkan oleh bakteri atau virus nan dapat ditularkan lewat udara, makanan, atau air. Gejala diare nan paling mudah diketahui ialah ingin buang air besar terus menerus. Buang air besar pun bukan seperti biasanya, tapi kotorannya lebih cair atau bahkan hanya berupa cairan.
Karena itulah orang nan diare akan menderita kehilangan cairan tubuh atau kekurangan cairan. Meminum air nan banyak sangatlah dianjurkan agar cairan tubuh tetap terjaga.
Ada bermacam-macam penyakit kulit nan mungkin sudah tak asing di telinga Anda. Contohnya saja panu. Panu merupakan salah satu jenis penyakit nan ditakuti banyak orang, baik pria maupun wanita. Meskipun penyakit ini tak terasa sakir, namun sangat berdampak pada penampilan. Apalagi jika panu tersebut muncu di bagian wajah, niscaya merasa malu ketika berjumpa dengan orang.
Panu pada kulit dikarenakan oleh adanya jamur Malassezia Furfur . Pada umumnya, panu menyukai kondisi udara lembab dan panas. Biasanya panu tumbuh di daerah nan menghasilkan banyak keringat, misal leher, perut, atau dada. Jamur-jamur ini muncul sebab kurangnya kebersihan tubuh.
Tanda-tanda terkena panu ialah timbulnya bercak putih. Rona panu juga tergantung pada rona kulit, sebab ada pula panu nan berwarna cokelat atau bahkan kemerahan. Bila Anda bersentuhan dengan penderita panu, Anda dapat saja tertular penyakit ini.
Penyakit dampak jamur ini sebenarnya tak terlalu berbahaya. Tapi, jika Anda memiliki panu, tentu hal ini sangatlah memalukan.
Ada banyak cara nan dapat dilakukan buat mengobati panu membandel. Mulai dari penggunaan salep kulit nan mengandung selenium sulfide sampai salep sllylamine dapat menjadi pilihan terbaik mengobati panu.
-
AIDS
Siapa nan tak tahu dengan penyakit AIDS? Penyakit tersebut seakan tak asing lagi ditelinga setiap orang. Masyarakat di seluruh global memang sudah tak asing lagi dengan sepak terjang penyakit mematikan ini.
Penyakit AIDS dianggap sebagai penyakit mematikan nan sampai saat ini belum ada obatnya. masyarakat di global memang sudah mengetahui sepak terjang penyakit tersebut selama ini. Disini kita akan lebih mengetahui lebih jauh mengenai penyakit nan terkenal mematikan ini.
AIDS merupakan sebuah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit ini disebut AIDS sebab merupakan tahapan terakhir dari HIV. HIV (Human Immunodeficiency Virus) memang penyebab timbulnya penyakit ini.
Penyakit nan disebabkan virus HIV ini menyerang pertahanan atau kekebalan tubuh manusia. Sampai saat ini belum ada obat nan benar-benar dapat menyembuhkan penderita AIDS.
Jenis penyakit menular ini dapat menjangkiti siapa saja. Penularannya melalui seks bebas, pemakaian jarus injeksi bersama-sama, transfusi darah, atau pertukaran cairan tubuh nan lain.
Nah, sekarang sudah tahu kan beberapa penyakit menular dan gejalanya. Semoga dengan adanya informasi tersebut, Anda dapat mencegah diri agar tak terserang penyakit menular.