Kegunaan Batu Bagi Kebutuhan Sehari-hari
Bukan hanya bagi manusia seorang saja melainkan buat seluruh makhluk hayati di langit dan bumi. Sebagian besar dari batu-batu tersebut sebagaimana nan kita ketahui selama ini banyak diambil (ditambang) ialah batu bara. Penambangan dilakukan di darat dan di bahari seperti halnya penambangan minyak mentah dan gas bumi.
Yang berhubungan dengan batu banyak sekali, antara lain: stonecutter (pemahat batu), stonemason (tukang batu), grave (batu nisan), batu intan permata, batu pasir, batu magma, vulkanik.
Sebenarnya apa itu batu?
Batu atau tepatnya batuan ( hardcore ) merupakan akumulasi dari berbagai unsur mineral. Ingat, mineral ini ada dua macam yakni, mineral nan bisa diserap oleh tubuh disebut mineral organik dan satu lagi mineral nan tak bisa diserap tubuh (anorganik). Makanya, jika ada iklan air minum kemasan nan menyebutkan menjual air mineral.
Hal itu sebenarnya berbahaya dan 'membohongi' konsumen. Sebab, di dalam air minum mineral terdapat kandungan zat besi-logam nan tak bisa diserap oleh tubuh (anorganik). Mineral organik nan bisa diserap oleh tubuh dihasilkan oleh sayur-mayur (makanan), jadi bukan dari minuman.
Mengapa air nan kita minum mengandung mineral bebatuan nan di dalamnya terdapat unsur zat besi logam?
Ketika hujan turun di pegunungan. Air masuk ke dalam tanah (bumi). Di dalam bumi ini air berjumpa dengan berbagai formasi (bebatuan) seperti batuan beku, sedimen, dan batuan malihan. Sekolah (ilmu) nan spesifik mempelajari keterhubungan tentang batu dan air disebut Petrologi dan Geologi.
Jangan minum air nan mengandung mineral, itu berbahaya sekali bagi kesehatan tubuh. Pilihlah air murni mengandung oksigen nan dalam bahasa medisnya disebut Bio Pure , air murni tanpa mineral.
Batu ialah susunan atau kumpulan dari mineral-mineral nan ada dalam 'perut' kerak bumi. Jika diurut berdasarkan kejadiannya terdiri dari: batuan beku ( igneous rocks ), batuan sedimen ( sedimentary rocks ), batuan malihan ( metamorphic rocks ). Sedangkan batu serpih terdiri dari butiran nan sangat halus, permukaanya licin dan mudah terbelah, warnanya biru dan abu-abu.
Batu pada umumnya diolah secara besar-besaran oleh perusahaan industri tambang. Di Indonesia, sebagian besar perusahaan tambang menimbulkan persoalan nan sangat serius berupa kerusakan lingkungan hayati hidup dan biota laut. Kerusakan bukan saja disebabkan oleh perusahaan-perusahaan besar melainkan pula ditimbulkan dari penduduk nan mencari (membuat) penambangan sendiri tanpa mengindahkan prinsip-prinsip keselamatan kerja.
Isi Bumi
Di dalam 'perut bumi' nan sekarang manusia hayati di dalamnya terdapat banyak sekali batu dan bahan bakar (sumber energi). Di antara bebatuan, tanah dan sumber energi tersebut antara lain meliputi:
Kegunaan Batu Bagi Kebutuhan Sehari-hari
Sebagian besar batu-batu nan ada di bumi berguna buat kebutuhan manusia di antaranya:
Ciri-ciri Batu
Periode Zaman Batu
Perkembangan teknologi zaman batu pada zaman purba mengalami evolusi perubahan. Di antaranya:
Dari keterangan panjang lebar tentang batu dan manfaat batu serpih dapatlah ditarik satu konklusi bahwa di dalam 'perut bumi' banyak sekali lapisan. Setiap lapisan tersebut mengandung batu nan semuanya bisa digunakan buat memenuhi kebutuhan manusia. Hanya saja terkadang manusia malah serakah monoton mengekplorasi alam tanpa memikirkan akibat nan serius dari ekskavasi (penambangan) di bumi.
Ciri-ciri nan Harus Dimiliki Sebuah Batu Serpih Berkualitas
Bagi nan ingin melihat langsung seluruh contoh-contoh batu nan ada di zaman purbakala sejak kurun Palaeolithikum (Batu Tua), Mesolithikum (Batu Tengah), Neolithikum (Batu Muda) lengkap beserta keterangan dan fungsi-fungsinya silakan datang ke Museum Geologi nan ada di Bandung, Jawa Barat.