Hai kamu! Siap-siap deh, kita bakal ngulik bareng beberapa tempat bersejarah di Indonesia yang masih keren banget sampai sekarang. Semua bangunan ini dibangun zaman kolonial, tapi tetap awet, elegan, dan penuh cerita seru. Yuk, intip satu per satu!
1. Istana Merdeka Jakarta
Istana ini dulunya dikenal sebagai Istana Gambir, dibangun tahun 1873 atas perintah Gubernur Jenderal J.W. van Lansberge. Beliau mendirikan istana yang kelak jadi saksi penandatanganan kedaulatan RI pada 27 Desember 1949. Sekarang, istana dipakai buat acara kenegaraan, jadi tetap hidup dan berfungsi.
2. Gedung Kesenian Jakarta
Gedung Kesenian yang megah ini pernah jadi panggung Kongres Pemuda pertama pada 1926. Ir. Soekarno (beliau) sempat pakai gedung ini buat peresmian KNIP. Selama masa kemerdekaan, fungsi gedung tetap jadi tempat pertunjukan seni, meski sempat berubah jadi bioskop film India dan Kungfu. Pada 1987, gedung ini kembali diresmikan dengan nama Gedung Kesenian Jakarta.
3. Lawng Sewu Semarang
Bangunan bergaya art deco ini terkenal karena ribuan pintunya, makanya dijuluki Lawang Sewu. Dulu sempat jadi sorotan reality show horor, kini malah jadi spot foto pre-wedding yang hits. Struktur elegannya tetap memukau, bikin tiap pengunjung betah berlama‑lama.
4. Gedung Sate Bandung
Nama gedung ini terinspirasi dari ornamen menyerupai tusuk sate di atap menara utama. Menggabungkan gaya renaissance Italia dan pagoda China, gedung ini jadi simbol kebanggaan Bandung sekaligus saksi perjuangan rakyat melawan penjajahan.
5. Gedung Merdeka Bandung
Dirancang oleh arsitek Belanda Van Galen Last dan C.P. Wolff Schoemaker pada 1926, gedung ini semula jadi tempat rekreasi warga Belanda. Sekarang, gedung dipakai sebagai museum yang menampilkan koleksi foto dan barang bersejarah Konferensi Asia‑Afrika 1955, cikal bakal Gerakan Non‑Blok.
6. Istana Bogor
Dulu bernama Buitenzorg atau Sans Souci (artinya “tanpa kekhawatiran”), istana ini dibangun Agustus 1744 atas rancangan Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron Van Imhoff. Beliau merancang bangunan tiga lantai yang menjadi kediaman resmi 38 Gubernur Jenderal Belanda serta satu Gubernur Jenderal Inggris antara 1870‑1942.
7. Istana Maimun Medan
Istana ini warisan Kesultanan Deli, dibangun dengan perpaduan gaya Eropa, Melayu, dan Persia. Warna kuningnya yang cerah serta interior mewah bikin setiap pengunjung terkesima. Kini, istana dibuka untuk wisatawan umum.
8. Jembatan Mahakam (Kalimantan Timur)
Jembatan ikonik di Tenggarong ini punya desain yang ngingetin ke Golden Gate. Ada dua jembatan, Mahakam 1 dan Mahakam 2, yang tiap malamnya dipenuhi lampu‑lampu warna warni, menciptakan suasana romantis nan menawan.
9. Jembatan Merah Surabaya
Jembatan Merah, simbol sejarah VOC, dulu jadi penghubung utama antara Kalimas dan Gedung Keresidenan. Sekarang tetap jadi pusat perdagangan, lengkap dengan Plaza Jembatan Merah yang ramai.
10. Tamansari Yogyakarta
Selain Keraton, Yogyakarta punya Tamansari, dulunya pemandian Sultan beserta istri‑istri dan putri‑putrinya. Ada kolam khusus buat selir, dan konon Sultan dulu “seleksi” selir berdasarkan cara mereka mandi. Sekarang, tempat ini jadi atraksi wisata yang seru.
11. Benteng Vredeburg Yogyakarta
Bangunan berbentuk persegi ini dibangun tahun 1765 oleh VOC. Di dalamnya ada menara pantau, rumah perwira, asrama, gudang logistik, dan rumah sakit. Benteng ini dulunya pusat pemerintahan dan pertahanan Belanda di Yogyakarta.
12. Katedral Reinha Rosari Larantuka
Katedral yang tiap tahun jadi pusat seremoni Paskah Portugis ini memiliki atap kaca berwarna krem yang cantik kayak kue tart. Dibangun 1885 dengan struktur besi, sehingga disebut “Katedral Besi”.
13. Mesjid Agung Palembang
Dibangun Sultan Mahmud Badaruddin pada 1738, mesjid ini unik karena dirancang arsitek Eropa dengan sentuhan gaya China. Kini menjadi simbol pluralisme yang menginspirasi banyak orang.
Itulah sekilas perjalanan ke bangunan peninggalan Belanda yang tetap eksis dan keren di era modern. Semoga kamu terinspirasi buat mengunjungi atau sekadar menambah pengetahuan tentang warisan sejarah Indonesia yang penuh warna!